Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tingkatkan Intensitas, 22 Subak Dapat Perbaikan Irigasi

Bali Tribune/ PENGERJAAN - Proses pengerjaan jaringan irigasi tersier di wilayah Bangli.
balitribune.co.id | Bangli  - Pemerintah pusat lewat Dirjen Prasarana dan Sarana Pertemuan, Kementerian Pertanian mengucurkan bantuan untuk Subak guna meningkatkan intensitas produksi pertanian. Adapun bantuan  berupa rehabilitasi jaringan irigasi tersier (RJIT). Ada 22 Subak yang menerima bantuan RJIT. 
 
Hal tersebut diungkapkan  Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli I Wayan Sarma, Minggu (16/5/2021). Kata Wayan Sarma, Subak yang mendapat bantuan RJIT tersebasar di Kecamatan Bangli, Susut dan Tembuku. Untuk Kecamatan Bangli ada 6 Subak, Kecamatan Susut ada 11 subak dan Kecamatan Tembuku 5 Subak. Subak yang menerima bantuan harus memenuhi beberapa persyaratan.
 
Lanjut Sarma, adapun persyaratan subak mendapat bantuan jaringan irigasi yakni statusnya tersier sudah dalam keadaan rusak. Kemudian dari Subak mengajukan usulan rehabilitasi melalui proposal. "Berdasarkan proposal tersebut dilanjutkan verifikasi oleh Tim kabupaten. Dari verifikasi dilakukan diinput di e-proposal Kementan,"  ungkapnya.
 
Setelah melalui proses, pemerintah pusat mengucurkan anggaran, masing-masing subak mendapat bantuan senilai Rp 75 Juta. Anggaran tersebut langsung ditransfer ke rekening kelompok. "Dana langsung diterima oleh subak, sehingga langsung dilakukan perbaikan jaringan," sebutnya.
 
Ditambahkan pula, kegiatan RJIT dilakukan secara swakelola oleh para anggota subak. Namun demikian proses pengerjaan tetap dalam pengawasan. Proses kegiatan sudah berlangsung sejak pertengahan bulan April lalu. “Lewat  RJIT diharapkan intensitas penanaman meningkat sehingga output  produktivitas lahan sawah meningkat,” jelasnya. 
wartawan
Agung Samudra
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.