Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Teks Terlalu Panjang, Peserta Ujian Tuna Rungu Kebingungan

Bali Tribune/Soal Ujian Nasional Terlalu Panjang, Peserta Ujian Tuna Rungu Kebingungan.

balitribune.co.id | Amlapura - Hingga Selasa (23/4) keamrin, Ujian Nasional untuk SMP sederajat masih berlangsung dengan lancar tanpa hambnatan atau kendala berarti. Selain siswa SMP umum, ujian nasional juga diikuti oleh para siswa di Sekolah Luar Biasa (SLB) Karangasem. Berbeda dengan siswaa di sekolah umum, kendala justru dialami oleh para siswa peserta ujian nasional di SLB, dimana dua siswa Tuna Rungu kesulitan mengerjakan soal ujian. Selain teks soal yang cukup panjang, banyaknya istilah dalam soal ujuan juga menambah bingung siswa, sehingga mharus mendapatkan bantuan penjelasan dari guru pengawas ujian.

Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Karangasem, Mudi Dwikora Hesti, kepada wartawan membenarkan terkait kesulitan yang dialami oleh dua siswa Tuna Rungu dalam memahami soal ujian nasional. Minimnya kosakata yang dipahami oleh siswa serta teks soal yang terlalu panjang menjadi kendala siswanya, sehingga pengawas ujian harus berusaha menjelaskan maksud dari soal ujian.

Menurutnya dua siswanya itu akan mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal ujian Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). “Biasanya banyak istilah baru serta ilmiah ditemukan di soal Bahasa Indonesia, serta IPA. Namun proses UN berjalan lancar walaupun agak sedikit kesulitan,” tegasnya, sembari menyebutkan jumlah siswa kelas III sebenarnya berjumlah delapan orang, hanya saja yang bisa ikut ujian sebanyak dua orang dari siswa Tuna Rungu. Sedangkan sisanya tidak bisa karena penyandang Tuna Grahita dan satu lainnya penyandang Autis.

Sementara itu, Ujian Nasional juga diikuti oleh siswa Sekolah Dasar di seluruh Karangasem. Agar tidak terlambat mengikuti Ujian nasional disekolah mereka, sebanyak tujuh orang siswa kelas VI SD Negeri 6 Bunutan, yang berasal dari Banjar Gulinten bagian bawah, Desa Bunutan, Kecamatan Abang  terpaksa harus menginap disekolah mereka, mengingat jarak tempuh dari rumah mereka menuju sekolah sangat jauh.

Hal tersebut dibenarkan oleh I Wayan Dauh Suyasa, Kepala Sekolah SDN 6 Bunutan. Diakuinya ketujuh siswanya tersebut kadang menginap disekolah dan kadang dirumah warga sekitar sekolah hingga pelaksanaan ujian nasional berakhir pada Sabtu (27/4) mendatang. “Tujuh orang siswa kami yang berasal dari Gulinten bawah ada yang menginap disekolah dan dirumah warga sekitar. Untuk biaya dan tempat tinggal sudah aman dan ditanggung oleh sekolah,” sebutnya kepada wartawan Selasa (23/4) kemarin, sembari menambahkan untuk perharinya siswa bersangkutan mendapat uang saku sebesar 10.000 dan uang sejumlah itu menurutnya cukup untuk membeli makanan tiga kali sehari.

wartawan
Andy Husaen
Category

Sociolla Hadirkan Love Local 2026 Jadikan Momentum Hari Kemerdekaan Merayakan Pertumbuhan Brand Lokal

balitribune.co.id I Mangupura - Bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Sociolla, pionir omnichannel beauty retailer di bawah naungan Social Bella, kembali menghadirkan Love Local 2026 bertema "100% Cantik Indonesia".

Baca Selengkapnya icon click

Bentangkan Merah Putih 100 Meter Kobarkan Semangat Kemerdekaan

balitribune.co.id I Tabanan - Semangat nasionalisme membentang nyata di Taman Perjuangan Singasana, Selasa (4/8/2026), ketika Bendera Merah Putih sepanjang 100 meter dibentangkan dalam Parade Singasana Merah Putih sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Kabupaten Tabanan Tahun 2026. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Interkoneksi Pipa Laut, Distribusi Air di Nusa Dua Terganggu Selama Tiga Hari

balitribune.co.id I Mangupura - Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung akan menghentikan sementara distribusi air di sejumlah wilayah Badung Selatan selama pelaksanaan pekerjaan interkoneksi pipa bawah laut. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (5/8/2026) hingga Jumat (7/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Puluhan Galian C Bodong Beroperasi di Bebandem, Penegak Hukum Tutup Mata

balitribune.co.id I Amlapura - Puluhan usaha Galian C di Karangasem utamanya di Kecamatan Bebadem diketahui tidak memiliki izin alias bodong. Aktifitas ilegal usaha galian C tak berizin tersebut mengudang perhatian banyak kalangan mengingat dampak kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh pengerukan pasir dan bebatuan secara membabibuta saat ini sudah  semakin parah dan dinilai sudah merusak alam dan membahayakan lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.