Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tetap Disiplin dan Profesional Hadapi Setiap Tugas

SATGAS – Mewakili Pangdam IX/Udayana, Asops Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf Yana Bahtiar Mediana, SE., (kiri) ketika memberikan arahan kepada para prajurit Satgas Intel dan Satgas Bantuan setibanya di Pelabuhan Benoa, Denpasar.

 BALI TRIBUNE - Pelaksanaan tugas di masa mendatang akan semakin berat, sehingga menuntut adanya sikap mental, disiplin, dedikasi, dan semangat juang yang tinggi serta profesionalisme setiap prajurit TNI Angkatan Darat (AD).Demikian ditegaskan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, SIP., dalam amanatnya dibacakan Asops Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf Yana Bahtiar Mediana, SE., kemarin, di Pelabuhan Benoa, Denpasar, ketika bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) acara penyambutan kedatangan anggota Satgas Intel dan Satgas Bantuan setelah setahun melaksanakan tugas operasi di wilayah perbatasan Republik Indonesia (RI)-República Democrática de Timor Leste (RDTL). Dengan selesainya penugasan ini, Pangdam berharap kepada seluruh personel Satgas Intel dan Satgas Bantuan tersebut agar segara menyesuaikan diri dengan kondisi satuan dan lingkungan masyarakat di sekitar home base. “Taati aturan dan ketentuan yang berlaku. Jangan sampai larut dalam kegembiraan yang berlebihan, karena telah berhasil melaksanakan tugas,” perintah Pangdam. Menurutnya, hal ini perlu disampaikan untuk mengantisipasi dampak negatif yang mungkin timbul. “Untuk itu salurkan kegembiraan tersebut dengan berbuat hal-hal positif dan sewajarnya,” saran Pangdam, seraya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para prajurit TNI AD usai melaksanakan tugas operasi pengamanan dengan baik di daerah perbatasan RI-RDTL. Dengan berakhirnya penugasan di daerah operasi tersebut kata Pangdam, tentu banyak pengalaman berharga yang sudah didapat selama kurun waktu satu tahun dalam tugas operasi. “Jadikan pengalaman tersebut sebagai bahan evaluasi dan sekaligus untuk introspeksi dalam rangka mengembangkan kemampuan diri. Hal ini penting untuk dihayati dan disadari, mengingat pelaksanaan tugas kedepan semakin berat,” katanya. Selanjutnya, Pangdam juga memerintahkan untuk segera melaksanakan konsolidasi dan inventarisasi serta perawatan terhadap materiil, terutama senjata dan peralatan komunikasi serta melakukan pembersihan secara maksimal agar memiliki usia pakai yang panjang. “Jika ada materiil dan peralatan yang rusak atau hilang, segera laporkan kepada Komando Atas,” ujar Pangdam. Turut hadir dalam upacara tersebut antara lain, Waasopsdam IX/Udayana, Waka Infolahtadam IX/Udayana, Waka Topdam IX/Udayana, Wadan Pomdam IX/Udayana, Danden Inteldam IX/Udayana, Palaksa Lanal Denpasar, dan sejumlah tamu undangan terkait lainnya.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

“Homeless Media” Adaptasi atau Ancaman Demokrasi?

balitribune.co.id | Perdebatan soal “homeless media” sesungguhnya bukan sekadar pertengkaran antara media lama dan media baru. Polemik ini lebih dalam dari itu - Indonesia sedang menghadapi benturan besar antara disrupsi digital dengan standar profesionalisme pers yang selama ini menjadi fondasi demokrasi.

Baca Selengkapnya icon click

Kasus Scam Tembus 530 Ribu, OJK Perkuat Kolaborasi Indonesia-Australia

balitribune.co.id | Jakarta - Maraknya penipuan digital di sektor jasa keuangan membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan Australia, untuk mempercepat penanganan scam yang kini berkembang lintas negara dan lintas sektor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BKSDA Bali Gagas Konsep The New Kintamani

balitribune.co.id I Bangli - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali resmi memperkenalkan konsep The New Kintamani sebagai arah baru pengelolaan bentang alam yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. 

Gagasan ini dipaparkan dalam forum konsolidasi di Museum Geopark Batur, Kintamani, Jumat (8/5/2026), yang dihadiri 46 pemangku kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anggota DPR: Jangan Biarkan RI Jadi Surga Judi Online

balitribune.co.id I Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo meminta aparat penegak hukum tidak membiarkan Indonesia menjadi tempat aman bagi bandar dan sindikat judi online (judol). Dia menegaskan negara tidak boleh kalah melawan kejahatan judol yang kini berkembang menjadi sindikat lintas negara. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.