Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ternyata Styrofoam Aman dan Praktis untuk Wadah Makanan

STYROFOAM – Selain menegaskan aman untuk kesehatan, Hanggara Sukandar (kanan), Selasa (7/8), mengajarkan kepada para siswa SD Saraswati 3, Denpasar, tentang seni kreatif menggunakan bahan daur ulang dari styrofoam

BALI TRIBUNE - PRESIDEN Direktur PT Trinseo Materials Indonesia, Hanggara Sukandar, menegaskan bahwa penggunaan styrofoam itu sangat bermanfaat untuk menyimpan makanan, baik yang dingin maupun panas. Bahkan styrofoam yang kandungan komposisinya 90-95 persen udara dan sisanya adalah plastik ternyata ringan, ekonomis, dan aman untuk kesehatan. “Pada tahun 2009, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah men-testing 17 sample dan hasilnya aman untuk kesehatan. Sejak 2010, Trinseo dengan bangga telah menjadi anggota dari program “American Chemistry Council’s Responsible Care”, sebuah inisiatif sukarela dari industri kimia di seluruh dunia yang dirancang untuk meningkatkan kinerja kesehatan dan keselamatan lingkungan untuk sarana, proses, dan produk,” jelas Hanggara Sukandar, di Denpasar, Selasa (7/8). Pernyataan tersebut disampaikan Hanggara Sukandar di sela kunjungannya di SD Saraswati 3, Denpasar, guna memberikan sebuah kelas seni kreatif kepada puluhan siswa SD tersebut terkait bahan daur-ulang styrofoam. Hal ini merupakan salah satu wujud komitmen Trinseo dalam menjaga lingkungan, baik lokal maupun global, serta melakukan sesuatu yang dapat mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah untuk kebaikan lingkungan. Bersama Surani, seniman sekaligus peneliti daur ulang styrofoam dari Jakarta, PT Trinseo Materials Indonesia, perusahaan material dan produsen plastik, lateks, dan karet, mengajarkan kepada anak-anak selaku generasi muda dan masyarakat untuk memanfaatkan kemasan makanan berbahan polistirena bekas ini menjadi barang yang bermakna, seperti lukisan dan aneka seni kerajinan tangan yang bernilai ekonomis, serta patung maskot Asian Games 2018. “Kemajuan teknologi membuat kita sebagai manusia harus dapat mencari cara mengatasi sampah, yang tidak hanya membiarkannya diselesaikan oleh alam, dan mendaur-ulang adalah salah satu caranya. Karena itu kami hadir di sini, untuk mengajarkan kepada generasi muda tentang pentingnya mendaur-ulang sampah menjadi suatu barang yang bermakna,m” jelasnya. Surani pun sangat mendukung terselenggaranya kegiatan ini, di mana anak-anak diajarkan untuk dapat sekreatif mungkin memanfaatkan barang-barang bekas di sekitar mereka. Pria berusia 51 tahun ini mengaku telah menggeluti bidang ini sejak tahun 1987. “Selama 31 tahun lebih saya menekuni bidang ini. Saya tidak langsung berhasil dalam mendaur ulang sampah untuk menjadi barang bernilai. Sebelumnya saya pernah mencoba membuat beton dari bahan daur ulang styrofoam. Semoga kedepannya semakin banyak anak-anak yang mau berkreasi dengan limbah styrofoam ini.” harapnya. Dalam manajemen sampah, masyarakat sudah cukup familiar dengan konsep 3R (Refuse,Reduce, and Reuse). Namun para ahli mengenalkan konsep 5R, ada 2R tambahan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi saat ini, yakni Recovery dan Recycle. Pada Recovery, material sampah dapat dipecah, dipulihkan, dan diproduksi menjadi produk yang sama, sedangkan Recycle berarti menciptakan sebuah barang berharga dari sampah tersebut. Keunggulan dari styrofoam adalah material yang dapat di-recovery dan di-recycle 100 persen, salah satu cara untuk mendaur-ulangnya adalah seperti yang telah dilakukan oleh Surani beberapa tahun terakhir ini. 

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Tak Hanya Panggung Kreativitas Ogoh-Ogoh, Badung Caka Fest Putar Ekonomi Hingga Rp 1,49 Miliar

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam sambutannya di Badung Caka Fest Tahun 2026 beberapa waktu lalu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengatakan bahwa Badung Caka Fest tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara seni, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Merayap di Lokapaksa Berstatus Waspada, BMKG Pastikan Bukan Dipicu Aktivitas Tektonik

balitribune.co.id I Singaraja - Fenomena tanah merayap yang terjadi di Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, mendapat perhatian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Hasil kajian awal disebut tanah merayap tersebut bukan dipicu aktivitas tektonik.

Baca Selengkapnya icon click

Wawali Arya Wibawa Hadiri RUPS PT Jamkrida Bali Mandara

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Jamkrida Bali Mandara (Perseroda) Bali Tahun 2026 di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Selasa (10/32026). RUPS ini dilaksanakan atas amanat AD/ART perseroan serta UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang RUPS tahunan yang wajib dilaksanakan paling lambat 6 bulan setelah tahun buku berakhir. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sidak Pasar Jelang Hari Raya, Harga Stabil dan Ketersediaan Bahan Pokok Terkendali

balitribune.co.id | Tabanan - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tabanan menggelar inspeksi mendadak (sidak) pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Kediri, Senin (10/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan harga bahan pokok selama bulan Ramadan sekaligus menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.

Baca Selengkapnya icon click

Sikat Agung 2026, Polres Gianyar Ungkap 61 Kasus Kriminal

balitribune.co.id I Gianyar - Sebulan Operasi Sikat Agung 2026, pengungkapan kasus kriminal di wilayah Gianyar sangat mencengangkan. Tidak tangung-tanggung, dalam sebulan 61 kasus berhasil diungkap dengan 58 tersangka diamankan. Hasil ini dibeber dalam konferensi pers di Mapolres Gianyar, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.