Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terancam Gagal Tender, Tiga Paket Rekonstruksi Jalan di Bangli Sepi Penimat

Ketua DPRD Bangli I Ketut Susatika.
Bali Tribune / Ketua DPRD Bangli I Ketut Susatika.

balitribune.co.id I Bangli - Proses pelaksanaan sejumlah kegiatan proyek infrastruktur jalan di Kabupaten Bangli terancam gagal tender. Seperti halnya kegiatan  tiga paket rekonstruksi jalan di Kabupaten Bangli yang telah tayang di sistem e-processing dan dua kali perpanjangan tayang, ternyata sepi peminat. Realita ini terjadi karena  ketidakpastian harga BBM yang dikhawatirkan akan turut menyebabkan kenaikan berbagai bahan material.

Realita ini mengundang realsi  Ketua DPRD Kabupaten Bangli I Ketut Suastika. Politisi dari PDI-P ini mengatakan  ketika harga naik saat proses pelaksanaan tender, itu bisa segera disesuaikan atau direview kembali. "Kita sesuaikan saja anggarannya dengan harga yang ada. Gerak cepat dari PPK kuncinya. Karena biasanya itu yang bikin lambat," kata  Suastika, Minggu (26/4/2026).

Pihaknya tidak ingin karena  kenaikan harga BBM proyek pembangunan daerah tidak jalan, karena yang jadi korban adalah masyarakat . Dicontohkan, kalau sudah pagu anggaran Rp 1 miliar, cukupkan 1 miliar dengan harga menyesuaikan.  "Misalnya, untuk perbaikan jalan 1 km, sedapat mungkin diselesaikan sesuai anggaran yang ada sisanya bisa dilanjutkan berikutnya, "jelas politisi asal Desa Peninjoan, Tembuku ini.

 Dengan kata lain, tinggal disesuaikan dengan kondisi anggaran yang tersedia dan kenaikan harga yang terjadi. "Yang penting proyeknya jalan. Wajib jalan itu, karena mengunakan Perda APBD. Sebab, ketika Perda tidak dijalankan, maka investasi bisa ragu datang ke Bangli. Kok peraturan tidak dijalankan," sebutnya.

Karena Perda APBD merupakan sebuah aturan, maka pihaknya ingin menunjukkan ke masyarakat, kepada pihak ketiga dan pihak luar, bahwa Bangli konsisten menjalankan peraturan ini. "Harga tinggi,  harus disesuaikan dan cepat. Saya kira tidak ada alasan untuk tidak jalan. Tinggal di review lagi," tegasnya lagi. 

Mengingat, proyek pemerintah itu salah satu penggerak perekonomian. "Saat mengerjakan berapa puluh tenaga kerja yang digunakan. Ini juga sebagai penunjang PDRB Kabupaten Bangli.  Setelah selesai, juga akan dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai jalur mobilitas perekonomian," ungkapnya

Sebelumnya diberitakan, tiga paket rekonstruksi jalan di Kabupaten Bangli yang telah tayang di sistem e-processing hingga dua kali perpanjangan tayang,  tidak ada penyedia jasa yang menawar paket pekerjaan tersebut.

 Tiga kegiatan yang belum ada peminatnya  tersebut meliputi rekonstruksi Jalan PlangkianSunting, Desa Pengotan senilai Rp3,5 miliar; ruas jalan Pura Yeh PanesPura Negtegan serta Kayu SelemPelemek di Songan senilai Rp4,9 miliar. Satu lagi ruas BaturWanagiri senilai Rp1,9 miliar. Seluruhnya merupakan jalan yang kondisinya sudah sangat membutuhkan perbaikan.

Kepala Bina Marga Dinas PUPR Perkim Bangli, I Putu Susila, menjelaskan kondisi ini dipicu harga bahan bakar minyak (BBM) yang masih dinilai belum stabil. Proyek konstruksi jalan sangat bergantung pada BBM, mulai dari operasional alat berat, pengangkutan material, hingga produksi aspal.

 Ketidakpastian harga membuat para kontraktor tidak berani menawar karena risiko kenaikan BBM terjadi setelah  tanda tangan kontrak. "Kontraktor tidak berani menawar karena takut tiba-tiba harga naik yang berimbas terhadap harga material, namun yang jelas pihaknya akan segera melakukan review perencanaan dengan menggandeng pihak konsultan perencana, "kata Putu Susila. 

wartawan
SAM
Category

Berlaku Hingga 31 Juli, Simak Aturan Baru Pembuangan Sampah Organik ke TPA Suwung

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menerima 10 orang perwakilan Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali (Forkom SSB) pada Kamis (16/4/2026) pagi di Kantor Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) Bali dan Nusa Tenggara, Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Sampaikan Sejumlah Tuntutan, Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali Gelar Aksi Damai

balitribune.co.id I Denpasar - Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali (SSB) menggelar aksi damai di Kantor Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (PPLH) Bali Nusra di Renon, Denpasar, Kamis (16/4/2026). Ratusan jasa pengangkutan sampah swakelola yang tergabung dalam Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali saat aksi damai itu untuk menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah pusat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gugatan Ditolak Dua Kali, Penjual Tanah di Jimbaran Tetap Dihukum Kembalikan Uang Puluhan Miliar

balitribune.co.id I Denpasar - Sengketa dugaan penipuan jual beli tanah di Jimbaran, Kabupaten  Badung kian memanas.

Pelapor berinisial SN melalui kuasa hukumnya I Made Ariel Suardana, SH, MH, menanggapi pernyataan kuasa hukum Bun Djokosudarmo yang sebelumnya disampaikan melalui hak jawab di sejumlah media. 

Baca Selengkapnya icon click

Dua Kecelakaan Maut Terjadi dalam Sehari di Selemadeg dan Selemadeg Barat

balitribune.co.id I Tabanan - Dua kecelakaan lalu lintas berujung maut mengguncang wilayah Kecamatan Selemadeg Barat dan Selemadeg dalam waktu kurang dari lima jam pada Rabu (15/4/2026). Peristiwa tragis tersebut merenggut dua nyawa, termasuk seorang pelajar berusia 10 tahun yang tewas seketika di lokasi kejadian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Wajibkan Pegawai Absen Pakai Koordinat Rumah Saat WFH

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan akan mewajibkan ASN melakukan absen sesuai koordinat lokasi rumah saat Work From Home (WFH).

Upaya ini dilakukan untuk mencegah WFH disalahgunakan menjadi libur panjang tiap akhir pekan. Aturan ketat ini diberlakukan untuk memastikan pegawai tetap menjalankan tugas dinasnya dengan produktivitas tinggi meski bekerja dari rumah setiap Jumat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.