Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tingkat Literasi dan Inklusi Keuangan Provinsi Bali Lampaui Rata-Rata Nasional

RAPAT PLENO - Sekda Dewa Made Indra pada Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) di Ruang Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Jumat (21/12).

BALI TRIBUNE - Mengacu hasil survei nasional literasi keuangan nasional, tingkat literasi dan inklusi keuangan Provinsi Bali berada di atas rata-rata nasional. Untuk tingkat literasi, Provinsi Bali menduduki peringkat 5  nasional dengan indeks sebesar 37,45 persen melampaui rata-rata nasional sebesar 29,66 persen. Sedangkan tingkat inklusi berada pada peringkat 3 dengan indeks sebesar 76 persen atau di atas rata-rata nasional sebesar 67,82 persen. Informasi tersebut disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutan yang dibacakan Sekda Dewa Made Indra pada Rapat Pleno Tim Percepatan Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) di Ruang Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Jumat (21/12). Menurut Dewa Indra, tingkat literasi dan inklusi merupakan sebuah indikator seberapa mudah masyarakat dapat mengakses produk-produk jasa keuangan. Meskipun tingkat inklusi Provinsi Bali telah melampaui rata-rata nasional, namun Sekda Dewa Indra mengingatkan bahwa seluruh komponen terkait tetap punya kewajiban untuk terus meningkatkan inklusi dan literasi keuangan. “Karena tingkat kesejahteraan sebuah daerah dan negara dapat diukur dari seberapa mudah masyarakatnya terutama di wilayah pedesaan dalam mengakses produk-produk jasa keuangan,” urainya. Terkait dengan hal tersebut, Sekda mengingatkan 4 program prioritas yang harus mendapat perhatian TPAKD yaitu membantu program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan melalui optimalisasi program Asuransi Usaha Tani Padi, Asuransi Usaha Ternak Sapi dan Asuransi Nelayan. Selain itu, TPAKD juga didorong untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap Kredit Usaha Rakyat (KUR), membantu pemprov Bali untuk mengembangkan 100 desa wisata serta meningkatkan sosialisasi tentang keuangan untuk meningkatkan inklusi dan literasi keuangan masyarakat di Bali. Untuk itu, TPAKD memerlukan sinergi dan kolaborasi antar anggota agar dapat menjalankan program-programnya. Dewa Indra berharap, Rapat Pleno TPAKD dapat menghasilkan terobosan-terobosan visioner untuk dapat mengatasi permasalahan yang selama ini masih dihadapi. Rapat pleno TPAKD dihadiri oleh OPD Pemprov Bali dan lembaga yang berkaitan dengan jasa keuangan.

wartawan
redaksi
Category

Arus Balik Lebaran, 210 Penumpang Padati Pelabuhan Celukan Bawang

balitribune.co.id I Singaraja - Arus balik pasca perayaan Idulfitri 1447 Hijriah mulai terlihat di Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (24/3/2026). Ratusan penumpang yang menggunakan kapal perintis KM Sabuk Nusantara 74 tiba dan memadati area pelabuhan.

Baca Selengkapnya icon click

Menkomdigi Pantau Infrastruktur Telekomunikasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id I Kuta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia memastikan kesiapan infrastruktur telekomunikasi nasional dalam menghadapi lonjakan trafik selama masa mudik Ramadan dan Idulfitri 2026. Guna mendukung kelancaran arus balik Lebaran, Menteri Komdigi, Meutya Hafid melaksanakan kegiatan pemantauan telekomunikasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (24/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukcapil Denpasar Buka Selama Cuti Bersama, Layani 273 Dokumen Kependudukan

balitribune.co.id I Denpasar - Selama cuti bersama Idul Fitri menjadi momen bagi warga Denpasar untuk mengurus dokumen kependudukan di Dukcapil yang bertempat di Lumintang, Denpasar. Kondisi ini menjadi waktu luang bagi warga, selain tidak banyak antre juga pelayanan lebih cepat.

Baca Selengkapnya icon click

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.