Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Timba Ilmu Mutasi Perbaikan Varietas Benih Padi, Rombongan PIP Badung Diterima Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyerahkan cendramata kepada Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani saat kunjungan PIP Kabupaten Badung ke Kabupaten Klaten Jawa Tengah, Senin (6/8).

BALI TRIBUNE - Kunjungan pertama, Senin (6/8) kemarin, rombongan Pekan Informasi Pembangunan (PIP) Kabupaten Badung menyasar Kabupaten Klaten di Jawa Tengah. Untuk mencapai kabupaten ini, rombongan memerlukan waktu sekitar satu jam perjalanan dari kota Yogyakarta tempat rombongan menginap. Rombongan PIP Badung dipimpin langsung Bupati Badung Nyoman Giri Prasta S.Sos. didampingi Ketua DPRD Badung Putu Parwata dan dua wakilnya Nyoman Karyana serta Made Sunartha. Hadir juga Sekkab Badung Wayan Adi Arnawa serta kepala perangkat daerah seperti Kepala Bappeda Wayan Wira Dharmajaya, plt. Kadis Pertanian Oka Swadiana, Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan Ketut Karpiana dan Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniartha. Lebih lengkap lagi, rombongan PIP juga diikuti sejumlah anggota Dewan seperti Nyoman Satria, Nyoman Dirgayusa, Nyoman Suka, GN Saskara, GN Sudiarsa, Gede Suardika dan Wayan Sandra Rombongan diterima Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani, plt. Kadis Pertanian Ir. Joko Siswanto, dan staf ahli Ir. Wahyu Prasetyo. Dalam ucapan selamat datangnya, Bupati Klaten Sri Mulyani memperkenalkan profil wilayah yang dipimpinnya. Klaten terdiri atas 21 kecamatan dan 401 desa serta kelurahan dengan penduduk 1,4 juta orang. Klaten ada di tengah dua bandara yakni Bandara Adi Sucipto dan Bandara Adi Sumarmo Solo. Saat ini, ujar Sri Mulyani, pertanian menjadi salah satu sektor unggulan. Klaten memiliki beras unggulan yakni rojo lele yang tengah dikembangkan bekerja sama dengan BATAN. Kerja samanya berupa mutasi perbaikan varietas rojo lele. Perkembangannya, saat ini sudah ada uji multilokasi. Dengan kerja sama ini, tegasnya, dulu umur panen beras rojo lele, kini bisa mencapai 120 hari. Tinggi tanaman padi jenis ini juga bisa diperpendek dari semula 1,5 meter menjadi 1,2 meter. Walaupun ada perbaikan varietas, katanya, dari segi kualitas, beras rojo lele tetap sama seperti induknya. "Rasa tetap gurih, pulen dan tetap wangi," tegasnya. Penanggung Jawab Agro Teknopark (ATP) Klaten Ir. Wahyu Hariadi menambahkan, lembaganya tengah menghilirisasi varietas yang dihasilkan. Selain itu, pihaknya tengah melakukan penelitian  di bidang pembenihan  padi dan kedelai serta diperkenalkan kepada masyarakat. "Ada 10 varietas yang dikembangkan," katanya. Untuk tetap mempertahankan produksi pertanian dalam hal ini padi, tegasnya, Klaten memiliki 32.452 hektar pertanian abadi. Lahan-lahan ini diperdakan sehingga tak bisa berubah fungsi. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mengucapkan terima kasih karena rombongan telah diterima dengan baik. Menurut Bupati, Badung secara rutin dua kali memiliki program Pekan Informasi Pembangunan  (PIP) untuk melakukan studi perbandingan mengenai program-program unggulan yang bisa diterapkan di wilayah Kabupaten Badung. Bupati memaparkan saat ini Badung memiliki lima prioritas pembangunan. Pertama bidang sandang, pangan dan papan. Kedua, pendidikan dan kesehatan. Ketiga, jaminan sosial dan tenaga kerja. Keempat, adat agama dan budaya, dan kelima pariwisata. Saat ini, Badung tengah mengembangkan sektor pertanian  sehingga melakukan studi banding ke Kabupaten Klaten untuk menimba ilmu mengenai varietas bibit padi unggul yang layak dikembangkan di Badung. Pihaknya pun melibatka  pekaseh dan PPL untuk mendalami varietas unggul ini. Dengan varietas unggul lewat teknologi nuklir, Bupati berharap tanaman padi bisa tahan terhadap hama sehingga produksi pertanian bisa ditingkatkan. Bupati pun tak menutup kemungkinan, Badung bekerja sama langsung dengan BATAN untuk mengembangkan bibit padi yang ada di Badung lewat teknologi nuklir Acara diakhiri dengan tukar-menukar cenderamata dan sesi foto bersama. Selanjutnya, rombongan menuju Agro Techno Park untuk melihat dari dekat proses mutasi perbaikan varietas bibit padi rojo lele.

wartawan
I Made Darna
Category

Senderan Proyek Vila Jebol Timpa Pura Manik Suci Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Peristiwa longsornya tembok senderan proyek vila di Banjar Mawang Kaja, Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, menuai sorotan tajam. Pasalnya, lokasi proyek yang berada tepat di atas area Pura Manik Suci tersebut kini menyebabkan kerusakan pada bangunan suci akibat jebolnya tembok penyangga.

Baca Selengkapnya icon click

Dirut Perumda Sanjayaning Singasana Mundur Demi Posisi Baru di Perumda Pasar Badung

balitribune.co.id | Tabanan – Direktur Utama (Dirut) Perumda Sanjayaning Singasana, Kompyang Gede Pasek Wedha, secara mendadak mengundurkan diri. Pengunduran diri itu bukannya tanpa sebab. Kompyang belum lama ini terpilih sebagai Direktur Utama Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Pilkel 2027, Komisi I DPRD Tabanan Konsultasikan Kekosongan Aturan Teknis UU Desa ke Kemendagri

balitribune.co.id | Tabanan – Kekosongan aturan teknis dalam bentuk peraturan pemerintah atau PP terkait penjabaran Undang-Undang Desa yang baru membuat Komisi I DPRD Tabanan berinisiatif untuk menanyakan mekanisme pencalonan perbekel (kepala desa). Pasalnya, pada 2027 mendatang, ada 97 desa di Kabupaten Tabanan yang akan menggelar pemilihan perbekel.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sedana Arta: Rumah Jabatan Sikut Satak, Wujud Nyata Pelestarian Budaya Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta merancang pembangunan Rumah Jabatan Bupati berupa balai pertemuan dan gedung kantor sikut satak. Pembangunan dengan mengusung konsep arsitektur tradisional Hindu Bali, sikut satak ini adalah sebagai bentuk pelestarian warisan budaya. 

Baca Selengkapnya icon click

Memahami Dilema Gubernur Bali Terkait TPA Suwung

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), telah merilis penutupan TPA Suwung bahwa TPA terbesar di Bali itu akan ditutup permananen pada tanggal 23 Desember 2025, tetapi penutupan tersebut kemudian ditunda hingga tanggal 28 Pebruari 2026 atas beberapa pertimbangan, diantaranya belum siapnya infrastruktur pengolahan akhir sampah khususnya di Badung dan Denpasar, perpanjangan masa penutupan TPA itu dimaksudkan agar dalam tentang waktu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.