Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tim Asesor LAM-PTKes Asesmen Lapangan Prodi Spesialis Dermatologi dan Venereologi FK Unud

Bali Tribune / Tim Asesmen Lapangan Akreditasi LAM-PTKes mengunjungi Program Studi Spesialis Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud), Kamis (4/5).
balitribune.co.id | Tim Asesmen Lapangan Akreditasi LAM-PTKes mengunjungi Program Studi Spesialis Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud), Kamis (4/5). Adapun Tim LAM-PTKes yang hadir yakni Dr.dr. Satya Wydya Yenny, Sp.KK(K), M.Ag, FINSDV, FAADV dan Dr. dr. Khairuddin Djawad, Sp.KK(K), FINSDV, FAADV. Pembukaan Asesmen berlangsung di Ruang Pertemuan dr. AA Made Djelantik FK Unud Kampus Sudirman Denpasar dan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik mewakili Rektor Unud.
 
Dekan Fakultas Kedokteran Dr. Komang Januartha Putra Pinatih dalam sambutannya menyampaikan akreditasi merupakan suatu komponen yang sangat penting dalam suatu proses disebuah institusi apalagi di institusi pendidikan yang dituntut untuk melahirkan lulusan yang memiliki kualitas baik dan berkompeten, maka proses akreditasi ini salah satu komponen yang wajib kita laksanakan. Akreditasi merupakan implementasi dari sistem penjaminan mutu. Pihaknya berharap apa yang sudah dilaporkan oleh Prodi dalam proses akreditasi ini dapat sesuai dengan kenyataan yang ada dilapangan. Ini juga dapat menjadi ruang memperbaiki diri kedepan dan Tim yang hadir diharapkan memberikan masukan sebanyak-banyaknya sehingga kedepan dapat dilakukan upaya perbaikan yang berkesinambungan. Diharapkan juga Prodi mampu meraih hasil yang maksimal dalam proses akreditasi ini.
 
Sementara Wakil Rektor Prof. I Gede Rai Maya Temaja mengatakan predikat akreditasi Universitas Udayana sudah mencapai unggul, mudah-mudahan ini memberikan semangat semua program studi untuk berada di jalur budaya mutu. Prodi Dermatologi sendiri sudah berada di jalur yang menerapkan budaya mutu sehingga diberikan predikat A untuk akreditasi. Pihaknya berharap dengan kinerja dari Prodi ini yang didukung oleh para stake holder dan fakultas serta jejaring sangat diharapkan terus berada di jalur ini dan mendapatkan predikat Unggul. Mudah-mudahan apa yang sudah dilaporkan Taskforce memberikan nilai baik dari para asesor dan meraih predikat Unggul. Pimpinan universitas akan terus berupaya memberikan suport pada Prodi-Prodi untuk meraih predikat Unggul.
 
Perwakilan Tim Asesor Dr. Satya Wydya Yenny menyampaikan Tim yang hadir kebetulan juga adalah anggota komisi akreditasi kolegium, tentunya ini menjadi tanggung jawab moral baginya. Tentunya pihaknya berharap 13 Prodi Dermatologi dan Venereologi yang ada di Indonesia semuanya meraih unggul. Pihaknya akan melakukan asesmen lapangan dan mengklarifikasi hasil dari asesmen kecukupan yang sudah dilaksanakan. Ada 4 dimensi penilaian yang akan dilakukan yang sudah familiar dilakukan Prodi. Pihaknya berharap hasil asesmen lapangan dapat menambah hasil asesmen kecukupan. Penilaian yang dilakukan diharapkan dapat lebih objektif untuk mendapatkan hasil yang terbaik.
wartawan
ARW
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.