Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tewasnya Putu Widiastuti : Jumlah Luka Menjadi 32, Korban Diduga Lakukan Perlawanan

Bali Tribune / Anggota Sat Reskrim Polresta Denpasar masih siaga di TKP.
balitribune.co.id | DenpasarMotif tewasnya pegawai teller Bank Mandiri Tuban, Ni Putu Widiastuti (24) masih misterius. Namun hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah korban, diduga kuat gadis cantik itu sempat melakukan perlawanan terhadap pelaku. Sebab, jumlah luka pada tumbuh korban bertambah menjadi 32. 
 
Kepala Forensik Rumah Sakit (RS) Sanglah, dr Alit mengatakan, pihaknya menerima jasad korban pada pukul 12.40 Wita. Setelah itu dilakukan pemeriksaan luar berdasarkan permintaan Polresta Denpasar. Hasil pemeriksaan, korban meningal kurang lebih 8 jam sebelum diterima jenazahnya. Kemudian terindentifikasi luka - luka yang ada pada tubuh korban. "Terdapat 32 luka pada tubuh korban. Diantaranya 25 luka tusukan akibat senjata tajam. Sianya diduga luka terbuka akibat korban melakukan pelawanan," ungkapnya. 
 
Dijelaskan dr Alit, luka tusukan itu terdapat pada bagian dada, leher kiri, punggung, perut atas. Sementara luka terbuka di telapak tangan kanannya dan bebepa bagian tubuh. Luka terbuka pada telapak tangan kananya itu diduga korban melakukan perlawanan. Sementara untuk memastikan penyebab kematian korban akan diketahui setelah dilakukan otopsi. "Kalau dilihat dari penampakan pada jenasah, termasuk selaput lendir pada bola mata bentuk pucat, maka pendarahanlah yang menjadi penyebab kematian," terangnya.
 
Pihak Forensik juga sudah mengambil swab di kelamin korban untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium. Pengambilan swab itu untuk memastikan apakah ada usnsur kekerasan seksual terhadap korban atau tidak dalam pembunuhan itu. Hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan adanya tanda - tanda bercak diduga pelecehan pada kemaluan korban. "Masih tunggu hasilnya dari Laboratorium," ujarnya.
 
Sementara itu, Selasa (29/12), anggota Sat Reskrim Polresta Denpasar masih siaga di TKP. Mereka terus melakukan penyelidikan, baik mencari ketarangan tambahan dari sejumlah saksi maupun mencari bukti petunjuk di seputaran rumah korban di Jalan Kerta Negara Gang Widura No. 24 Desa Ubung Kaja, Denpasar.
 
"Kami memperbanyak keterangan saksi dan bukti CCTV. Sebab pasca kejadian tidak ada saksi mata dan juga sama sekali tidak ada CCTV," ujar seorang petugas.
 
Sedangkan pacar korban sedang menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolresta Denpasar. Kabarnya, beberapa bulan lalu mereka berdua liburan keluar negeri. Dan terakhir, Sabtu (27/12) korban bersama pacar itu memasang tripleks warna itu di pintu gerbang rumah bagian dalam untuk menutup celah pagar besi itu.
 
"Pacarnya masih diperiksa dan didalami keterangannya," ujar petugas itu.
 
Mengenai dugaan korban sedang hamil karena perutnya besar, Kasubbag Humas Polresta Denpasar IPTU Ketut Sukadi mengaku tidak tahu. "Belum ada keterangan hamil sesuai data yang kami terima," katanya.
wartawan
Bernard MB.
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Honda Racing Team Unjuk Gigi di Sirkuit Chang

balitribune.co.id | Jakarta - Astra Honda Racing Team (AHRT) konsisten tampil kencang dan kompetitif di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Menghadapi tantangan yang semakin berat di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, pada 9–10 Mei 2026, para pebalap AHRT mampu menunjukkan performa impresif di tiga kelas yang diikuti.

Baca Selengkapnya icon click

Ni Luh Made Pradnya Dewi, Siswi SMK dari Tabanan Wakili Bali ke Paskibraka Nasional

balitribune.co.id | Tabanan - Kabupaten Tabanan kembali menorehkan prestasi dalam seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Dari 10 peserta yang mengikuti seleksi tingkat Provinsi Bali dan pusat, satu orang berhasil lolos seleksi ke tingkat nasional, sementara peserta lainnya bertugas di tingkat provinsi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Asah Skill Siber, SMKN 2 Tabanan Menang Seleksi Junior Sentinel Challenge

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Pemerintah Provinsi Bali menggelar kegiatan seleksi finalis Junior Sentinel Challenge (JSC) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Tabanan pada Senin, (11/5/2026) bertempat di Ruang Rapat Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dampingi TP Pembina Posyandu Prov. Bali Lakukan Aksi Nyata dari Desa untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Tabanan - Energi kolaborasi kembali digaungkan dari pelosok desa. Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, mengawal langsung pelaksanaan Aksi Sosial “Membina dan Berbagi” ke-9 tahun 2026 Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali yang digelar secara roadshow di dua desa di Kabupaten Tabanan, Senin (11/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.