Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tinggal Menunggu Hancur, Proyek PPI Karangdadi Hanya Akan Jadi Kenangan

Bali Tribune/ HANCUR – Kondisi bangunan PPI Karangdadi yang sudah hancur lebur.


balitribune.co.id | Semarapura - Gempuran ombak besar yang menerjang pesisir Pantai Karangdadi dalam beberapa pekan terkahir, menyebabkan bangunan PPI (Pangkalan Pendaratan Ikan) di Klungkung semakin hancur. Saat ini bangunan tower sudah roboh diterjang ombak, sehingga proyek senilai Rp18 miliar itu hanya tersisa gedung tertanam pasir dan gapura yang juga sudah nyaris roboh.

Kondisi ombak di Pantai Karangdadi, Kusamba masih cukup tinggi, Selasa (2/11/2021). Pasir pantai yang tergerus ombak masih tampak jelas disisi timur gapura proyek PPI. Sementara menara yang sebelumnya sudah dalam kondisi mereng, saat ini sudah tidak tampak lagi. Bangunan itu hilang di terjang ombak, menyusul bangunan lainnya seperti gedung pendaratan ikan, toilet, sampai break water yang terlebih dahulu hilang diterjang ombak. "Bangunan itu (menara air) sudah roboh beberapa hari lalu, karena ombak besar," ungkap warga setempat, Mangku Dharma.

Akibat kondisi itu, proyek yang bernilai Rp18 miliar itu hanya tersisa bangunan padmasana dan bangunan pendingin yang sudah tertimbun pasir. Bahkan bangunan pendingin saat ini hanya tampak atapnya saja. Sementara juga masih berdiri gapura yang juga rawan roboh, karena tembok sisi selatannya sudah hancur diterjang ombak. "Bangunan lainnya (gapura dan gedung pendingin) hanya tinggal menunggu waktu untuk roboh," ungkapnya.

 Karena permasalahan anggaran dari pusat dan permasalahan teknis, pembangunan terhenti sejak tahun 2012, padahal pembangunan PPI sudah menghabiskan anggaran sebesar 18 milyar. Hingga saat ini, bangunan PPI tersebut tidak dilanjutkan dan terkesan terbangkalai tidak terurus. Bahkan sebagian besar hanya tersisa puing, akibat hancur dihantam ombak pesisir Karangdadi.

Proyek PPI di Dusun Karangdadi, Kusamba berdiri di atas lahan 1,2 Hektar dan merupakan proyek pemerintah pusat melalui Kementrian Perikanan dan Kelautan. Saat perencanaan, proyek ini dianggarkan sebesar 33 Miliar dan pertama kali dikerjakan tahun 2005 melaui Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat.

wartawan
SUG
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukcapil Denpasar Buka Selama Cuti Bersama, Layani 273 Dokumen Kependudukan

balitribune.co.id I Denpasar - Selama cuti bersama Idul Fitri menjadi momen bagi warga Denpasar untuk mengurus dokumen kependudukan di Dukcapil yang bertempat di Lumintang, Denpasar. Kondisi ini menjadi waktu luang bagi warga, selain tidak banyak antre juga pelayanan lebih cepat.

Baca Selengkapnya icon click

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.