Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tidak Ikuti Intruksi, Kepsek akan Dipanggil Kadis

Bali Tribune/ DIPERTANYAKAN - Keseriusan sekolah melaksanakan intruksi dan kesepakatan untuk menggelar pelepasan siswa secara sederhana dipertanyakan.

balitribune.co.id | Negara - Kendati Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Jembrana telah mengintruksikan  sekolah untuk tidak lagi menggelar resepsi pelepasan dan kelulusan layaknya wisuda perguruan tinggi bagi siswa lulusannya, namun masih ada sekolah yang tetap melaksanakannya. Seperti graduation yang tetap dilakukan oleh SMP Negeri 3 Negara di Lingkungan Satria, Kelurahan Pendem, Jembrana Jumat (17/5).
 
Sebelumnya, Dinas Dikpora Kabupaten Jembran, Selasa (14/5), telah mengumpulkan seluruh kepala SMP/MTs untuk mebahas mekanisme pelaksanaan resepsi perpisahan dan pengumuman kelulusan siswa kelas IX sehingga tidak menimbulkan keluhan dimasyarakat. Langkah ini dilakukan menyikapi polemic dan banyaknya keluhan dari wali murid SMA/SMK khususnya yang tidak mampu terhadap pelaksanaan perpisahan yang disulap layaknya wisuda mahasiswa perguruan tinggi. Dalam rapat tersebut telah disepakati tidak lagi diakan wisuda bagi siswa lulusan SMP/MTs yang dapat menimbulkan keluhan di masyarakat.
 
Resepsi perpisahan di sekolah dilaksanakan secara sederhana dalam bentuk persembahyangan bersama dengan menggunakan pakaian adat kepura dan bukan wisuda. Begitupula unruk kegiatan pentas kesenian pada saat resepsi perpisahan menyesuaikan dengan potensi sekolah sebagai wujud representasi program ekstrakulikuler disekolah. Resepsi perpisahan diawali dengan persembahyangan bersama dipadma sekolah masing-masing. Namun intruksi yang telah disepakati bersama tersebut justru tidak dilaksanakan oleh sekolah seperti graduation seremoni yag dilaksanakan SMP N 3 Negara Jumat pagi.
 
Resepsi pelepasan siswa di SMP N 3 Negara masih menggunakan format gradiuation seperti yang dilaksanakan di hampir seluruh SMA/SMK sehingga menuai keluhan. Foto-foto kegiatan graduation tersebut tersebar di sejumlah akun media sosial. Untuk menguikutinya, para siswa juga membayar tukang rias hingga pakaian. Kondisi ini pun dikeluhkan oleh sejumlah orangtua siswa. Bahkan keseriusan sekolah untuk melaksanakan intruksi Dinas Dikpora tersebut kini dipertanyakan. Kepala SMPN 3 Negara, I Gusti Komang Arnawa belum bisa dikonfirmasi. Beberapakali dihubungi melalui ponselnya tidak dijawab.
 
Kedis Dikpora Jembrana Ni Nengah Wartini dikonfirmasi mengatakan intruksi tersebut telah disepakati oleh seluruh sekolah. “Menyikapi adanya keluhan dimasyarakat terkait pelepasan seperti wisuda itu, semua sekolah sudah diminta melaksanakan pelepasan secara sederhana, tidak jor-joran sesuai kemampuan orang tua siswa. Sudah disepakati saat pelepasan menggunakan pakaian adat kepura warna putih,” jelasnya. 
 
Terkait pelaksanaan graduation ceremoni di SMP N 3 Negara itu pun pihaknya tidak mengetahuinya. “Saya konfirmasi dulu ke kepala sekolahnya,” ujarnya melalui ponselnya. Ia mengaku pihaknya telah mewanti-wanti sekolah agar tidak sampai menimbulkan keluhan. “Kita kan menyikapi apa yang terjadi dimasyarakat, tidak hanya mengejar trend saja. Kok masih ada seperti itu padahal sudah menjadi kesepakatanuntuk kita laksanakan bersama-sama,” ujarnya. 
 
Setelah mengkonfirmasi terkait graduation yang terkesan glamor ini, pihaknya juga akan memanggil kepala sekolah. “Pasti ini kami akan tindaklanjuti karena hasil rapat itu sudah menjadi kesepakatan semua sekolah. Kami tidak ingin malah diikuti sekolah lainnya. Senin (20/5) kami panggil kepala sekolahnya kedinas,” tandasnya. uni

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

RSUD Tabanan Beri Penjelasan Terkait Rujukan Pasien Patah Tulang ke RSUP Ngoerah

balitribune.co.id | Tabanan - Manajemen RSUD Tabanan memberikan klarifikasi terkait penanganan seorang pasien perempuan berinisial Ni Made N, (62) yang dirujuk ke rumah sakit lain setelah sempat mendapatkan penanganan awal di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Baca Selengkapnya icon click

Negara Hadir untuk Rakyat, Kasdam IX/Udayana Pimpin Groundbreaking 24 Titik Jembatan Garuda

balitribune.co.id | Singaraja - Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok kembali dibuktikan. Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Taufiq Hanafi, memimpin acara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Garuda yang dipusatkan di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Senin (30/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel Bangun COMBAT di Desa Sadi, Perkuat Sinyal Perbatasan RI–Timor Leste

balitribune.co.id | NTT - Komitmen Telkomsel dalam memperluas akses konektivitas digital hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal kembali diwujudkan melalui hadirnya Compact Mobile BTS (COMBAT) di Desa Sadi, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan Maret 2026.

Baca Selengkapnya icon click

OJK Respons Putusan KPPU: Industri Pinjaman Daring Harus Sehat, Transparan, Berintegritas

balitribune.co.id | Jakarta - Melalui siaran pers yang disampaikan pada Jumat (27/3), OJK menegaskan pihaknya mencermati putusan Ketua Majelis KPPU dalam Perkara Nomor 05/KPPU-I/2025 berkaitan dengan dugaan pelanggaran Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tahun 2026, Tabanan Target Investasi Rp1,2 Triliun

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan memasang target nilai investasi sebesar Rp1,2 triliun pada 2026 dengan mengandalkan sektor penunjang pariwisata dan UMKM sebagai motor penggerak utama.

Target ambisius ini dibarengi dengan kebijakan penataan zonasi ketat guna memastikan pembangunan tetap selaras dengan kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah hulu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.