Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terjatuh ke Dalam Sumur, Warga Jungutan Dievakuasi Tim SAR

Bali Tribune/ EVAKUASI - Tim SAR gabungan evakuasi korban terjatuh ke dalam sumur di Desa Jungutan, Bebandem, Karangasem.



balitribune.co.id | Amlapura - Warga di Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem dikejutkan oleh kejadian seorang warga yang terjatuh ke dalam sumur tua sedalam 12 meter di salah satu tegalan, Kamis (2/6/2022) siang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Bali Tribbune, warga yang terjatuh ke dalam sumur kering tersebut belakangan diketahui bernama I Wayan Karya (48) warga Banjar Yeh Bunga, Desa Jungutan, yang kesehariannya bekerja sebagai buruh panjat kelapa.

Tidak ada saksi atau warga yang mengetahui secara pasti kapan dan jam berapa korban terjatuh kedalam sumur, serta sudah berapa lama korban berada di dalam sumur tua tersebut. Kejadian tersebut baru diketahui oleh keluarga korban yakni adik korban, I Made Suana sekitar pukul 14.00 Wita, dimana saat itu Made Suana tengah melintas di sekitar lokasi kejadian untuk mencari kayu bakar.

Saat itu Suana dikejutkan dengan suara teriakan minta tolong, setelah diperiksa ternyata korban Wayan Karya yang tak lain adalah kakak kandungnya sendiri sudah berada di dalam sumur tua. Melihat kejadian tersebut, Suana langsung berlari meminta bantuan warga dan melaporkan kejadian tersebut ke BPBD Karangasem dan ke Pos SAR Karangasem.

Beberapa saat setelah menerima laporan tersebut, Tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD Karangasem dan Polsek Bebandem, tiba di lokasi kejadian. “Begitu tiba di lokasi kejadian, kami langsung menyiapkan perlengkapan untuk evakuasi. Kita menggunakan SCBA dan Mountainering. Satu anggota dengan perlengkapan keamanan dan keselamatan turun ke dalam sumur untuk melakukan evakuasi cepat terhadap target,” tegas Koordinator Pos SAR Karangasem I Gusti Ngurah Eka Wiadnyana.

Proses evakuasi berlangsung cepat dan hanya memakan waktu kurang dari 40 menit, sebelum akhirnya korban berhasil dievakuasi keatas. “Korban dalam kondisi selamat, dan saat di dalam sumur korban kondisinya sadar! Setelah berhasil kita evakuasi, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Bebandem menggunakan Ambulance PMI. Pada saat evakuasi tidak ada kendala yang berarti kondisi sumur kering dan tidak ada airnya, waktu evakuasi kurang lebih 40 menit,” jelas Ngurah Eka Wiadnyana.

Sementara itu, informasi lainnya yang diperoleh, korban sebelumnya memang sempat mengeluh sakit.

wartawan
AGS
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tewasnya Desak Gayatri di Moskow Ungkap Risiko Fatal Berangkat Non-Prosedural

balitribune.co.id | Singaraja - Desak Komang Ayu Gayatri, pekerja migran asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, meninggal dunia saat bekerja di Kota Moskow, Rusia. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, Desak Gaytari meninggal dalam peristiwa kebakaran yang terjadi ditempatnya bekerja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.