Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tidak Dinikahi, Bunuh Diri di Jembatan Yeh Empas

Bali Tribune/ DISELAMATKAN - Korban saat berhasil diselamatkan oleh warga.
Balitribune.co.id | Tabanan - Diduga kecewa karena tidak mau dinikahi dan tidak mau dimadu sang pacar, seorang perempuan melakukan aksi bunuh diri di jembatan Sungai Yeh Empas, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Kamis (2/4). Namun percobaan bunuh diri tersebut berhasil digagalkan oleh warga yang saat itu sedang melintas. 
 
Percobaan bunuh diri tersebut sempat gegerkan warga setempat serta warga yang melintas di jalan tersebut. Setelah berhasil diselamatkan kemudian yang bersangkutan diamankan dan dibawa ke Polsek Tabanan untuk dimintai keterangan. Aksi percobaan bunuh diri tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 Wita. Perempuan asal Jember atas nama Yuliatin (20), yang tinggal di Dauh Pala ini nekat lantaran sakit hati karena tidak mau dinikahi dan juga tidak mau dimadu. Ia diduga mengetahui pacarnya telah berumah tangga dan memiliki dua orang anak.
 
Kapolsek Tabanan Kompol I Nyoman Sukanada, saat dikonfirmasi membenarkan telah terjadi aksi percobaan bunuh diri tersebut. Menurutnya, korban yang tinggal di Dauh Pala ini datang ke Bali delapan bulan lalu bersama bibinya untuk mencari kerja. Hingga akhirnya dia bekerja di salah satu warung. Di sanalah ia kenal dengan lelaki idamannya Safari (27) dan tumbuh benih cinta diantara keduanya. Mengetahui lelaki idamannya sudah beristri dan mempunyai dua anak, korban pun frustasi dan sakit hati. "Diduga aksi nekat korban dilakukan lantaran sakit hati," jelasnya. 
 
Ditambahkan, sebelum korban melakukan aksi bunuh diri sempat minum arak di tempat kost bersama tiga orang rekannya. Setelah selesai minum datang pacar korban menghampiri korban. Korban pun marah langsung keluar kost dengan jalan kaki hingga di jembatan Yeh Empas berniat bunuh diri naik pada pagar pembatas jembatan sebelah utara. Kebetulan ada warga lewat mengendarai kendaraan langsung berhenti dan menyelamatkan korban dengan cara menarik tangan kanan korban, selanjutnya diamankan ke polsek Kota Tabanan. "Korban menuntut pacarnya untuk dinikahi, namun tidak mau dimadu, sedangkan Safari tidak memenuhi keinginanya. Karena sakit hati korban nekat untuk melakukan aksi bunuh diri," tambahnya. 
 
Pacar korban saat ini sudah mempunyai istri sah yang ia nikahi sejak tahun 2010 lalu dan sudah dikarunia dua orang anak. 
wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Imbas Program MBG, Perumda Swatantra Amankan Rantai Pasok di Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Rencana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok (bapok). Merespons situasi tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Swatantra memastikan telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengamankan rantai pasok pangan di wilayah Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.