Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

​Teguran Presiden Prabowo Jadi Momentum "Jengah" Benahi Carut-Marut Sampah di Bali

dewan badung
Bali Tribune / Puspa Negara

balitribune.co.id | Mangupura - Sorotan tajam Presiden Prabowo Subianto mengenai kondisi kebersihan di Bali dalam Rakornas Forkopimda seluruh Indonesia baru-baru ini memicu gelombang respons di Pulau Dewata. Teguran tersebut dipandang bukan sekadar kritik, melainkan bentuk kepedulian mendalam kepala negara agar Bali segera melakukan aksi nyata yang berkelanjutan.

​Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung, Puspa Negara, menegaskan bahwa sentilan Presiden harus dimaknai secara positif sebagai momentum untuk "jengah" (bangkit) dan fokus pada pengelolaan sampah dari hulu ke hilir.

​Teguran ini datang di tengah situasi paradoks yang dialami Bali. Di satu sisi, Bali dinobatkan sebagai World Best Destination 2026. Namun di sisi lain, biro perjalanan asal AS, Fodor’s, sempat memberikan catatan negatif mengenai masalah sampah dan kemacetan.

​Data menunjukkan adanya anomali informasi di media sosial; meski narasi "Bali sepi" sempat viral, faktanya kunjungan Wisman melonjak 11%, dari 6,3 juta (2024) menjadi 7,05 juta pada 2025. Lonjakan ini menuntut kesiapan infrastruktur lingkungan yang lebih mumpuni agar citra Bali tidak merosot.

Kiriman sampah di Bali, khususnya di Kabupaten Badung, memiliki tantangan unik akibat siklus tahunan angin barat (West Monsoon). Sepanjang garis pantai 82 km, mulai dari Labuan Sait hingga Seseh, ratusan ton sampah kiriman berupa kayu dan plastik menyerbu pesisir setiap Desember hingga Februari.
​"Dahulu, sebelum tahun 1980-an, sampah organik pesisir masih bisa dimanfaatkan warga untuk kayu bakar atau pupuk. Namun kini, komposisi sampah didominasi plastik yang sulit dipilah," ujar Puspa Negara.

​Meski DLHK Badung telah bekerja keras menyiagakan alat berat dan personel setiap pagi, volume sampah yang bisa mencapai 200 ton per hari di kawasan Samigita (Seminyak, Legian, Kuta) memerlukan solusi teknologi yang lebih canggih.

​Puspa Negara menggarisbawahi beberapa poin penting untuk membenahi manajemen sampah Bali. Diantaranya Bali membutuhkan bantuan infrastruktur modern, termasuk teknologi penjaringan sampah terapung (floating debris trap) dan mesin pengolahan sampah ramah lingkungan.

Dana pungutan wisman sebesar Rp150.000 per orang yang telah berjalan di Pemprov Bali diharapkan segera difokuskan secara masif untuk tata kelola sampah.

Mengambil contoh aksi nyata, Puspa Negara melalui komunitas Bumi Kita Nuswantara telah konsisten melakukan aksi bersih pantai setiap Jumat pagi di Legian selama 5 tahun terakhir sebagai bentuk edukasi dan pembentukan habit masyarakat.

​"Sentilan Bapak Presiden adalah warning agar kita semua sadar. Pemerintah Daerah, baik Gubernur maupun Bupati/Wali Kota se-Bali, harus menjadikan sampah sebagai program super prioritas yang berkelanjutan," tegasnya sembari berharap teguran ini menjadi titik balik bagi seluruh stakeholder untuk bersinergi menjaga alam Bali agar tetap bersih, asri, dan mempesona di mata dunia. 

wartawan
ANA
Category

KSOP Celukan Bawang Siapkan Program Mudik Gratis

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Laut Celukan Bawang, mulai mematangkan persiapan guna menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran tahun ini. Persiapan ini mencakup ketersediaan armada kapal reguler, program mudik gratis, hingga penyesuaian jadwal pelayaran menyusul kedekatan momen Idul Fitri dengan Hari Raya Nyepi.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Hanya Panggung Kreativitas Ogoh-Ogoh, Badung Caka Fest Putar Ekonomi Hingga Rp 1,49 Miliar

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam sambutannya di Badung Caka Fest Tahun 2026 beberapa waktu lalu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengatakan bahwa Badung Caka Fest tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara seni, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Merayap di Lokapaksa Berstatus Waspada, BMKG Pastikan Bukan Dipicu Aktivitas Tektonik

balitribune.co.id I Singaraja - Fenomena tanah merayap yang terjadi di Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, mendapat perhatian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Hasil kajian awal disebut tanah merayap tersebut bukan dipicu aktivitas tektonik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wawali Arya Wibawa Hadiri RUPS PT Jamkrida Bali Mandara

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Jamkrida Bali Mandara (Perseroda) Bali Tahun 2026 di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Selasa (10/32026). RUPS ini dilaksanakan atas amanat AD/ART perseroan serta UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang RUPS tahunan yang wajib dilaksanakan paling lambat 6 bulan setelah tahun buku berakhir. 

Baca Selengkapnya icon click

Sidak Pasar Jelang Hari Raya, Harga Stabil dan Ketersediaan Bahan Pokok Terkendali

balitribune.co.id | Tabanan - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tabanan menggelar inspeksi mendadak (sidak) pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Kediri, Senin (10/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan harga bahan pokok selama bulan Ramadan sekaligus menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.