Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terdampak Pandemi, Jumlah Kerbau Makepung Berkurang

Bali Tribune / MAKEPUNG - Setelah vakum dua tahun akibat pandemi covid-19, kini event makepung kembali bergulir diawali dengan Kapolres Jembrana Cup I Minggu (26/6).

balitribune.co.id | NegaraSetelah terdampak pandemi covid-19 yang terjadi selama dua tahun, jumlah kerbau pakepungan di Jembrana kini berkurang. Kini sekha makepung berharap adanya dukungan dari berbagai pihak agar tradisi budaya khas Jembrana dan warisan budaya tak benda ini kembali bergairah. 

 

Pandemi covid-19 yang mewabah sejak akhir tahun 2019 lalu memang berdampak terhadap berbagai sector kehidupan masyarakat. Tak terkecuali juga sector budaya. Seperti pada tradisi makepung di Jembrana. Selama dua tahun pandemic dan diberlakukan berbagai pembatasan, makepung sempat vakum. Seiring dengan melandainya kasus covid-19 di masa pemulihan ini, event makepung kembali digulirkan. Kapolres Jembrana Cup I Minggu (26/6) menjadi event pertama yang digelar setelah tradisi masyarakat agraris bumi makepung ini vakum.

Makepung Kapolres Cup I yang digelar di lintasan pakepungan Sanghyang Cerik, Desa Tuwed Melaya ini mengawali bergulirnya pakepungan di Jembrana. Event makepung pertama yang digelar Polres Jembrana diikuti 151 peserta terdiri dari 71 tim dari blok Ijogading Timur dan 83 tim dari dri Ijogading Barat. Peserta terbagi atas tiga grup bertanding yakni Grup A 10 tim, Grup B 15 tim dan Grup C 30 tim dan sisanya di Grup D yang mengikuti eksebisi. Namun jika dibandingkan saat sebelum pandemic, jumlah kerbau pakepungan kini sudah berkurang.

Kordinator Sekha Makepung Jembrana, I Made Mara mengakui dampak pandemic juga berpengaruh terhadap eksistensi makepung di Jembrana. Ia menyebut dulu sebelum pandemic covid-19 mewabah jumlah sekha makepung yang mengikuti event bisa mencapai 180 tim, “akibat dampak ekonomi saat pandemic, jumlah kerbau pakepung di Jembrana berkurang. Selain karena vakum, kebutuhan para sekha dalam kondisi ekonomi sulit membuat mereka terpaksa merelakan menjual kerbau pakepungan untuk memenuhi biaya hidup,” ujarnya.

Ia berharap kepada semua pihak agar bisa berpartisipasi aktif dalam membangkitkan dan menggairahkan kembali kearifal local Jembrana ini, “Selain Jembrana Cup dan Bupati Cup, sekarang ada Jembrana Cup. Semoga dengan adanya Kapolres Jembrana Cup ini, warisan tradisi budaya ini bisa bangkit. Kami berharapa juga biasa diadakan DPRD Cup dan Dandim Cup sehingga ikon Jembrana ini bisa dilestarikan. Animo masyarakat yang tinggi untuk datang menyaksikan membuktikan kerinduan terhadap event ini yang sempat vakum,” tandasnya.

Sementara Bupati Jembrana, I Nengah Tamba menyatakan pihaknya terus berupaya membangkitkan animo sekah makepung salah satunya dengan bantuan stimulus, “saat Bupati Cup di bulan Agustus kita bantu Rp 2,5 juta percikar dan Jembrana Cup di bulan Oktober kita bantu Rp 2,5 juta percikar,” ujarnya. Pihaknya pun mengaku berusaha agar bisa dilaksanakan Menparekraf Cup karena Jembrana sudah dibantu sirkuit all in one. “Saya berharap makepung bisa meningkatkan perekonomian masyarakat seperti tari kecak di Uluwatu,” tegasnya.

Sementara itu Kapolres Jembrana, AKBP Dewa Gde Juliana mengatakan Mekepung Kapolres Cup I serangkaian HUT Bhayangkara ke-76 merupakan bentuk kepedulian atas pelestarian warisan budaya di Kabupaten Jembrana. Ia menyatakan event ini akan rutin digulirkan “Ini kami selenggarakan agar membangkitkan gairah untuk melestarikan warisan budaya yang kita miliki. Sehingga kedepan anak cucu kita bisa mewariskan apa yang sudah diwarisi secara turun temurun sejak dahulu. Makepung harus kita jaga,” tandas perwira menengah asal Gianyar ini.

Pada Makepung Kapolres Jembrana Cup I ini, Juara Umum diraih oleh Sekha Makepung blok Ijo Gading Barat memperoleh hadiar trofi dan piala bergilir Kapolres Cup. Juara 1 diperoleh oleh Sekha Makepung Blok Ijo Gading Barat dengan memperoleh trofi dan uang pembinaan sebesar Rp 5 juga, Juara 2 diperoleh oleh Sekah Makepung Blok Ijo Gading Barat memperoleh trofi dan uang pembinaan sebesar Rp 3 juta dan Juara 3 diperoleh oleh Sekha blok Ijo Gading Barat yang memperoleh trofi dan uang pembinaan sebesar Rp 2 juta.

wartawan
PAM
Category

Dari Toko ATK di Pejeng, Raka Temukan Sumber Penghasilan Tambahan Lewat Agen BRILink

balitribune.co.id | Gianyar - Sebuah toko alat tulis di kawasan Pejeng, Gianyar, tidak hanya menjadi tempat warga membeli kebutuhan sekolah dan perlengkapan sehari-hari. Selama hampir satu dekade, Toko Aneka Tulis juga menjadi tempat masyarakat melakukan berbagai transaksi keuangan.

Baca Selengkapnya icon click

Biadab! Hanya Karena Setoran, Bos Tega Bakar Sopir 

balitribune.co.id | Amlapura - Nasib tragis menimpa I Gede Slamet (20), seorang sopir truk asal Banjar Dinas Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem. Ia mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya setelah dibakar hidup-hidup oleh bosnya sendiri, I Putu CP (39), asal Kecamatan Rendang, pada Jumat (18/9/2026) siang. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Koster Bagikan Nasi Jinggo di SMPN 13 Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mendampingi Gubernur Bali, Wayan Koster, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 13 Denpasar pada Jumat (18/9/2026). Kedatangan orang nomor satu di Bali dan Denpasar ini disambut antusias oleh seluruh siswa, guru, dan jajaran sekolah lewat beragam kreativitas seni dan budaya.

Baca Selengkapnya icon click

Polres Jembrana Gulung Jaringan Narkoba Antarpulau 

balitribune.co.id I Negara - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jembrana berhasil membongkar tujuh kasus peredaran narkotika dalam operasi beruntun periode Agustus hingga September 2026. 

Dari rangkaian penindakan tersebut, polisi meringkus delapan tersangka yang terdiri dari tujuh pria dan satu wanita, serta menyita barang bukti sabu seberat total 111,25 gram netto (119,02 gram bruto).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tagihan Semu PBB Jembrana Capai Miliaran

balitribune.co.id | Negara - Ketidaksinkronan data pertanahan antara instansi vertikal pusat dan daerah memicu pembengkakan piutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Jembrana hingga menembus angka fantastis, yakni Rp54,5 miliar. 

Data yang tidak akurat ini memicu penumpukan tagihan semu yang terus bertambah setiap tahun.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Sepakati APBD Perubahan 2026, Infrastruktur Jadi Prioritas

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung bersama Pemerintah Kabupaten Badung menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat arah pembangunan Badung, khususnya melalui peningkatan porsi anggaran untuk sektor infrastruktur.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.