Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tebar Berkah, Barongsai Masuk Pasar Badung

Bali Tribune/Barongsai – Atraksi Barongsai yang digelar serangkaian ritual menyambut Tahun Baru Imlek di Pasar Badung di Lahan Eks Tiara Grosir, Senin (4/2).

Bali Tribune, Denpasar -  Perayaan Imlek identik dengan atraksi tarian Barongsai. Tak hanya ditampilkan di Klenteng dan Wihara, atraksi Barongsai ternyata juga ditampilkan di Pasar. Seperti yang terlihat saat penampilan atraksi Barongsai menyambut Tahun Baru Imlek 2570 di Pasar Badung (Eks Tiara Grosir) Denpasar, Senin (4/2).

Di Pasar ini, para pedagang turut merayakan Imlek dengan menghadirkan penampilaan atraksi Barongsai. Menariknya, tak hanya pedagang umat Tionghoa saja yang merayakannya, tetapi  seluruh pedagang baik yang beragama Hindu, Kristen, Budha dan Islam juga turut berpastisipasi dalam rangkaian atraksi Tari Barongsai ini.

Pantauan wartawan, sebelum acara acara atraksi  Tari Barongsai dimulai, acara diawali dengan persembahyangan bersama di Pura Pasar setempat. Selanjutnya, sejumlah pedagang berbaur menghaturkan sesajen berupa buah-buahan, makanan dan minuman hingga tebu di halaman Pasar Badung Eks Tiara Grosir. Sesajen juga dilengkapi dengan dupa, permen dan sejumlah makanan lainnya. Menariknya sesajen tersebut dihias layaknya sesajen banten pada umat Hindu Bali lengkap dengan canangnya.

Usai persembahyangan, baru kemudian acara puncak yakni penampilan Tari Barongsai. Atraksi Barongsai diawali dengan penampilan Naga Liong yang ditarikan sekitar 8 orang. Dilanjutkan dengan penampilan 3 Barongsai dengan warna kuning dan ungu. Tak hanya pentas di halaman pasar, diiringi tambur dan cengceng, Barongsai juga berkeliling menuju los dan kios dagangan di pasar tersebut. Saat tari Barongsai Beraksi, sejumlah pedagang nampak berebut untuk memberikan Angpao kepada Barongsai. “Untuk ritual menyambut Imlek ini diawali dengan persembahayanan di Pura Pasar. Acara dilanjutkan dengan atraksi Barongsai dan Naga Sakti. Ritual ini untuk keselamatan kita semua. Jadi mudah-mudahan diberkati kesehatan dan rejeki,” ujar ketua Pelaksana Kegiatan,  yang juga Manager Koperasi Pasar Kamboja, Wayan Darni (Jero Kamboja), kemarin.

Dikatakan penampilan ini merupakan yang ketiga kalinya digelar di Pasar eks Tiara Grosir untuk menyambut tahun baru Imlek. Selain untuk menyambut Imlek, tujuan utama pelaksanaan atraksi dan ritual yakni untuk memohon keselamatan. “Kenapa di Pasar ini karena lahan ini yang dulunya Eks  Tiara Grosir  meruapakan bekas kuburan Cina. Jadi kita rayakan disini supaya lancar dan diberkati untuk semua. Semenjak Pasar Badung kebakaran, kami rayakan di eks Tiara Grosir.  Ini yang dilibatkan semua pedagang. Baik umat Hindu, Islam, Kristen, Budha semua ikut berpasrtisipasi. Kita jadi satu semua,” ujarnya.

Terkait dengan Barongsai, berkeliling menuju ke seluruh los dan kios, kata Jero Kamboja, sebagai simbol penebaran berkah dan rezeki kepada seluruh pedagang. Sebagai timbal baliknya pedagang memberikan angpao kepada penari Barongsai. “Kalau Barongsai itu kita percaya  maknanya memberikan rezeki sekaligus menetralisir aura-aura negatif, dengan harapan aura positif akan datang.  Dengan memberikan angpao sejatinya pedagang membagi sedikit rezekinya dengan harapan rezeki yang lebih banyak akan datang,”ujarnya.

Sementara Koordinator Team Barongsai Chen Long, Sandi, pada atraksi Barongsai kali ini melibatkan 20 anak penari dan pengiring.”Untuk Barongsai ada 3, Naga Liong 1. Pengiringnya berupa tambur 1 dan cenceng 3 pasang,” ujarnya.

Menurutnya atraksi Barongsai memang sangat identik dengan perayaan Imlek mengingat makna dari Barongsai ini untuk menetralisir pengaruh negatif dan menghadirkan aura-aura positif. “Harapannya tentu di tahun yang baru semuanya lebih baik, selamat dan penuh rezeki,” ujarnya.yan 

wartawan
Wy sudarsana
Category

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click

Safety First! Tips Jaga Kondisi Rem Tetap Optimal dari Astra Motor Bali

balitribune.co.id | Denpasar – Keselamatan berkendara menjadi hal utama yang tidak bisa ditawar, terutama saat menggunakan sepeda motor dalam aktivitas sehari-hari. Melalui edukasi keselamatan berkendara, Astra Motor Bali mengingatkan masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi sistem pengereman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.