Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Test Ride All New Honda Vario 160, "Kaki-kaki Nyaman"

Bali Tribune / All New Honda Vario 160
balitribune.co.id | MESKIPUN disetting lebih keras, suspensi Vario 160 nyaman digunakan. Ini dirasakan wartawan Bali Tribune saat mencoba langsung produk skutik bertampang sporty terbaru pabrikan motor sayap mengepak tersebut.
 
Astra Honda Motor mengubah struktur suspensi belakang. Per suspensi belakang Vario 160 lebih keras dari Vario 150. Meski demikian kekerasannya masih terasa pas, tidak terlalu keras di jalan bergelombang. Ini terbukti saat melewati jalan rusak didaerah Kintamani, kuda besi ini nyaman digunakan.
 
Suspensi belakang All New Honda Vario 160 disebut lebih keras dan memiliki ukuran yang sedikit lebih panjang dibanding generasi Vario 150 lantaran bobotnya naik, karena itu suspensi belakangnya, spring-nya saja dibikin sedikit lebih keras. Tapi dalamannya semua sama, struktur sama. Hanya spring rate-nya saja. Dan juga panjang suspensi belakang itu lebih panjang.
 
"Sebelumnya 333 mm, sekarang 344 mm," jelas Reza saat ditemui di kawasan Cikarang, Jawa Barat beberapa waktu lalu.
 
Masih di area kaki-kaki, pelek All New Honda Vario 160 juga memiliki desain anyar yang berbeda dari Vario 150. Bannya pun memakai ukuran yang lebih besar dibanding generasi sebelumnya.Peleknya beda desain sama beda ukuran. Ukuran diameternya tetap 14 inci, tetapi lebarnya dia berubah. Depan itu jadi 2,15 inci, yang belakang 3,5 inci. Kalau sebelumnya Vario 150 depannya 1,85 inci, yang belakang 2,5 inci. Jadi akan terlihat lebih besar.
wartawan
HEN
Category

Astra Motor Bali Konsisten Jaga Tradisi, Dukung Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian seni dan budaya Pulau Dewata dengan mendukung gelaran Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOOF) 2026. Tradisi unik yang dilaksanakan tepat pada hari Ngembak Geni, sehari setelah Hari Suci Nyepi ini, berlangsung meriah di depan Banjar Kaja, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.