Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tertunda Sembilan Tahun, Karya Danu Kretih Digelar

Jelang pelaksanaan Karya Agung Danu Kretih di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani Bangli warga mulai melakukan berbagai kegiatan. Tampak, warga ngaturang ayah membuat sarana upakara yang dibutuhkan bagi pelaksanaan ritual dimaksud, Rabu (17/10) kemarin.

BALI TRIBUNE - Sempat tertunda selama Sembilan tahun lamanya, ritual Karya Agung Danu Kretih di Pura Ulun Danu Batur kini digelar lagi. Rencananya, puncak ritual dimaksud berlangsung pada rahina Buda Umanis wuku Kulantir, Rabu (7/11) bulan depan. Serangkaian dengan pelaksanaan ritual tersebut, krama Pengempon Pura Ulun Danu Batur, Rabu (17/10) kemarin mulai melakukan berbagai persiapan. Diantaranya adalah, mempersiapkan kebutuhan sarana upakara guna kelangsungan ritual dimaksud. Pengemong Pura Ulun Danu Batur, Jero Gede Batur Alitan disela-sela kegiatan kemarin menjelaskan, Karya Agung  Danu Kretih di Pura itu terakhir dilaksanakan pada tahun 2009 silam.Ditanya penyebab tertundanya ritual dimaksud hingga 9 tahun lamanya. Jero Gede menyebutkan, selain disebabkan oleh pergantian Jero Mangku serta Prajuru di Pura setempat. Penundaan disebabkan pula oleh pelaksanaan ritual ngaben yang berlangsung di desa itu. Lanjut Jero Gede menjelaskan, ritual itu  bertujuan untuk memohon kesuburan  bagi seluruh wilayah (lahan,red) pertanian yang ada di Bali.  "Upacara yang sudah turun-temurun. ini juga untuk keamanan serta kerahayuan bagi seluruh umat di Bali,” tegas jero Gede.Disebutkan, puncak acara ritual di Pura Ulun Danu Batur itu dijadwalkan berlangsung pada rahina, Buda Umanis wuku Kulantir atau, Rabu (7/11) bulan depan.  Dijelaskannya, nantinya warga yang terlibat pada ritual dimaksud tidak sebatas warga yang bermukim di sekitar Danau Batur saja namun, seluruh warga Hindu yang ada di Bali dipastikan akan ikut terlibat. "Pemerintah provinsi, kabupaten/kota se-Bali, dan seluruh umat nantinya akan diikut sertakan pada karya agung ini. Untuk persiapan karya sudah dimulai. Beberapa krama asal desa tetangga sudah ngaturang ayah dan  sudah pula menghaturkan punia berupa kebutuhan sarana upakara,” sebut Jero Gede. Menurut Jero Gede, apabila ritual ini tidak segera dilaksanakan, dikhawatirkan akan timbul bencana, seperti serangan hama yang menyerang kawasan pertanian di Bali. Bukan itu saja, akan muncul kemarau panjang sehingga kondisi itu menjadikan debit air di sejumlah mata air di wilayah Bali menjadi berkurang. “Jika demikian adanya, hal itu tentunya berpengaruh buruk bagi kelangsungan hidup masyarakat di Bali,” kilahnya. Untuk diketahui, ritual Danu Kretih di Pura Ulun Danu Batur ini ini masuk kategori tingkat utama. Selain karena rangkaian ritual (terhitung dari prosesi negtegang hingga penyineban,red) yang berlangsung selama 15 hari. Ritual ini menggunakan 60 soroh pebangkit ( jenis hewan kurban,red).  Jenis hewan dimaksud terdiri dari, kerbau, kijang (sejenis rusa,red), penyu, babi, kambing, angsa, ayam serta bebek.  Melihat tingkat kebutuhan sarana upakara dimaksud, dipastikan biaya yang dibutuhkan tidak sedikit. Untuk itu diharapkan kesediaan umat Hindu untuk menghaturkan punia guna kesuksesan pelaksanaan ritual dimaksud. "Yening wenten arsa mapunia durusang rauh ring Pura Ulun Danu Batur," kata Jro Gede Batur Alitan. Pada kegiatan kemarin, sejumlah krama lanang (laki-laki,red) ngaturang ayah membuat sanggar tawang, sanggar agung, bale pewedan serta asagan. Sementara krama istri (perempuan,red) ngaturang ayah membuat sanganan (kue untuk keperluan upakara,red)  serta mejejaitan. Sebelum puncak karya atau tepatnya, Sabtu (3/11) nanti akan dilangsungkan prosesi pemelastian  ke Segara Klotok. Dan pada hari yang sama pula digelar ritual TawurRsi Gana serta ngaturang pekelem. Selanjutnya, usai puncak karya dilaksanakan prosesi penganyar dengan melibatkan Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota se-Bali.

wartawan
Agung Samudra
Category

Penarikan Retribusi Dihentikan, Sampah Pasar Wajib Dibawa Pulang

balitribune.co.id I Denpasar - Rencana penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung pada 28 Maret 2026 mendatang berdampak signifikan terhadap pola pengelolaan sampah di pasar-pasar tradisional Kota Denpasar. Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar bahkan mengambil kebijakan dengan meminta pedagang membawa pulang sampah hasil aktivitas berdagang.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang Hari Raya, Alit Sucipta Monitoring Sentra Produksi Pangan di Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta memimpin langsung pemantauan (monitoring) ke sejumlah sentra produksi dan pengolahan pangan utama serta strategis di Kabupaten Badung, Senin (16/3/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memastikan ketersediaan serta stabilitas pasokan pangan menjelang Hari Raya Suci Nyepi dan Idul Fitri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sambut Nyepi, Ribuan Krama Badung Melasti di Pantai Munggu

balitribune.co.id I Mangupura - Ribuan umat Hindu di Kabupaten Badung memadati Pantai Munggu, Kecamatan Mengwi, untuk melaksanakan prosesi Melasti, Senin (16/3/2026). Prosesi melasti merupakan upacara penyucian pratima dan sarana upacara menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948. 

Baca Selengkapnya icon click

QJMOTOR FORT 180 Adventure Resmi Meluncur, Intip Fitur Canggihnya

QJ Luncurkan Dua Motor Flagship Terbaru

balitribune.co.id | Denpasar - QJMOTOR Industry Indonesia memperkenalkan dua produk flagship teranyar, FORT 180 ADVENTURE dan SRV 200 MT di Living Wold, Denpasar, Sabtu (14/3/2026) malam. Motor ini merupakan Skuter matik adventure 175cc dilengkapi dengan 4V SOHC, liquid-cooled.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.