Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

TCI Fakultas Pariwisata Unud Fasilitasi Pertemuan Kaligrafi China dengan Bali

Bali Tribune/ Nara sumber dari Bali menyuguhkan kaligrafi rerajahan beraksara Bali.
balitribune.co.id | Denpasar - Tourism Confucius Institute (TCI) Fakultas Pariwisata Universitas Udayana (Unud) berinovasi mengadakan Workshop “The Bali-China Cross- Culture For Supporting Tourism Sector” secara hybrid dengan titik pusat di Gedung Agrokompleks Unud, Sudirman, Minggu (21/5/2023). 
 
Workshop yang diikuti komponen mahasiswa, pemandu wisata dan masyarakat umum ini, menjadi ajang saling belajar budaya, khususnya seni kaligrafi antara Tiongkok dengan Bali. 
 
Nara sumber dari Tiongkok, Yang Yuxiao secara virtual mengajarkan peserta teknik keterampilan memotong kertas (paper cut). 
 
Paper cut merupakan kebudayaan kuno asal Desa Linhai, Provinsi Zhejiang, yang kini masih lestari. Selanjutnya, Chinese kaligrafi diajarkan oleh Mr. Tang.
 
Sebaliknya, nara sumber dari Bali, Dr. Drs. Ida Bagus Rai Putra,  
M. Hum, mengajarkan cara membuat kaligrafi beraksara Bali. Sehingga kedua pihak beda negara ini saling belajar satu sama lain. Rai Putra menyuguhkan kaligrafi rerajahan. 
 
Dr. Drs Made Sendra, M.Si., Direktur Indonesia TCI, menjelaskan, salah satu visi misi berdirinya TCI untuk memperkenalkan berbagai aspek budaya antara Bali dan Tiongkok sebab, akulturasi budaya Bali dan Tiongkok terjalin sejak ribuan tahun lalu.
 
“Kalau Tiongkok punya paper cut, kita juga sebenarnya memiliki seperti pembuatan sampian, tapi kita tidak pakai kertas tapi cutting busung dan lontar,” ucapnya.  
 
Menurut Sendra, kaligrafi Bali yang ditulis pada daun lontar dan kaligrafi yang bersifat seremony ditulis pada kain kafan lebih spesifik dibandingkan dengan kaligrafi Tiongkok yang dibuat di kertas. 
 
“Dari kegiatan ini mahasiswa bisa belajar bahasa dan juga traidisi mereka. Di Sektor pariwisata tidak terlepas dari pemberian pelayanan berupa jasa, jadi semakin kita paham cross culture daerah asal wisatawan yang datang ke Bali, maka kita bisa menghindari mis understanding,” pungkasnya.  
 
Sementara Direktur China TCI Prof. Tao Xianguang menilai, kaligrafi Bali sangat unik karena menggunakan pensil dan kuas bambu untuk menciptakan nilai estetika dan karya seni yang indah dan mandalam. 
 
Perpaduan kedua seni tersebut membuat masyarakat dapat merasakan pesona tak terbatas dari ikatan budaya tradisional yang sangat baik dari berbagai sudut, bentuk dan tingkatan yang berbeda.
 
“Ini adalah pertama kalinya TCI FPar Unud mengadakan kegiatan pengalaman budaya berskala besar yang menggabungkan pemotongan kertas dan kaligrafi.  Melalui kegiatan ini diharapkan para pelajar Indonesia dapat merasakan keragaman budaya tradisional Tionghoa dan menggugah semangat dan minat semua orang untuk belajar bahasa Mandarin,” tandasnya.
 
Warga Tinghoa, juga diharapkan lebih merasakan pesona budaya tradisional Bali, Indonesia, sehinnga mereka dapat saling memahami dan belajar satu sama lain, sehingga dapat meningkatkan persahabatan yang telah terjalin lama antara masyarakat Tionghoa dan Indonesia.
 
Ye Lu, Head of Linhai Overseas Friendship Station, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya karena masyarakat Indonesia, khususnya Bali begitu antusias belajar memotong kertas, sebuah kebudayaan kuno dari desanya tersebut. 
 
Meski terlihat mudah, dengan alat sederhana berupa gunting dan kertas, namun kesenian memotong kertas punya kerumitan tersendiri. Banyak bentuk yang bisa dilahirkan dari kertas tersebut, mulai dari kaligrafi, pemandangan kota, pegunungan, taman, bunga, dan sebagainya. 
 
Wakil Dekan II F. Par Unud Yayu Indrawati, S.S., M.Par., Ph.D., mendukung penuh kegiatan ini, sehingga ia mendorong mahasiswanya ikut serta guna meningkatkan kompetensinya.
 
"Kesempatan ini sangat baik untuk saling belajar traditional arts antara China dengan Bali. Saya apresiasi penyelenggara, peserta dan semua stakeholder," pungkas Yayu.
wartawan
ARW
Category

Gita Bandana Praja Siap Pentaskan Karya Maestro Beratha di PKB

balitribune.co.id I Denpasar - Sanggar Seni Gita Bandana Praja memastikan kesiapannya untuk tampil maksimal sebagai Duta Kota Denpasar dalam kategori Kesenian Legendaris pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Kesiapan tersebut dipastikan saat Tim Konsultan Seni Kota Denpasar menggelar pembinaan di Jaba Pura Puri Agung Satria, Denpasar, Minggu (17/5/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click

Perkuat Kemitraan Media, Penmas Humas Polda Bali Kunjungi “Bali Tribune”

balitribune.co.id I Denpasar - Kantor Redaksi Bali Tribune di Jalan Tukad Badung Nomor 234 A, Renon, Denpasar, menerima kunjungan kerja dari Tim Penerangan Masyarakat (Penmas) Humas Polda Bali, Selasa (19/5/2026). Langkah ini dilakukan guna memperkuat kemitraan strategis dalam penyebarluasan informasi ke publik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Tabanan Tinjau Pura Luhur Pekiyisan yang Hancur Tertimpa Pohon

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa, meninjau langsung kondisi Pura Luhur Beji Pekiyisan, Desa Babahan, Kecamatan Penebel, yang hancur akibat tertimpa pohon tumbang pada Minggu (17/5/2026). Peninjauan ini difokuskan untuk memantau kerusakan bangunan pura kahyangan jagat tersebut sekaligus memastikan kelancaran persiapan menjelang pujawali pada Hari Raya Kuningan mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Disnaker dan Imigrasi Perketat Pengawasan PMI Ilegal

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) bersama Kantor Imigrasi dan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) terus memperkuat pengawasan untuk mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan keberangkatan pekerja migran ilegal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.