Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Temuan Mayat Wanita Mengapung

Bali Tribune/ EVAKUASI - Warga dan petugas mengevakuasi mayat di Pantai Kutapang.

balitribune.co.id | Semarapura  - Warga Kutapang Kangin Desa Batununggul, Nusa Penida digegerkan adanya temuan mayat mengapung di Pantai Kutapang Kangin, Sabtu (17/7/21) sekitar pukul 10.10 Wita.
 
Mayat wanita mengapung ini ditemukan di pinggir laut di Pantai Br. Kutapang Kangin (sebelah utara Pura Dalem) Desa Batununggul, Nusa Penida, Klungkung. Saat itu saksi I Made Kelodan (70 th), nelayan, alamat Br. Kutapang kauh, Desa. Batununggul, Kec. Nusa Penida, dan saksi Putu Sukasna (31), nelayan, alamat Br. Kutapang Kangin, Ds. Batununggul, Nusa Penida sekitar pukul 10.10 Wita menuju perahunya yang ditambat di pinggir pantai.
 
Saksi Made Kelodan saat itu terperanjat melihat mayat mengapung di pinggir laut, Made Kelodan selanjutnya memanggil saksi Putu Sukasna untuk memastikan. Kemudian saksi Pt Sukasna memanggil warga yang ada di sekitar TKP untuk membantu memindahkan mayat ke pantai dan meminta orang untuk menghubungi pihak kepolisian. Selanjutnya mayat dievakuasi dibawa ke RSU Gema Santi,Nusa Penida.
 
Kapolsek Nusa Penida AKP Gede Sukadana membenarkan adanya temuan mayat mengapung di Pantai Kutapang Kangin, Batununggul, Nusa Penida. "Korban setelah diperiksa diketahui bernama Ni Ketut Dehik, alias Men Sudika (78), petani, alamat. Br. Batumulapan Kangin, Ds. Batununggul, Kec. Nusa Penida," terangnya.
 
Menurutnya, saat jenazah tiba di Rumah Sakit Gema Santi Nusa Penida datang I Made Murder (69), petani alamat Br. Batumulapan Kangin, Desa Batununggul, Kec. Nusa Penida, untuk melihat mayat tersebut karena istrinya tidak pulang ke rumah sejak pagi hari. "Setelah dilihat oleh Murder, ternyata mayat yang ditemukan tersebut memang betul istrinya, Ni Ketut Dehik," sebutnya.
 
Menurut I Made Murder, sudah sejak lama istrinya mengidap penyakit nyeri/sakit pada dada sering batuk-batuk, dan beberapa bulan ini merasa sangat tersiksa serta prustasi karena penyakit yang dideritanya tidak sembuh-sembuh padahal sudah diajak berobat, sampai akhirnya pada hari Jumat 16/7/21) sekira pkl. 20.00 korban sempat mengatakan kepada suaminya bahwa sudah tidak kuat dan frustasi dengan penyakitnya dan ingin bunuh diri, suaminya berusaha menenangkan.Keesokan harinya, Sabtu (17/7/21) pukul 08.00 Wita, saat korban bersama suaminya sedang memberikan pakan ternak di kandang, korban mengatakan kepada suaminya untuk pulang ke rumah terlebih dahulu untuk memasak. Ternyata korban tidak ada di rumahnya malah ditemukan warga sudah menjadi mayat mengapung di laut.
 
Suami korban pasrah dengan musibah yang dialaminya dan minta pada petugas untuk tidak mengotopsi jenazah istrinya,karena jenazah  langsung dibawa kerumah duka. 
wartawan
SUG
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.