Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tercebur Ke Sumur, Nenek 75 Tahun di Payangan Tewas

Bali Tribune / Evakuasi korban

balitribune.co.id | Gianyar - Warga Desa Kelusa, Payangan, Minggu (25/4) digegerkan dengan musibah yang dialami Keluarga I Made Parta. Ibundanya, Ni Made Rumrum (75) didapati jatuh ke sumur dengan kedalaman lebih dari 20 meter. Namun sayang, saat berhasil dievakuasi, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Dari keterangan yang diterima di lokasi, musibah berawal dari kecurigaan menantu korban Ni Wayan Warsi  yang mendengar suara benda jatuh di Sumur sekitar pukul 03.00 Wita, minggu dinihari. Saat itu, Warsi sempat  mengecek keluar rumah, namun karena  masih subuh lantas melanjutkan tidur. “Kemudian sekitar pukul 08.00, suami saya mengecek dadongnya (neneknya) ke kamar, karena jam segitu biasanya dadong sudah bangun dan melakukan aktivitas di sekitar rumah,” ungkap Warsi dihadapan petugas Kepolisan yang datang ke lokasi.

Namun, saat diperiksa ke dalam kamar, korban ternyata sudah tidak ada di kamarnya. Setelah itu mereka mencari korban dan curiga bahwa korban jatuh ke dalam sumur. Mengingat sempat mendengar suara benda jatuh. “Setelah melihat ke dalam sumur ada bayangan pakaian mengambang. Kami pun memberitahukan kejadian tersebut ke  kelian, lanjut  dilaporkan ke Polsek Payangan,” terang anak korban I Made Parta.

Lihat foto : TKP  terceburnya Ni made Rumrum ke sumur hingga tewas   

Atas laporan itu, Petugas kepolisian, TNI, BPBD Gianyar, BNPB Bali hingga PMI mendatangi rumah korban. Petugas secepatnya melakukan evakuasi. Namun, dikarenakan sumur yang sempit. Proses evakuasi hanya dilakukan oleh Basarnas. Akhirnya korban berhasil dinaikkan dari sumur tua.

Kapolsek Payangan, AKP Putu Agus Ady Wijaya, SH membenarkan, proses evakuasi korban dari dalam sumur.  Disebutkan, kondisi korban sudah tidak bernyawa. Dari pihak keluarga korban juga telah menerima ini sebagai musibah, sehingga saat dinaikan, tidak dilakukan autopsi, langsung dibawa ke bale dangin untuk secepatnya dimakamkan.

wartawan
I Nyoman Astana
Category

Sanggar Seni Kasturi Rekonstruksi Tari Baris Paku, Penari Pantang Konsumsi Daging Babi

balitribune.co.id I Bangli - Sanggar Seni Kasturi, Banjar Sabang, Desa Adat Selulung, menggelar revitalisasi kearifan lokal melalui rekonstruksi Tari Baris Paku, Minggu (12/7/2026). Rekonstruksi digelar sebagai  upaya pelestarian terhadap tari sakral yang ada di wilayah Kintamani bagian barat ini.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Life Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan dan Proteksi Menjaga Aset

balitribune.co.id | Denpasar - Memiliki rumah dan aset dinilai belum cukup untuk menjamin ketenangan finansial. Masyarakat perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik dengan menyeimbangkan alokasi dana untuk investasi, kebutuhan hidup, dan proteksi agar aset yang telah dikumpulkan tidak terkuras ketika menghadapi risiko.

Baca Selengkapnya icon click

Lewat Proyek Karbon Hutan Kopi Kintamani sebagai Wadah Alami Menyerap dan Menyimpan CO2

balitribune.co.id | Bangli - Coop Coffee Foundation mengajak awak media di Bali untuk melihat secara langsung proyek pemulihan hutan kopi Kintamani di Desa Catur, Kabupaten Bangli, Kamis (9/7) yang telah menjadi desa pilot pelaksanaan proyek karbon program Tropical Landscape Grant Funding (TLGF). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

World Climbing Series 2026, Desak Made Kembali Persembahkan Emas

balitribune.co.id I Denpasar - Atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dari nomor speed putri di ajang World Climbing 2026.

Setelah sebelumnya meraih emas pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia, Sabtu (4/7/2026) pekan lalu, atlet asal Bali ini kembali meraih emas di World Climbing Series Chamonix 2026, Prancis pada Minggu (12/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Sisir Penerima Bansos Hingga ke Banjar-Banjar, Pemkab Jembrana Kerahkan Ribuan ASN

balitribune.co.id I Negara - Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana tak lagi hanya berkutat di balik meja kantor. Mulai Jumat (10/7/2026), mereka turun langsung menyusuri desa, lingkungan, hingga banjar-banjar untuk mendata dan memverifikasi kondisi masyarakat. Misi yang diemban bukan sekadar mengumpulkan data, melainkan memastikan bantuan sosial benar-benar diterima warga yang berhak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.