Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tinjau Pelaksanaan Ngaben Bersama di Desa Pakraman Susut, Bupati Eka Apresiasi Semangat Krama Beryadnya

Bupati Tabanan Ni Luh Putu Eka Wiryastuti muspayang sawa saat hadir dalam karya ngaben bersama di Desa Pakraman Susut Kecamatan Marga. Puncak karya ritual ini berlangsung, Kamis (8/11) hari ini.

BALI TRIBUNE - Warga Desa Pakraman Susut, Desa Baru Kecamatan Marga Tabanan menggelar ritual ngaben bersama. Puncak puncak karya dimaksud, berlangsung, Kamis (8/11) hari ini.  Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat meninjau pelaksanaan karya dimaksud belum lama ini mengatakan, pihaknya mengapresiasi kekompakkan, persatuan dan kebulatan tekad warga Susut melaksanakan yadnya. Menurut Bupati yang akrab disapa Eka, apabila kekompakkan dan persatuan tidak dijaga maka dipastikan akan berimbas tidak baik bagi program pembangunan yang dijalankan oleh pemerintahan desa. “Tetap jaga kekompakkan dan persatuan karena dengan kekompakan dan persatuan membuat mudah terlaksananya program pembangunan di desa,” tegas Bupati Eka dalam sambutannya di wantilan Desa Pakraman Susut saat itu.Dikatakan Bupati, menjaga kekompakan dan persatuan antar warga tidaklah mudah. Diperlukan kesadaran semua pihak agar hal tersebut bias diwujudkan.  “Menjaga nika sulit, oleh karenanya agar tetap terjaga semua masyarakat harus nyarengin,” sambungnya.Turut mendampingi Bupati Eka, anggota DPR-RI asal Marga, I Made Urip, anggota DPRD Kabupaten Tabanan I Wayan Suardiana dan sejumlah pejabat serta tokoh masyarakat di Kecamatan Marga. Pada kunjungannya itu, Bupati Eka bersama sejumlah pejabat melakukan persembahyangan agar sawa (arwah,red) yang diupacarai memperoleh tempat yang layak sesuai subha dan asubha karma yang bersangkutan semasih hidup dulu. Dan, sebagai bentuk perhatiannya, Bupati Eka menyerahkan punia yang diterima prawantaka (panitia,red) karya.Untuk diketahui, prosesi ngaben bersama di Desa Pakraman Susut Kecamatan Marga ini diikuti oleh 14 sawa dan 27 ngelungah. Terkait biaya upakara, untuk masing-masing sawa dikenai Rp 10 juta sedangkan ngelungah dikenai biaya Rp 1.250.000 tiap peserta.

wartawan
Release
Category

Kurangi Kemacetan di Pecatu, Dishub Badung Mulai Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

balitribune.co.id | Mangupura - Guna mengurangi kemacetan di wilayah Desa Pecatu, Kuta Selatan dan sekitarnya, Dinas Perhubungan Kabupaten Badung telah menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Perubahan arus ini pun berlaku pada pukul 14.00-22.00 Wita yang diterapkan sejak Selasa (2/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaringan Pipa Transmisi Hancur Diterjang Longsor, Perbaikan Menunggu Pipa dari Pabrik

balitribune.co.id I Bangli - Perbaikan jaringan pipa transmisi sumber mata air Gamongan I di Desa Kayubihi Bangli yang hancur akibat tergerus longsor beberapa hari yang lalu butuh waktu yang panjang. Pasalnya untuk pergantian pipa yang hancur masih menunggu datangnya pipa pengganti  dari pabrik.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Buleleng Kucurkan Rp4,18 Miliar untuk 7 Partai Politik

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 7 partai politik di Kabupaten Buleleng telah menerima Bantuan Keuangan Partai Politik yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026. Pencairan bantuan tersebut dilaporkan sebagai bagian dari pelaksanaan ketentuan pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan partai politik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Truk Pasir Anjlok Lintangi Separuh Jalan, Perparah Kemacetan Lalin di Ubud

balitribune.co.id I Gianyar - Kemacetan lalu lintas  di Jalan Raya Sayan, Ubud, menjadi semakin parah, Rabu (3/6/2026) pagi. Kerena sebagian badan jalan terhalang truk pasir yang anjlok ban hingga rebah. Sementara kendaraan yang melintas harus berjalan pelan karena material pasir tumpah ke badan jalan.

Baca Selengkapnya icon click

Dinas Kesehatan Karangasem Temukan 4.724 Orang Suspect TBC Sepanjang Tahun 2024-2026

balitribune.co.id I Amlapura - Penyebaran kasus Tuberkolosis atau TBC di Kabupaten Karangasem menjadi perhatian serius sejumlah kalangan, termasuk pemerintah daerah dan pusat. pasalnya banyak kasus tubekolosis yang yang tidak terdeteksi sehingga terlanjur menular ke orang sekitar yang terjangkit tuberkolosis itu sendiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.