Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tingkatkan Ketahanan Pangan di Masa Pandemi

Bali Tribune/ RAPAT - Suasana rapat pleno Dewan Ketahanan Pangan.
Balitribune.co.id | Semarapura - Di tengah situasi mewabahnya Pandemi virus Corona hingga saat ini, bisa dipastikan persoalan pangan akan menjadi trending topik isu yang tidak kalah menariknya dengan isu ekonomi domestik dan global. Ketahanan pangan merupakan kondisi terpenuhinya pangan bagi masyarakat, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, beragam, bergizi, seimbang, dan aman, terjangkau.
 
Sebagai lembaga koordinasi fungsional Dewan Ketahanan Pangan (DKP) mengemban peran dalam meningkatkan sinergitas antar organisasi perangkat daerah dan instansi terkait lainnya khususnya dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan serta program pangan sesuai dengan kewenangan, tugas, fungsi, dan tanggung jawab masing-masing. Maka diadakan rapat pleno Dewan Ketahanan Pangan yang dibuka Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Senin (19/10).
 
Bupati Suwirta mengatakan pangan merupakan kebutuhan pokok masyarakat, sehingga terwujudnya ketahanan pangan merupakan tanggung jawab semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat. Pihaknya mengimbau untuk bersama-sama berupaya memecahkan berbagai persoalan dengan langkah-langkah yakni, memantapkan ketersediaan untuk menuju kemandirian pangan, memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk melakukan diversifikasi pangan dengan mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan seperti beras agar menggunakan produk lokal.
 
Mengembangkan sistem kewaspadaan pangan dan gizi sebagai langkah untuk melakukan deteksi dini terjadinya kasus rawan pangan dan gizi, melakukan intervensi terhadap adanya kasus-kasus gizi buruk dan kurang gizi secara cepat dan tepat untuk mencegah stanting, serta melakukan pengawasan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang keamanan pangan. "Kepada seluruh instansi terkait saya mengharapkan khususnya bagi koordinator pokja ketersediaan, pokja distribusi dan pokja Konsumsi dan keamanan pangan dapat merumuskan permasalahan, evaluasi dan rumusan untuk rencana tindak lanjut pembangunan ketahanan pangan di Kabupaten Klungkung dimasa pandemi ini," ujar Bupati Suwirta.
 
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung I Wayan Durma mengataakan, rapat pleno dewan ketahanan pangan ini dalam raka mewujudkan dewan ketahanan pangan yang lebih maju, merumuskan kebijakan dan mendorong aspirasi dari masyarakat untuk mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Klungkung, serta mengevaluasi dan mengendalikan ketahanan pangan di tingkat kabupaten. Pihaknya juga berharap masing-masing pokja menyampaikan evaluasi kerja di tahun 2019 dan sekaligus merumuskan hasil yang diperoleh di tahun 2019 ini.
 
“Rapat pleno kali ini membahas tiga kelompok kerja yakni Pokja I Ketersediaan dari Dinas Pertanian, Pokja II Aspek Distribusi Pangan dari Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan dan Pokja III Aspek Konsumsi dan Keamanan Pangan dari Dinas Kesehatan,” ujar Wayan Durma. 
wartawan
Release
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.