Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tinjau Pasar Pasar Kertha Waringin Sari, Rai Mantra Apresiasi Pemasangan Tirai Plastik

Bali Tribune / MENINJAU - Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra disela sela meninjau Pasar Kertha Waringin Sari, Senin (22/6).
balitribune.co.id | Denpasar - Upaya yang dilakukan oleh pengelola Pasar Rakyat Kertha Waringin Sari Desa Adat Anggabaya Penatih Denpasar Timur menarik perhatian Walikota Denpasar. Inisiatif dengan memasang tirai pembatas plastik di masing-masing los sehingga ada pembatas antara pedagang dan pembeli bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi semuanya. "Ini menjadi inovasi dan inspirasi bagi pengelola pasar lainnya sehingga upaya ini bisa mencegah penularan covid 19 pada klaster pasar. Ini patut di contoh dan upaya ini memberikan rasa aman dan nyaman dalam menuju adaptasi kebiiasaan baru," kata Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra disela sela  meninjau Pasar Kertha Waringin Sari, Senin (22/6). 
 
Seperti diketahui saat ini sedang dikembangkan wacana bersiap dalam penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru, utamanya di Pasar Rakyat sebagai sektor penggerak ekonomi kerakyatan. 
 
Lebih lanjut  Rai Mantra didampingi Kabag Humas dan Protokol Pemkot Denpasr Dewa Gede Rai menjelaskan bahwa kewaspadaan masyarakat merupakan suatu keharusan saat ini. Hal ini lantaran belum ditemukannya vaksin untuk Covid-19 ini. Selain itu, adanya klaster baru penyebaran Covid-19 di Pasar Tradisional atau Pasar Rakyat menjadi perhatian  bersama.
“Jadi dalam kondisi saat ini kita bersama harus beradaptasi terhadap kebiasaan baru, yaitu dengan disiplin dengan ketat menerapkan protokol kesehatan kapan pun dan dimanapun,” kata Rai Mantra.
 
Rai Mantra menjelaskan, keberadaan Pasar Rakyat sebagai penggerak perekonomian harus terus berjalan. Namun demikian operasionalnya juga harus aman dari klaster penyebaran Covid-19. Sehingga, syarat mutlak adalah beradaptasi dengan kebiasaan baru, yaitu protokol kesehetan yang lebih ketat dan disiplin.
“Kuncinya adalah sterilisasi, cuci tangan, jaga jarak dan selalu gunakan masker, dan ini harus dilaksanakan dengan disiplin dan bertanggungjawab,” paparnya.
 
Dalam kesempatan tersebut Walikota Rai Mantra sangat mengapresiasi langkah pengurus Pasar Kertha Waringin yang sangat disiplin dalam penerapan protokol kesehatan. "Ini sangat bagus, pedagang disiplin menggunakan face shield dan setiap pedagang dibatasi plastik pelindung sehingga tidak terjadi kontak langsung antara pendagang dengan pembeli. Ini bisa jadi contoh buat pasar yang lain agar selalu dapat memberi kenyamanan pengunjung maupun pedagang,"ujarnya.
 
Kepala Unit Pasar Kertha Waringin Sari, Made Sukrasena mengatakan bahwa pada prinsipnya Pasar Kertha Waringin Sari sudah menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Mulai dari sterilisasi kendaraan, pengecekan suhu tubuh, zona wajib masker, menggunakan APD berupa face shiled, hand sanitizer serta menjaga jarak atau physical distancing. Selain itu, sterilisasi kawasan secara rutin juga dilaksanakan.
“Pada intinya kami sudah menerapkan protokol kesehatan, namun kuncinya kembali pada komitmen pedagang dan pembeli untuk mematuhi dan mentaati secara disiplin, sehingga operasional tetap berjalan dan keamanan dalam berniaga dapat diciptakan,” ujarnya. 
 
Lebih lanjut pihaknya mengaku penerapan protokol kesehatan awalnya pro dan kontra, tetapi seiring berjalannya waktu semua menjadi disiplin. 
"Awalnya memang terlihat janggal, namun setelah diedukasi pedagang dan pembeli sangat disiplin. Seiring waktu semua terbiasa dan tentunya menjadi semangat di dalam memutus rantai penyeberan virus tersebut," ujarnya.
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Tukar Guling Mangrove PT BTID "Abu-abu", DPRD Bali Temukan Kejanggalan

balitribune.co.id | Denpasar - Polemik tukar guling lahan mangrove di kawasan Tahura Ngurah Rai kembali mencuat. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mengaku menemukan kejanggalan serius terkait klaim ketersediaan lahan pengganti oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID), pengelola kawasan Kura-Kura Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Inisiatif 'Jaga Cita' Telkomsel Gelar TDEC 2026 di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Telkomsel melalui program Telkomsel Digital Empowering for Community (TDEC) yang berada di bawah inisiatif Telkomsel Jaga Cita, resmi menggelar kegiatan bertema “Digital Leadership & Innovation for the Future” di Aula SMAN 1 Tabanan, Jumat (17/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Telkomsel dalam memberdayakan komunitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital untuk mendorong pemb

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Genjot "Length of Stay", Kawasan Wisata Poles Fasilitas Umum

balitribune.co.id | Mangupura - Konflik geopolitik global yang terjadi di Timur Tengah mendorong pengelola kawasan pariwisata di Indonesia untuk semakin meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan saat berwisata di Pulau Dewata khususnya di kawasan pariwisata internasional Nusa Dua di Kabupaten Badung dan kawasan pariwisata lainnya di Tanah Air.

Baca Selengkapnya icon click

Kartini Muda di Jalur Organik

balitribune.co.id | Tabanan - Ni Putu Meilanie Ary Sandi yang saat ini usia 22 tahun dan telah lulus perguruan tinggi (Sarjana) merupakan salah seorang petani muda di Kabupaten Tabanan. Kendati sempat merasa minder karena menjadi petani diantara teman-temannya yang sebagian besar memilih bekerja di sektor pariwisata, namun tidak pernah berkeinginan untuk berhenti bertani.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Hendak Kabur ke Jepang, Owner Arisan Twin TJ Dicegat Massa di Bandara Ngurah Rai

balitribune.co.id | Mangupura - Para penumpang pesawat di Terminal Keberangkatan Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai mendadak ramai. Seorang penumpang wanita bersama suaminya dicegat oleh sejumlah orang yang mengaku sebagai korban penipuan arisan. Sebab wanita yang dicegat itu disebut sebagai owner Arisan Twin TJ yang diduga kuat hendak kabur ke Jepang. 

Baca Selengkapnya icon click

Operasional IPLT TPA Mandung Tidak Optimal, Layanan untuk Swasta Disetop Sementara

balitribune.co.id I Tabanan - Operasional Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan, saat ini sedang berjalan tidak optimal. Kondisi ini terjadi akibat sebagian besar kolam tertimbun longsoran sampah dalam beberapa tahun terakhir. 

Kondisi fasilitas yang tidak lagi memadai ini memaksa pengelola menghentikan sementara layanan bagi pihak swasta sejak tiga bulan terakhir. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.