Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tenaga Kesehatan Klungkung Dinilai Tim Provinsi Bali

puskesmas
Bupati Suwirta didampingi Ketua Tim Penilai bersama empat tenaga medis teladan yang dinilai.

Semarapura.Bali Tribune

Guna menciptakan kader kesehatan Puskesmas yang berkompeten agar selaras dengan program Gema Santi, yakni KRIS (Kring Sehat), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung mengirimkan Kader Kesehatan Puskesmas Teladan dalam acara penilaian Kader Kesehatan Puskesmas teladan tingkat Provinsi Bali.

Acara dihadiri Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Ny Ayu Suwirta, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Klungkung Ida Ayu Made Gayatri, Ketua Tim Penilai Tingkat Provinsi dr. Made Laksmiwati, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Ni Made Adi Swapatni, Camat Klungkung I Komang Gede Wisnuadi bertempat di Ruang Rapat, Bhinneka Guna Praja Kantor Camat Klungkung, Rabu (4/5) .

Dalam sambutan, Kadiskes Ni Made Adi Swapatni, menyampaikan keberhasilan pelayanan kesehatan melalui puskesmas sebagai strata pelayanan pertama memberikan konstribusi yang cukup besar dalam mewujudkan Klungkung Unggul dan Sejahtera.

Kabupaten Klungkung dalam penilaian tenaga kesehatan teladan di Puskesmas Tingkat Provinsi Bali tahun 2016, diwakili empat kader tenaga kesehatan yang mumpuni yakni dr I Ketut Suparni dalam kategori medis dengan inovasi pelayanan komprehensif obesitas untuk kelompok umur di atas 15 tahun (gizi, prolanis), Dewa Ayu Wahyuli Indrayani, A.Md.Keb pada kategori paramedis dengan inovasi Gerakan Pecalang Sayang Ibu dan Bayi, Sunjas Murwati kategori kesehatan masyarakat dengan inovasi mobile ves (program peningkatan jangkauan pelayanan rapid test pada ibu hamil beresiko tinggi, dan Desak Putu Sri Lestari pada kategori tenaga gizi yang memiliki inovasi yakni penanganan kasus ibu hamil di Klungkung terintegrasi dengan program KIA melalui kegiatan ibu hamil dan peran serta masyarakat.

Ketua Tim Penilai Tenaga Kesehatan Puskesmas Provinsi Bali, menyampaikan agar para tenaga medis yang berada di Klungkung daratan apabila dimutasikan ke Nusa Penida guna memajukan kesehatan serta melengkapi pelayanan kesehatan di daerah Nusa Penida melalui RS Pratama yang nantinya akan segera beroperasi, agar bersabar dan dapat diterima terlebih dahulu, sampai nantinya akan ada tenaga medis yang handal di lapangan yang memang akan ditempatkan di Nusa Penida. “Para peserta yang menjadi duta kabupaten agar bisa menjadi ikon Kabupaten Klungkung yang nantinya dapat memberikan kontribusi pelayanan kesehatan kepada masyarakat pada umumnya,” ujarnya.

Bupati Suwirta menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapakan dapat menjadi salah satu motivasi untuk meningkatkan minat tenaga kesehatan di puskesmas sehingga dapat menjadi pendorong terciptanya tenaga kesehatan yang mempunyai sikap nasionalis, etis dan profesional, memiliki semangat pengabdian yang tinggi, berdisiplin,, kreatif, terampil, berbudi luhur, serta dapat memegang teguh etika profesi yang pada gilirannya akan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,strata pertama kepada masyarakat: ‘Klungkung yang Unggul dan Sejahtera’.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.