Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bangli Kekurangan 1.049 Guru, Sejumlah Sekolah Terpaksa Andalkan Tenaga Pengabdi

Kadisdikpora Bangli , I Komang Pariartha
Bali Tribune / Kadisdikpora Bangli , I Komang Pariartha.

balitribune.co.id I Bangli - Persoalan kekurangan guru atau  tenaga pendidik masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah  Kabupaten Bangli. Hingga kini, kebutuhan guru yang belum terpenuhi mencapai 1.049 orang. Menyiasati agar proses pembelajaran bisa berjalan, sejumlah sekolah terpaksa masih bergantung pada keberadaan guru pengabdi. 

Menyikapi realita yang terjadi, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli, I Komang Pariartha,  menyambut baik wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

Menurutnya, kebijakan tersebut dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kekurangan guru sekaligus memberikan kepastian status dan kesejahteraan bagi tenaga pendidik. “Kami sangat menyambut baik wacana ini. Di Bangli kita memang kekurangan guru. Selama ini kami sangat terbantu oleh tenaga guru pengabdi di masing-masing sekolah,” ungkap Komang Pariarta, Rabu (19/8/2026).

Menurutnya, tenaga guru pengabdi selama ini menjadi salah satu penopang sekolah dalam menutup kekurangan tenaga pengajar. Honor bagi guru pengabdi  diambil dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dengan ketentuan maksimal 20 persen.

Lanjut Komang Pariarta, berkaca dari data kebutuhan guru yang belum terpenuhi mencapai 1.049 orang. Rinciannya, kekurangan guru TK sebanyak 122 orang, guru SD 612 orang, dan guru SMP 315 orang.

Bahkan ada sekolah yang hanya memiliki satu hingga dua guru berstatus PNS. Kondisi ini menunjukkan masih tingginya ketergantungan sekolah terhadap tenaga pengabdi.

Disinggung untuk jumlah sekolah di Bangli , kata Komang Pariarta saat ini Disdikpora Bangli menangani 19 TK/PAUD, 164 SD, dan 28 SMP. Untuk tenaga guru, tercatat sebanyak 975 guru PNS, 563 P3K penuh waktu, 398 P3K paruh waktu, serta 825 guru pengabdi murni. 

Sementara untuk tenaga kependidikan, terdapat 124 tenaga administrasi PNS, 522 tenaga pengabdi paruh waktu, dan 242 tenaga pengabdi staf administrasi.

Penataan status kepegawaian guru menjadi penting. Selain membantu mengatasi kekurangan tenaga pendidik, kepastian status juga diharapkan meningkatkan kesejahteraan, rasa aman, dan motivasi guru dalam menjalankan tugas. Karena itu, ia berharap proses perekrutan maupun peningkatan status kepegawaian dapat segera direalisasikan, baik melalui pengangkatan menjadi P3K penuh waktu maupun ASN PNS.

Pariartha mengingatkan para tenaga pendidik agar tetap mengedepankan loyalitas dan meningkatkan kinerja. “Jangan hanya menuntut, mari tunjukkan loyalitas dan kewajiban kita. Kinerja yang selama ini sudah bagus, mari kita tingkatkan bersama demi kemajuan kualitas pendidikan di Kabupaten Bangli,” harapnya. 

wartawan
SAM
Category

Dari Jaringan hingga Logistik, Langkah Nyata Telkomsel Dampingi Pemulihan Flores

balitribune.co.id | Flores - Telkomsel terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur. Melalui semangat “Melayani Sepenuh Hati”, Telkomsel menyalurkan bantuan kemanusiaan di tiga titik terdampak sebagai bagian dari dukungan terhadap proses tanggap darurat dan pemulihan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Eks PMI Alih Profesi Jual Rokok Ilegal, 2 Ribu Bungkus Disita

balitribune.co.id I Negara - Niat memutar modal hasil merantau di luar negeri justru membawa seorang perempuan pemilik warung sembako berinisial N (44) berurusan dengan hukum. Warga asal Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleg, itu diamankan Satreskrim Polres Jembrana setelah kedapatan mengedarkan ribuan bungkus rokok tanpa pita cukai di kawasan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.