Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tidak Sesuai Keinginan Warga, Pasar Ikan Candikusuma Tiga Tahun Terbengkalai

MANGKRAK - Kondisi Pasar Ikan Candikusuma yang sejak awal sudah mangkrak tampak kotor penuh sampah, sejumlah krannya sudah rusak.

BALI TRIBUNE - Tidak sedikit fasilitas yang dibangun Pemerintah Jembrana di desa-desa kini kondisinya mangkrak dan terbengkalai. Setelah pasar yang dibangun di Desa Tukadaya dan Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, kini kondisi serupa juga terjadi pada bangunan pasar ikan yang dibangun disebelah selatan Lapangan Desa Candikusuma, Melaya yang justru tampak tidak difungsikan oleh warga nelayan setempat.  Awalnya bangunan los terbuka ini dibangun untuk pusat jual beli ikan hasil tangkapan nelayan. Namun kini bangunan ini kondisinya tampak terbengkalai. Pantauan di lokasi, Selasa (11/12) tampak pasar ikan ini sangat tidak terawak, kotor dan dipenuhi sampah. Sejumlah fasilitas seperti kran air juga tampat sudah rusak.Tidak ada satupun nelayan yang menempati pasar ikan ini.  Sejumlah warga pesisir Desa Candikusuma, Melaya dikonfirmasi mengatakan pasar ikan itu dibangun tiga  tahun lalu. Namun sejak pembangunannya rampung, tidak ada nelayan yang menjajakan hasil tangkapan di bangunan permanen ini. Warga nelayan setempat mengaku bangunan pasar ikan itu tidak efektif karena tidak menarik minat para nelayan selaku penjual maupun pengepul ikan karena untuk jual beli ikan, baik nelayan maupun pengepul ikan lebih memilih tempat  bertransaksi sendiri mulai dari pinggir pantai hingga di rumah masing-masing yang dekat dengan pantai. Salah seorang warga Banjar Tirtakusuma, Desa Candikusuma, Melaya mengaku pengepul ikan sudah langsung menjemput hasil tangkapan nelayan setelah pulang melaut ke rumah-rumah. “Sudah ada yang menjemput sendiri ikan-ikan tersebut ke rumah-rumah dengan membawa pickup maupun truk. Jadi  sejak awal bangunan pasar ikan ini sudah sepi dan mubasir,” ujar nelayan yang enggan disebut namanya.  Salah seorang pedagang kaki lima yang berjualan makanan di bangunan pasar ikan ini, Bu Pipit juga mengaku juga sejak awak mubasir lantaran tidak pernah digunakan oleh nelayan dan pengepul ikan. Menurutnya bangunan asset Pemkab Jembrana ini sejak awal pembangunannnya sudah diragukan warga karena akan mubasir dan tidak akan ada yang mau berjualan di lokasi. “Sudah disampaikan oleh warga, bangunan   yang ada se belumnya saja yang diperbaiki. Jangan membangun yang baru, tapi tetap dibangun, kondisinya seperti ini, sepi. Warga juga mengeluhkan pasar dibangun dengan model los dan meja sehingga pedagang susah untuk berjualan sehingga enggan digunakan, Pedagang juga ingin nyaman dalam berjualan,” ujarnya.  Perbekel Candikusuman I Wayan Bagia Yasa dikonfirmasi mengakui bangunan pasar ikan itu memang sejak selesai pembangunannya tidak ada yang memanfaatkannya dan sejumlah kran juga kini sudah rusak. Bahkan menurutnya bangunan pasar ikan itu hingga saat ini belum diserahterimakan dari Pemkab Jembrana kepada pihak desa. Sehingga pihaknya tidak berani mengambil alih dan melalukan sesuatu terhadap pasar ikan itu.“Kalau kami perbaiki nanti malah kami yang salah karena bukan kewenangan dan tanggungjawab kami. Kami juga tidak berani promo karena belum serah terima. Dinas berjanji akan memperbaiki tapi sampai sekarang belum diperbaiki. Di sana memang sulit berjualan,” paparnya.  Awalnya pihaknya  ingin membangun pasar untuk memberdayakan warga miskin sehingga mereka bisa produktif dan termotivasi maju bukan model pasar seperti model pasar seperti ini.   Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jembrana I Made Dwi Maharimbawa mengatakan saat bangunan itu akan diserahterimakan ke desa, Kabid yang menangani pension. “Kami telusuri lagi untuk diserahkan ke desa. Datanya dibawa Kabid yang pensiun,” tandasnya.  

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Lestari For Kids, Komitmen BPR Lestari Bali Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

balitribune.co.id | Denpasar - Konsistensi BPR Lestari Bali dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) “Lestari For Kids”. Tahun ini, bank yang dikenal dengan slogan #MakeAnImpact itu menyalurkan bantuan beras sebanyak 2.625 kilogram ke 31 panti asuhan yang tersebar di delapan kabupaten/kota di Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Midea Pacu Pertumbuhan Asia-Pasifik lewat Produksi Lokal dan Inovasi Teknologi

balitribune.co.id | Denpasar - Midea, perusahaan teknologi global dan salah satu produsen peralatan rumah tangga terbesar di dunia, menggelar konferensi dealer regional pertamanya di Asia-Pasifik. Acara ini tidak hanya menjadi ajang memperkuat kemitraan dengan mitra lokal, tetapi juga memperkenalkan lima solusi unggulan yang diklaim akan mendefinisikan ulang pengalaman rumah pintar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Bali Serahkan 106 Sertifikat Bermasalah di Tahura Ngurah Rai ke Kejati dan Polda

balitribune.co.id | Denpasar - Polemik tata ruang Bali kembali mencuat. Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Trap) DPRD Provinsi Bali resmi menyerahkan 106 sertifikat tanah bermasalah di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai dan hutan mangrove kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali serta Polda Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Masalah Akses Jalan Warga Ungasan, Koster dan DPRD Bali Desak GWK Buka Tembok Pembatas

balitribune.co.id | Denpasar - Polemik tembok pembatas yang menutup akses jalan warga Banjar Adat Giri Dharma, Desa Adat Ungasan, Kuta Selatan, Badung, memasuki babak baru. Hingga Senin (29/9) malam, manajemen Garuda Wisnu Kencana (GWK) belum juga memenuhi rekomendasi Komisi I DPRD Bali untuk membuka akses tersebut. Padahal, rekomendasi pembongkaran sudah dikeluarkan sejak 22 September 2025 dengan batas waktu tujuh hari.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BPJS Ketenagakerjaan Karangasem Serahkan Santunan Kepada Ahli Waris Petani Kelapa Sebesar Rp 70 Juta

balitribune.co.id | Amlapura - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Karangasem Amlapura dan Kepala Dinas Pertanian Karangasem memberikan secara simbolis santunan Jaminan Kecelakaan Kerja meninggal dunia sebesar 70 juta kepada ahli waris I Nengah Sumariana.

Baca Selengkapnya icon click

Kerjasama China Railway Bangun Infrastruktur di Nusa Penida

balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria menerima audiensi China Railway terkait percepatan pembangunan infrastruktur Nusa Penida di ruang rapat Kantor Bupati Klungkung, Senin (29/9/2025). Turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Klungkung, Anak Agung Lesmana dan OPD terkait lainnya. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.