Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Temuan Tengkorak Manusia di Lahan Pabrik, Ini Penjelasan Polisi

Bali Tribune / Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi galian tempat ditemukannya tengkorak di lahan salah satu pabrik pengalengan ikan di Pengambengan.

balitribune.co.id | Negara - Polisi temukan sejumlah fakta di lokasi penemuan tengkorak di salah satu pabrik pengalengan ikan, Desa Pengamengan Kecamatan Negara. Polisi menyatakan tengkorak tersebut ditemukan sudah dalam kondisi rapuh. Tengkorak terkubur dikedalaman lebih dari satu meter dalam posisi arah kiblat.

Pasca penemuan tengkorak di lahan salah satu pabrik pengalengan ikan di Banjar Ketapang Muara, Desa Pengambengan, Keamatan Negara, pihak kepolisian di Jembrana telah melakukan identifikasi terhadap lokasi galian tempat tengkorak tersebut ditemukan. Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yogie Paramagita dikonfirmasi Minggu (4/4) mengatakan setelah mendapatkan laporan terkait penemuan tengkoraak tersebut pada Sabtu (3/4), pihaknya langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi. 

Pihaknya menyatakan tengkorak tersebut ditemukan terkubur dalam posisi arah kiblat. “Diduga tengkorak manusia, dengan posisi kepala di Utara dan kaki di Selatan. Posisi menghadap ke Barat. Sesuai Kiblat pemakaman umat Muslim” ungkapnya. Sebelumnya tengkorak tersebut ditemukan oleh seorang karyawan pabrik, Muhamad Nasihin (32) asal Banjar Tangi, Desa Tegalbadeng Timur, Kecamatan Negara dan Erwin Hadi (28) warga banjar setempat saat tengah melakukan penggalian lobang di bagian utara pabrik.

Menurut keterangan saksi (dua pekerja pabrik tersebut) menyatakan bahwa lobang tersebut rencana akan digunakan sebagai tempat pembuangan sampah pabrik. Pada saat hari ketiga penggalian yaitu pada kedalaman sekitar 1,2 Meter, kedua saksi menemukan tulang belulang, “Mengetahui tengkorak yang diduga tengkorak manusia, saksi menghentikan penggalian dan melaporkan kejadian tersebut ke manajer pabrik dan diteruskan ke aparat keamanan terdekat” ungkapnya. Menurutnya lahan tersebut sebelumnya adalah milik Haji Masri (66).

Pihaknya juga menyatakan telah meminta keterangan warga Banjar Ketapang, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara tersebut. Keterangan pemiliki awal lahan tersebut menjelaskan bahwa yang bersangkutan sama sekali tidak mengetahui terkait adanya tengkorak yang ditemukan di lahan tersebut. “Lahan tersebut sebelumnya adalah lahan milik saksi dan dari orang tuanya juga tidak pernah menceritakan apapun kepada dirinya. Pada saat lahan tersebut masih menjadi miliknya lahan tersebut hanya dimanfaatkan sebagai kebun,” paparnya.

Lahan tersebut sudah dibeli oleh pemilik pabrik pada tahun 2008 lalu sebagai lokasi pabrik pengalengan ikan. Dari hasil olah TKP menurutnya juga diketahui panjang galian 360 cm, lebar galian 200 cm dengan kedalaman galian 120 cm. “Tidak ditemukan  barang2 lain disekitar tengkorak/Tengkorak tersebut. Saat ditemukan kondisi Tengkorak dalam keadaan sudah rapuh.” jelasnya. Tengkorak tersebut sudah dibawa ke RSU Negara guna pemeriksaan lebih lanjut. “Sementara kami titipkan di RSU Negara” sebutnya. 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Jelang Tampil di PKB, Jaya Negara Tinjau Kesiapan Duta Kota Denpasar

balitribune.co.id I Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, meninjau langsung pembinaan Sekaa Palegongan Klasik Waja Swara, Banjar Wangaya Kaja, Kamis (7/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Jaba Tengah Pura Pasek ini bertujuan memastikan kesiapan duta Kota Denpasar tersebut menjelang Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sedana Arta Pimpin Doa Bersama Awali Rangkaian HUT Kota Bangli ke-822 di Pura Kehen

balitribune.co.id | Bangli – Pemerintah Kabupaten Bangli resmi mengawali rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bangli ke-822 dengan melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Kehen pada Kamis (7/5/2026). Kegiatan spiritual ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus permohonan doa restu demi kemajuan daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Aturan Diperketat, Hotel dan Restoran di Badung Wajib Olah Sampah Mandiri

balitribune.co.id I Mangupura - Sektor Hotel, Restoran, dan Kafe/Catering (Horeka) merupakan motor penggerak ekonomi Kabupaten Badung, namun di sisi lain juga menjadi kontributor signifikan terhadap timbulan sampah. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Badung memperketat aturan pengelolaan sampah dengan mewajibkan pelaku usaha Horeka melakukan pemilahan dari sumbernya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Turis Cuma Betah 2,8 Hari di Badung, Dispar Siapkan 'Senjata' Event Nasional

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Badung terus mematangkan strategi untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan atau length of stay di wilayahnya. Pasalnya, rata-rata wisatawan yang datang ke Badung saat ini hanya menginap selama 2,8 hari.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.