Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

TI Bali Ciptakan Wasit Handal melalui Diklat

AA Lan Ananda

BALI TRIBUNE - Demi terus menambah wasit handal untuk bisa memimpin dalam kejuaraan taekwondo yang dihelat di Bali, Pengprov TI Bali menggelar Pendidikan Kilat (Diklat) bagi wasit-wasit baru di daerah ini. Diklat itu sendiri menurut Ketua Umum TI Bali, AA. Lan Ananda, telah digelar pada 12 – 13 Januari lalu di GOR Lila Bhuana. Diklat itu sendiri diikuti 60 wasit yang ada di seluruh pengkab dan pengkot di Bali. “Diklat itu digelar dengan tujuan untuk memunculkan wasit-wasit baru yang ke depannya bisa menjadi wasit handal, sehingga ketika ada kejuaraan di Bali mereka bisa memimpin. Hanya saja persoalannya sekarang ini wasit di Bali banyak, namun kejuaraan masih minim,” kata Lan Ananda, Senin (14/1). Dengan munculnya wasit-wasit berkualitas itu ke depannya, jika ada kejuaraan dihelat di Bali, maka biaya wasit bisa diminimalisir, karena tidak perlu lagi mendatangkan wasit yang berada di luar Bali. “Sasaran utamanya sebenarnya seperti itu. Karena setiap kejuaraan di Bali juga membutuhkan wasit yang banyak juga. Jadi soal wasit itu sendiri ke depannya tak akan terkendala lagi ketika ada kejuaraan di Bali,” imbuh Lan Ananda. Pria yang tegas dalam menjalankan dan menerapkan aturan taekwondo Indonesia itu menambahkan, dirinya tak khawatir dengan adanya diklat tersebut, jika nantinya ada kejuaraan yang digelar oleh PB. TI atau pihak lainnya di Bali, maka para wasit itu juga bisa dilibatkan. Sementara itu, Irwan Santosa, Ketua Komisi Perwasitan TI Bali menambahkan, penyegaran wasit diadakan karena adanya perubahan pada aturan pertandingan dari World Taekwondo. Dengan demikian, wasit-wasit asal Bali bisa mengupdate aturan yang terbaru. “Khusus peserta diklat wasit itu diikuti bagi pemegang sabuk hitam yang ingin berkarier sebagai wasit,” demikian Irwan.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Buleleng Festival Kedepankan Sinergi Seni Budaya, UMKM, Digitalisasi, dan Pembangunan Hijau

balitribune.co.id | Singaraja - Buleleng Festival (Bulfest) 2025 kembali digelar dengan nuansa baru yang mengedepankan sinergi seni budaya, pemberdayaan UMKM, transformasi digital, serta konsep pembangunan hijau dan berkelanjutan. Festival ikonik Kabupaten Buleleng ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah besar untuk menggerakkan potensi lokal sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click

Amed Jukung Race, Perhelatan Perahu Layar Tradisional yang Memikat

balitribune.co.id | Amlapura - Selain terkenal dengan keindahan alam bawah laut dan pantainya yang berada di bawah lembah, nelayan di Pantai Amed, Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, Karangasem, juga memiliki event tahunan yakni Amed Jukung Race. Lomba perahu layar tradisional yang digelar setiap hari kemerdekaan RI ini menjadi event yang paling dinanti wisatawan asing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pura Puseh Desa Adat Dadia di Babahan Kemalingan, Ribuan Uang Kepeng Raib

balitribune.co.id | Tabanan – Pura Puseh Desa Adat Dadia di Banjar Dadia, Desa Babahan, Kecamatan Penebel kemalingan. Ribuan pis bolong atau uang kepeng yang ada di pura itu raib.

Peristiwa ini diketahui pada Rabu (20/8) siang. Saat itu, prajuru desa adat dan Pura Puseh sedang melakukan persiapan upacara Sri Rambut Sedana.

Baca Selengkapnya icon click

Prospek Ekonomi Menjanjikan, Peternakan Sapi dan Kambing Terus Dikembangkan

balitribune.co.id | Negara - Sebagai daerah agraris, sektor peternakan juga menjadi sektor ekonomi potensial di Kabupaten Jembrana. Ternak yang prospektif untuk dibudidayakan adalah sapi kambing. Berbagai upaya kini terus dilakukan untuk mendorong produktifitas peternak sapi dan kambing sekaligus menggenjot perluasan pertanian organik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kekurangan Data Pendukung dari Eksekutif, Pembahasan 8 Ranperda di DPRD Bangli Tertunda

balitribune.co.id | Bangli -  Hingga pertengahan Agustus ini sejumlah rancangan peraturan daerah (ranperda) yang masuk dalam program pembentukan perda (propemperda) belum juga dibahas DPRD Bangli. Hal tersebut karena adanya kekurangan  data pendukung dari eksekuitif selaku pengusul. Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Bangli. I Ketut Suastika pada Rabu (20/8). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.