Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terkait Virus Hanta, Dinas Kesehatan Buleleng Minta Warga Tidak Panik

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng dr. Sucipto.
Bali Tribune / Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng dr. Sucipto.

balitribune.co.id I Singaraja - Kendati Kementerian Kesehatan RI memastikan dua kasus suspek terbaru di Jakarta dan Yogyakarta dinyatakan negatif virus hanta dan pasien telah sembuh, namun Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran hanta virus dengan menjaga kebersihan lingkungan serta menghindari kontak langsung dengan tikus maupun kotorannya.

Imbauan ini disampaikan menyusul munculnya perhatian global terhadap kasus virus hanta, termasuk wabah yang terjadi di kapal pesiar MV Hondius yang berlayar dari Argentina dan menyebabkan tiga korban meninggal dunia. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto mengatakan, masyarakat tidak perlu panik, namun jangan sampai abai terhadap ancaman penyakit yang ditularkan melalui hewan pengerat tersebut. 

"Terkait merebaknya virus hanta di sejumlah tempat, kami mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit dengan menjaga kebersihan lingkungan, pengendalian tikus, serta menerapkan pola hidup sehat," ujarnya, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, hanta virus ditularkan terutama melalui tikus, baik dari debu kotoran, urin, air liur, gigitan, maupun benda yang terkontaminasi. Karena itu, langkah pencegahan dini sangat penting dilakukan oleh masyarakat. 

Secara spesifik disebutkan, virus hanta merupakan virus dari hewan pengerat yang dapat menyebabkan penyakit serius pada manusia, seperti Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang paru-paru dengan tingkat kematian mencapai 3540 persen, serta Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang menyerang ginjal dan pembuluh darah dengan tingkat kematian 515 persen. 

"Gejala awal penyakit ini umumnya mirip flu, seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, lemas, mual, muntah, hingga batuk. Masyarakat yang mengalami gejala tersebut dan memiliki riwayat kontak dengan tikus atau lingkungan kotor diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat," ucap dr. Sucipto.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, menutup akses masuk tikus, menyimpan makanan dalam wadah tertutup, serta membuang sampah secara rutin dan benar. 

"Kebersihan lingkungan, pengendalian tikus, dan kewaspadaan masyarakat menjadi perlindungan utama dalam mencegah penyebaran virus hanta," imbuhnya.

Selain itu, warga diminta menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area yang banyak terdapat kotoran tikus. Kotoran tikus juga tidak dianjurkan dibersihkan dalam kondisi kering, melainkan disemprot disinfektan atau air terlebih dahulu sebelum dibersihkan. 

"Belum ada obat antivirus spesifik maupun vaksin yang tersedia luas untuk virus hanta. Penanganan saat ini lebih bersifat suportif. Semakin cepat ditangani, maka peluang keselamatan pasien akan semakin besar," tandas dr. Sucipto. 

wartawan
CHA
Category

Menuju 70 Tahun, Astra Rilis Logo Baru Serta Galang Donasi untuk NTT

balitribune.co.id | Jakarta - Hampir tujuh dekade, Astra tumbuh bersama Indonesia melalui inovasi, kolaborasi, and kontribusi yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Perjalanan tersebut terjalin bersama pemerintah, karyawan, mitra, pelanggan, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan di berbagai daerah yang menjadi bagian dari perjalanan Astra hingga hari ini.

Baca Selengkapnya icon click

FIFGROUP Peduli Salurkan 1.200 Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

balitribune.co.id | Kupang - Bencana Gempa bumi yang melanda wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) membawa dampak besar bagi masyarakat yang terdampak. Di tengah kondisi tersebut, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu hal penting untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat dan proses pemulihan pascabencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar

balitribune.co.id I Singaraja - Pelaksanaan Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Minggu (23/8/2026). 

Selama lima hari penyelenggaraan, festival ini berhasil mencatatkan perputaran ekonomi sebesar Rp3,091 miliar lebih. Diperkirakan sampai akhir kegiatan, perputaran ekonomi mencapai Rp3.6 miliar lebih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menolak Bantuan Asing Saat Flores Menangis

balitribune.co.id I Bencana alam selalu menjadi cermin paling jujur untuk melihat kesiapan sebuah negara. Ketika gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang daratan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan Agustus 2026 ini, riak yang muncul bukan sekadar urusan patahan tektonik, melainkan patahan birokrasi yang akut.

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Jepang Selidiki Kematian PMI Asal Bangli di Apartemennya

balitribune.co.id | Bangli - Duka mendalam menyelimuti keluarga Putu Ayu Meita Widyastuti (19), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Banjar Palaktiying, Desa Landih, Kecamatan Bangli, yang dilaporkan meninggal dunia di Jepang. Hingga kini, pihak kepolisian Jepang masih mendalami dan menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.