Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tim Jalak Nusa Ungkap Dugaan Pencurian di 5 TKP, Pelaku Ternyata Masih Anak Dibawah Umur

Pencurian
Bali Tribune / PENCURIAN - Tim Jalak Nusa Polsek Nusa Penida Polres Klungkung melakukan pengungkapan dan pengembangan terhadap dugaan tindak pidana pencurian di wilayah Kecamatan Nusa Penida, Minggu (20/9/2026).

balitribune.co.id | Semarapura - Tim Jalak Nusa Polsek Nusa Penida Polres Klungkung melakukan pengungkapan dan pengembangan terhadap dugaan tindak pidana pencurian di warung-warung di wilayah Kecamatan Nusa Penida, Minggu (20/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan dan informasi masyarakat mengenai dugaan pencurian yang terjadi di beberapa lokasi, diantaranya kawasan Pelabuhan Sampalan, Pelabuhan Kapal Roro, Pantai Sental, dan Pelabuhan Banjar Nyuh.

Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H., menyampaikan bahwa pengungkapan dilakukan melalui proses penyelidikan secara bertahap dengan mengumpulkan bahan keterangan, melakukan pengecekan tempat kejadian perkara serta memeriksa rekaman CCTV yang berkaitan dengan kejadian.

“Kami menindaklanjuti setiap informasi masyarakat melalui proses penyelidikan dan pendalaman secara bertahap. Saat ini sejumlah anak telah diamankan untuk kepentingan pemeriksaan dan pendalaman guna mengetahui rangkaian kejadian serta peran masing-masing,” ujar Kapolsek Nusa Penida.

Dari hasil penyelidikan awal, personel memperoleh petunjuk yang kemudian dikembangkan hingga mengarah kepada sejumlah anak yang diduga mengetahui atau memiliki keterkaitan dengan rangkaian kejadian tersebut.

Secara keseluruhan anak anak tersebut masih berusia di bawah 18 tahun telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.

Kapolsek Nusa Penida menegaskan bahwa penyebutan maupun publikasi identitas anak tidak dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap hak dan kepentingan anak serta untuk memastikan proses penanganan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam pengembangan tersebut, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan proses penyelidikan, berupa 2 unit sepeda motor, 1 buah golok, 1 buah tang, dan 7 unit telepon seluler.

Barang-barang tersebut selanjutnya diamankan untuk kepentingan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Nusa Penida menambahkan bahwa karena pihak yang diamankan masih berusia anak, proses penanganannya dilakukan dengan memperhatikan ketentuan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak, termasuk prinsip perlindungan terhadap anak dan kepentingan terbaik bagi anak.

“Penanganan perkara yang melibatkan anak tentu berbeda dengan orang dewasa. Kami memastikan seluruh proses dilakukan secara profesional, proporsional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku dengan tetap memperhatikan perlindungan terhadap anak,” tegasnya.

Saat ini Tim Jalak Nusa Polsek Nusa Penida Polres Klungkung masih melakukan pendalaman terhadap rangkaian kejadian, termasuk mengidentifikasi keterkaitan masing-masing pihak, barang yang diduga berkaitan dengan kejadian serta kemungkinan adanya kejadian lain yang masih berhubungan.

Polsek Nusa Penida mengimbau masyarakat, khususnya pemilik warung dan tempat usaha, untuk meningkatkan pengamanan lingkungan serta memanfaatkan CCTV sebagai salah satu sarana pendukung keamanan. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui hal yang mencurigakan.

wartawan
SUG
Category

Bos PMA Asal India Kabur Bawa Ratusan Miliar, Komisaris Serahkan Mobil Mewah ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Aksi investasi bodong berkedok jual beli emas kembali menelan ratusan korban di Indonesia. Direktur Utama PT Nellafa Refinery and Bullion sekaligus PT Nellafa Fine Jewellery, Jaya Krishna Reddy, warga negara asing (WNA) asal India, dilaporkan kabur ke luar negeri setelah melarikan dana dan emas nasabah yang diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.

Baca Selengkapnya icon click

Gerebek Bandar Sabu Polisi Temukan Senpi

balitribune.co.id | Singaraja - Satresnarkoba Polres Buleleng menangkap seorang petani berinisial MN (50) di rumahnya, Banjar Dinas Tamblingan, Desa Munduk, Banjar, Buleleng (3/9/2026). Penangkapan tersangka pengedar sabu ini justru membuka kasus pidana lain setelah polisi menemukan senjata api (senpi) rakitan beserta delapan butir amunisi ilegal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.