Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tarian Gambuh Libatkan 50 penari

PKB
Pementasan Tarian Gambuh di PKB 2016.

PENTAS seni di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2016 dimeriahkan dengan penampilan Tari Gambuh Anyar yang di pentaskan oleh guru beserta siswa sisiwi SMKN 4 Bangli yang bertempat di Kalangan Angsoka Taman Budaya.

Pertunjukan yang melibatkan sekitar 50 orang penari dan penabuh tersebut menceritakan tentang Kerajaan Balingkang yang dipimpin oleh Raja Jaya Pangus dengan permaisurinya yang merupakan seorang putri dari Cina bernama Kang Ching Wi.

Raja Jaya Pangus dan Putri Kang Ching Wi adalah pasangan yang serasi dan sangat dikagumi oleh rakyatnya namun sayang lama hidup bersama mereka belum memiliki keturunan . Oleh karena itu Raja jaya Pangus berkeinginan melakukan tapa brata untuk memohon anak di wilayah Batur.

 Dalam perjalanan menuju tempat bersemedi, Raja Jaya Pangus bertemu dengan Dewi Danu dan mereka saling jatuh cinta. Saat mereka sedang memadu cinta datanglah Dewi Kang Ching Wi dan marah. Dewi Danu pun merasa dibohongi oleh Jaya Pangus. Ketika keadaan menjadi semakin kalut , lalu turunlah Dewi Batur dan mengutuk Jaya Pangus dan Kang Ching Wi menjadi Arca Barong Landung .

Di samping penampilan duta seni Kabupaten Bangli, pada waktu bersamaan di tempat berbeda yaitu di Kalangan Ayodhya, duta seni dari Banjar Tangkup, Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, menampilkan 5 tarian dengan iringan gender.‎

wartawan
rls
Category

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.