Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tergugat Kembali Mangkir, Agenda Mediasi Ditunda

PARUMAN - Krama adat Demulih lakukan paruman terkait rencana mendatangi PN Bangli.

BALI TRIBUNE - Rencana mediasi terkait kasus gugatan yang dilayangkan salah seorang warga Dusun/Desa Demulih, Kecamatan Susut Putu Indrata (63) terhadap beberapa pihak yang dianggap merestui berdirinya sekolah TK Pra Widya Dharma, Desa Demulih di lahan yang disengketakan batal berlangsung di Pengadilan Negeri Bangli, Senin (8/10). Batalnya mediasi karena para tergugat tidak hadir.  Di sisi lain, puluhan krama adat Demulih berencana mendatangi PN Bangli, untuk memberikan dukungan kepada prajuru adat yang notabene menjadi pihak tergugat. Dilain tempat puluhan aparat dari Polres melakukan penjagaan di PN Bangli menyusul informasi rencana kedatangan warga. Panitera Pengganti PN Bangli Anak Agung Oka Astawa SH mengatakan agenda mediasi batal berlangsung karena dari pihak tergugat tidak hadir. Adapun pihak tergugat dimaksud yakni, Ketua Yayasan TK Pra Widya Dharma Desa Demulih, Kepala Sekolah TK Pra Widya Dharma Desa Demulih Ir Anak Agung Ngurah Shamba (Kepala Dinas Pendidikan Bangli) Sang Putu Suastawa, (Bendesa Adat Demulih terdahulu) I Wayan Ramia, (Kelian Banjar Dinas Demulih), Kepala Kantor Badan Pertanahan Republik Indonesia Cq             Kantor Pertanahan Kabupaten Bangli, Kepala Desa Demulih, dan Bendesa Adat Demulih. “Yang hadir dari pihak tergugat hanya dari Kantor Pertanahan Kabupaten Bangli,” kata Agung Oka Astawa. Sementara dari pihak penggugat dalam hal ini  Putu Indarta, Ni Made Sunarti, Ketut Suadnyana hadir lewat kuasa penggugat yakni Ekkiem SH.MH dan Indra Herrynarno SH. Lanjut Oka Astawa untuk agenda mediasi adalah untuk yang kedua kalinya, untuk mediasi pertama tanggal 29 September 2018 lalu,namun batal berlangsung karena pihak tergugat berhalangan hadir karena kesibukan persiapan karya Ngusaba Gede di Pura Pucak dan Pura Desa Demulih dari tanggal 31 Agustus samapai 4 Oktober 2018. “Untuk ketidak hadiran mengikuti mediasi pertama disamapikan lewat surat. Sedangkan untuk agenda mediasi untuk yang kedua kalinya tanpa pemberitahuan,”  tegas Agung Oka Astawa.  Karena agenda mediasi batal maka majelis hakim yakni Agus Cakra Nugraha SH.MH, IGAK Ari Wulandari SH,dan A.A.A.Sri Sudanti, SH kembali mengangendakan mediasi tanggal 22 Oktober 2018 nanti. Di sisi lain, belasan personel Polres Bangli melakukan pengawasan di PN Bangli, mengingat informasi ratusan krama adat Demulih akan mendatangi PN Bangli.  Di lokasi terpisah, ratusan krama sejak pagi sudah berkumpul di Banjar Adat Demulih. Krama yang mengenakan pakaian adat ini sempat menggelar paruman saat itu. “Kemarin malam sempat juga paruman, dimana krama sepakat untuk mendatangi PN Bangli untuk memberikan dukungan,” ungkap sumber di lokasi.Namun setelah dilakukan pendekatan oleh pihak kepolisian, krama akhirnya membatalkan untuk datang ke kantor PN Bangli. “Dilakukan pendekatan, kalaupun ada yang ke kantor PN cukuplah perwakilan tidak ramai-ramai kesana. Terlebih saat ini ada kegiatan Annual Meeting IFM-World Bank,” imbuhnya sumber tadi. Saat dikonfirmasi, Kapolsek Susut AKP IB Karyawan membenarkan bila ratusan krama hendak mendatangi PN Bangli. Setelah dilakukan pendekatan krama yang ingin memberikan dukungan kepada Bendesa Adat Demulih, akhirnya krama mengurungkan niatnya tersebut. “Kami langsung turun di tengah-tengah krama. Pada kesempatan tersebut Kabag Ops Polres Bangli Kompol Ngakan Anom Semadi juga hadir. Kami menyampaikan untuk krama agar menjaga ketertiban, keamanan terlebih ada kegiatan IMF-World Bank. Krama pun akhirnya sepakat untuk membatalkan rencana awal yakni mendatangi PN Bangli,” jelasnya.  

wartawan
Agung Samudra
Category

Giliran PHDI Pusat Tegaskan Pakem Nyepi: Tawur Saat Tilem Kesanga, Nyepi Esok Hari

balitribune.co.id | Denpasar - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat menegaskan kembali pakem pelaksanaan Hari Suci Nyepi. Melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Denpasar, Minggu (11/1), Sabha Pandita PHDI Pusat menyimpulkan bahwa upacara Tawur Kesanga dilaksanakan pada Tilem Sasih Kesanga, sementara Hari Raya Nyepi jatuh keesokan harinya.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Kantongi PBG, Satpol PP Badung Stop Puluhan Proyek Vila di Kerobokan Kelod

balitribune.co.id | Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menghentikan sementara pembangunan puluhan vila di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Proyek akomodasi pariwisata tersebut diduga belum mengantongi perizinan lengkap, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Arus 25 KM, Jenazah Petani Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengambang di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Pengungkapan identitas ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang dan penuh kecemasan yang dialami keluarga korban di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click

Dibandingkan 2024, Inflasi Badung Melandai di Tahun 2025, Dampak Positif Bantuan Sosial Hari Raya Keagamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.