Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Timbulkan Suara Bising dan Getaran, Usaha Penggilingan Daging Diprotes Pedagang

RUSAK – Kondisi kerusakan bangunan kios pasar, diduga disebabkan oleh aktifitas mesin penggilingan daging di dalam Pasar Melaya.



BALI TRIBUNE - Keberadaan usaha penggilingan daging yang berada di sekitar kawasan Pasar Melaya kembali dikeluhkan para pedagang Pasar Melaya, lantaran sering menimbulkan suara bising yang mengganggu aktivitas di pasar, serta dituding menyebabkan keretakan pada diding bangunan pasar.

Sejumlah pedagang Pasar Melaya menyatakan para pedagang sudah sering mengeluhkan operasional usaha penggilingan daging tersebut lantaran suara mesin yang berisik mengganggu di saat pasar ramai dengan pembeli di pagi hari, serta getaran mesin juga dirasakan hingga kios lainnya. Bahkan sejumlah pedagang menyebut getaran mesin tersebut menyebabkan amblasnya kios di pasar. “Sangat berisik, getaran (mesin) juga sampai terasa ke kios lainnya. Bahkan ada yang amblas terdampak getaran itu,” ungkap salah seorang pedagang di pasar yang enggan disebutkan namanya.

Bangunan kios pasar yang digunakan sebagai tempat usaha penggilingan daging itu kondisinya juga kini sudah mulai retak pada bagian temboknya. Pedagang khawatir bangunan  kios itu roboh saat mesin beroperasi sehingga berdampak pada kios lainnya. Penggilingan daging untuk pentol itu mulai beroperasi dan menimbulkan suara bising saat pagi hari ketika aktivitas pasar mulai ramai. Para pedagang pasar kini mempertanyakan izin dari aktivitas penggilingan tersebut sehingga bisa beroperasi di dalam pasar umum. Keluhan ini menurut para pedagang sebenarnya sudah sering disampaikan kepada Kepala Pasar Melaya.

Kendati dari pihak pengelola pasar sudah menindaklanjuti dan juga telah memastikan bahwa bulan ini, penggilingan daging tersebut sudah tidak boleh beroperasi kembali didalam kawasan pasar, namun faktanya penggilingan daging ini sampai saat ini tetap beroperasi. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Jembrana, I Made Gede Budiartha dikonfirmasi, Minggu (6/5), melalui Kepala Bidang Perdagangan, Wayan Sujana tidak menampik keberadaan usaha daging untuk pentol di Pasar Melaya itu yang dikeluhkan oleh pedagang setempat.

Menurutnya, pihak pasar sudah dua kali melayangkan surat teguran kepada pengusaha penggilingan daging tersebut dan usaha tersebut sempat tutup. Pihak pasar juga telah menjelaskan kepada pengusaha tersebut agar aktifitas penggilingan daging untuk pentol dilakukan di luar areal pasar. Sedangkan di dalam areal pasar hanya boleh dilakukan aktifitas penjualan hasil penggilingannya saja. Dengan adanya keluhan dari para pedagang terhadap usaha penggilingan daging yang masih beroprasi didalam areal Pasar Melaya itu, pihaknya akan menindaklanjutinya dengan memanggil pemiliknya kekantor Dinas Koperindag Kabupaten Jembrana. “Besok kita panggil ke kantor, memang sempat tutup (tidak beroperasi). Kita berikan pemahaman agar kegiatan (penggilingan) sebaiknya di luar pasar,”  tandasnya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

35 WNA India Tersangka Judi Online Dilimpahkan ke Kejaksaan

balitribune.co.id I Denpasar - Setelah melalui rangkaian penyidikan intensif yang menyita perhatian publik, Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Bali akhirnya merampungkan penanganan kasus perjudian online lintas negara yang melibatkan 35 warga negara asing (WNA) asal India. Dalam perkembangan terbaru, seluruh tersangka resmi dilimpahkan ke pihak Kejaksaan pada Rabu (29/4/2026) untuk memasuki tahap penuntutan.

Baca Selengkapnya icon click

Ulah Konyol Bule Italia Berujung Deportasi

balitribune.co.d I Mangupura - Seorang warga negara asing (WNA) asal Italia berinisial GI (24) resmi dideportasi oleh Kantor Imigrasi Ngurah Rai setelah videonya viral di media sosial karena melawan petugas kepolisian di Denpasar.

GI dipulangkan ke negara asalnya pada Selasa (28/4/2026) melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menggunakan maskapai Qatar Airways dengan rute menuju Doha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tolak Gelar Ulang, Punglik: Perkara Sudah di Kejaksaan!

balitribune.co.id I Denpasar - Polemik dugaan penyerobotan tanah di Jalan Gatot Subroto, Denpasar, kian memanas. Di saat perkara sudah memasuki pelimpahan tahap I ke Kejaksaan, muncul rencana dari Wassidik Bareskrim Polri untuk menggelar perkara ulang di Jakarta. Langkah ini langsung menuai kritik keras dari kuasa hukum pelapor, Nyoman Gde “Punglik” Sudiantara.

Baca Selengkapnya icon click

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.