Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tersesat Gegara Diarahkan Google Map Masuk Hutan, Dua WNA Ditemukan Selamat

Bali Tribune / TERSESAT - Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi dua WNA yang tersesat di hutan bukit Selumbung, Manggis, Karangasem (ist)

balitribune.co.id | Amlapura - Setelah melakukan pencarian, tim SAR gabungan dari Basarnas, Polres Karangasem dan sejumlah pemandu lokal, akhirnya berhasil menemukan dan mengevakuasi dua orang wisatwan asing asal Amerika yang tersesat di areal hutan Bukit Catu, Desa Selumbung, Kecamatan Manggis, Karangasem, Minggu (21/6/2020). Kedua WNA masing-masing bernama Earl Rowland (24) dan Ridge Khaled Feras (26) tersebut ditemukan selamat dan hanya mengalami luka lecet pada pergelangan tangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Bali Tribune, Senin (22/6/2020) kedua WNA tersebut tinggal di Pantai Pererenan, Canggu dan saat itu keduanya baru saja selesai berwisata ke Pantai Amed, Abang, Karangasem dan hendak kembali ke Pantai Pererenan. Dan dengan menggunakan sepeda motor berangkat dari Amed sekitar pukul 17.00 Wita, keduanya pun berangkat menuju Pereranan dengan menggunakan petunjuk dari Google Map.

Sayangnya keduanya memilih jalur yang tidak biasa, yakni jalur kawasan hutan Desa Selumbung, Manggis Karangasem. Dan karena hari sudah gelap, keduanya yang berada di kawasan hutan di Bukit Selumbung mulai kebingungan mencari arah hingga akhirnya tersesat.

“Saat itu kedua korban menghubungi temannya yang bernama Isabela dan meyampaikan jika mereka tersesat. Nah temannya yang bernama Isabela inilah yang kemudian menghubungi Polda Bali untuk meminta bantuan, dan kemudian Polda menghubungi Kantor SAR Bali. kita kemudian berkoordinasi untuk bersama-sama melakukan pencarian,” ungkap Gede Darmada, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), kepada media.

Basarnas Bali kemudian menghubungi Kantor Pos SAR Karangasem untuk melakukan pencarian terhadap kedua korban.  Dan dengan dibantu oleh pemandu lokal, tim SAR gabungan bergerak melakukan pencarian. Baru sekitar pukul 23.00 Wita kedua korban akhirya berhasil ditemukan. Sebelumnya kedua korban sempat mengirimkan titik koordinat lokasi mereka berada melalui Android mereka.

Titik koordinat itu kemudian ditelusuri hingga akhirnya kedua korban berhasil ditemukan dan di evakuasi keluar hutan, sebelum kemudian dibawa ke Polsek Manggis untuk dimintai keterangan. Keduanya ditemuukan selamat dan hanya mengalami luka lecet pada bagian pergelangan tangan

wartawan
Husaen SS.
Category

Waka Densus 88 Brigjen Pol I Made Astawa Jadi Wakapolda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Roda mutasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali berputar. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Nomor: ST/99/I/KEP/2026 tertanggal 15 Januari 2026, sejumlah perwira menengah dan tinggi di lingkungan Polda Bali resmi berganti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wujudkan Bangli Kota Pendidikan, UHN Sugriwa Siap Buka Prodi Kedokteran Berbasis Kearifan Lokal

balitribune.co.id | Bangli - Ambisi Kabupaten Bangli untuk bertransformasi menjadi Kota Pendidikan kian mendekati kenyataan. Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa secara resmi memulai tahapan pembukaan Program Studi (Prodi) Kedokteran Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter melalui proses visitasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Jumat (23/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tragedi Banjar Kuwum, Jasad Balita Ditemukan di Pantai Batubelig, Sang Ibu di Tukad Ege

balitribune.co.id | Tabanan – Keberadaan ibu dan balita yang hanyut dalam tragedi longsor dan banjir di Banjar Kuwum Ancak, Desa Kuwum, Kecamatan Marga akhirnya ditemukan. Keduanya sudah dalam keadaan meninggal dunia. Bahkan, keberadaan jasad mereka ditemukan dengan jarak yang terpaut jauh.

Baca Selengkapnya icon click

63 Tahun Menanti Janji, Ahli Waris Ancam Segel SDN 3 Banjar Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja - Siswa SDN No 3 Banjar, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng, terancam kehilangan tempat belajar. Ahli waris pemilik lahan mengancam akan menutup operasional sekolah karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng dianggap abai dalam menyelesaikan status kepemilikan lahan seluas 16 are tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.