Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terkait Upaya Penanganan Covid-19, Bupati Giri Prasta: Kebijakan Desa Adat Harus Sejalan dengan Pemerintah Pusat

Bali Tribune/ VIDCON BUPATI - Bupati Giri Prasta saat rapat bersama seluruh Bendesa adat se-Kabupaten Badung melalui Vidcon, Kamis (23/4) dari Gedung Command Center Puspem Badung.
Balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menggelar rapat bersama seluruh Bendesa Adat se-Kabupaten Badung yang berjumlah 122 desa adat melalui Video Conference (Vidcon). Koordinasi virtual itu juga diikuti oleh Wabup I Ketut Suiasa, Sekda Wayan Adi Arnawa, perwakilan Polres dan Dandim Badung, Kadis Kebudayaan I Gede Eka Sudarwita.
 
Dalam Vidcon tersebut Bupati mengajak seluruh Bendesa adat di Kabupaten Badung untuk turut andil dalam langkah pencegahan Virus Corona (Covid-19). Giri Prasta ingin memastikan upaya percepatan penanganan Covid-19 dilakukan sampai ke level paling bawah, dan meminta agar bendesa adat memberi perhatian yang serius. 
 
”Upaya mencegah Covid-19 adalah kerja gotong royong, gerak cepat, tanggap darurat dan tepat sasaran. Terutama kita harus memastikan desa adat melaksanakan upaya penanganan Covid-19 sejalan dengan aturan pemerintah pusat dan gugus tugas percepatan pananganan, warga juga harus mematuhi protokol pencegahan,” ujar Giri Prasta, Kamis (23/4/2020) dari Gedung Command Center Puspem Badung.
 
Bupati Badung menambahkan, bendesa adat diharapkan aktif menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah (Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19) dan Dinas Kesehatan, terutama untuk melaporkan status orang dalam pemantauan, yaitu warga pendatang maupun warga Badung yang baru pulang dari luar daerah dan luar negeri. 
 
"Saya meminta seluruh Bendesa Adat memberi perhatian serius dalam upaya pencegahan Covid-19. Tetapi Jangan sampai langkah dan kebijakan upaya percepatan penanganan yang diambil desa adat berbenturan dengan aturan pemerintah pusat, " ujarnya.
 
Bupati juga memberikan gambaran kenapa kebijakan pencegahan dan penanganan Covid-19 perlu dilakukan hingga level grass root. Ini mengingat perkembangan dan penyebaran virus di Indonesia sangat cepat dan telah menyebar ke tingkat desa. 
 
“Dan itu harus disosialisasikan dan dilakukan hingga level terbawah di masyarakat. Silakan Bendesa adat mengambil kebijakan strategis dengan selalu bersinergi dengan pemerintah daerah dan caranya sesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing,” kata Giri Prasta.
 
Bupati Giri Prasta juga meminta Bendesa Adat  tidak melakukan penutupan akses jalan karena itu bisa mengganggu jalur distribusi logistik yang berkaitan dengan bahan pokok maupun kebutuhan medis. Dan untuk kedatangan warga Badung yang bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI), Bupati menekankan agar masyarakat selalu mengedepankan aspek kemanusiaan jangan sampai muncul stigma negatif terhadap kedatangan PMI. 
 
"Kami selaku Pemerintah sudah melakukan upaya penanganan kedatangan PMI dengan menyiapkan hotel sebagai rumah singgah dan tempat isolasi, PMI yang kita isolasi ini merupakan PMI yang hasil rapid testnya negatif. Tetapi untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat kita menerapkan protokol isolasi bagi PMI di rumah singgah yang didampingi oleh petugas medis dan Satpol-PP sehingga terjamin kesehatan dan keamanan mereka. Dan sangat perlu untuk saya ingatkan apabila ada warga masyarakat yang meninggal akibat Covid-19 jangan sampai ada penolakan penguburan jenazah karena prosesi itu semua akan menggunakan protokol pencegahan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan," tegasnya.
 
Untuk aktivitas keagamaan yang sifatnya akbar, Bendesa adat diminta untuk melakukan pembatasan jumlah peserta. Dan untuk masyarakat muslim diimbau tidak mudik demi menekan laju penyebaran Covid-19.
 
Giri Prasta pun meminta Bendesa Adat dan desa dinas selalu berkoordinasi di wilayahnya sehingga ada satu pemahaman dan gerak penanganan yang sama terhadap penanggulangan dan penanganan Covid-19.
 
Terkait kondisi yang terjadi saat ini Bupati meyakinkan semua pihak bahwa selaku pimpinan pemerintah daerah pihaknya sudah mengeluarkan 7 kebijakan strategis sebagai upaya mitigasi dampak Covid-19. Diantaranya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Badung pada saat ini, meliputi gratis pembayaran PDAM untuk rumah tangga dan sosial selama 3 bulan, pemberian sembako untuk masyarakat terdampak, insentif untuk masyarakat Badung yang di PHK dan atau dirumahkan termasuk sektor informal, menyiapkan rumah singgah untuk PMI/ABK, pembiayaan BPJS, pengadaan APD dan insentif kepada tenaga medis serta pemberian masker kepada masyarakat. 
 
"Perlu saya sampaikan kepada semua masyarakat bahwa kami di Kabupaten Badung sudah menyiapkan anggaran penanganan dampak Covid-19 ini untuk 6 bulan ke depan. Kami berkomitmen untuk menjaga kestabilan perekonomian dan sosial masyarakat, satu sisi sektor ekonomi harus tetap bergulir dan di sisi lain masyarakat Badung jangan sampai ada yang kelaparan," tegasnya seraya berharap pandemi Covid-19 segera berlalu dan kehidupan masyarakat kembali normal.  
wartawan
I Made Darna
Category

Chitato & Chitato Lite Gandeng TREASURE Ajak Gen Z Bikin Gebrakan dengan Gaya Sendiri

balitribune.co.id | Jakarta - Ada yang suka tampil bold dan selalu siap jadi pusat perhatian. Ada juga yang lebih chill, bergerak penuh perhitungan, tapi tetap konsisten menuju tujuan. Setiap orang punya karakter, ritme, dan caranya sendiri untuk berkembang. 

Baca Selengkapnya icon click

Sedot Anggaran Miliaran Rupiah, Jalan Bayung Gede - Batur Kembali Rusak

balitribune.co.id I Bangli - Kondisi Jalan Bayung Gede–Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, kembali rusak. Padahal jalan tersebut di tahun 2025 sempat diperbaiki  dengan menyedot anggaran miliaran rupiah. 

Kondisi ini mendapat  sorotan DPRD Bangli. Anggota Komisi III DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera melakukan kajian menyeluruh untuk mengungkap penyebab jalan tersebut cepat rusak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bangli Kekurangan 1.049 Guru, Sejumlah Sekolah Terpaksa Andalkan Tenaga Pengabdi

balitribune.co.id I Bangli - Persoalan kekurangan guru atau  tenaga pendidik masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah  Kabupaten Bangli. Hingga kini, kebutuhan guru yang belum terpenuhi mencapai 1.049 orang. Menyiasati agar proses pembelajaran bisa berjalan, sejumlah sekolah terpaksa masih bergantung pada keberadaan guru pengabdi. 

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Kebakaran Hutan, Camat Kintamani : Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan

balitribune.co.id I Bangli - Mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Camat Kintamani, Ketut Erry Soena Putra, menghimbau agar masyarakat dan wisatawan  tidak membuang puntung rokok sembarangan terutama saat musim kemarau. Himbauan  ini disampaikan menyusul kondisi kawasan Kintamani yang mulai kering dan rawan terjadi kebakaran. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengujian Kapasitas Mesin RDF di TPST Mengwitani, Bupati Pastikan Pengolahan Sampah di Badung Berjalan Optimal

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat upaya pengelolaan sampah berbasis teknologi sebagai bagian dari komitmen mewujudkan sistem persampahan yang lebih efektif dan berkelanjutan. 

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui pengujian kapasitas mesin Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Mengwitani, pada Selasa (18/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.