Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tinjau Saluran Irigasi Subak Akah yang Jebol

Bali Tribune/ TINJAU - Wabup Made Kasta tinjau irigasi subak yang jebol.
balitribune.co.id | Semarapura - Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta meninjau jebolnya saluran irigasi Subak Desa Akah Tempek Pekarangan yang bertempat di lingkungan Banjar Sangging, Desa Pakraman Akah, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Rabu (27/3). Dalam peninjauannya tersebut turut hadir Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung Ida Bagus Juanida, Kepala Desa Akah I Nyoman Sujati serta warga masyarakat setempat.
 
Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta menyampaikan setelah melihat situasi dilapangan untuk kedapan pihaknya sudah langsung menugaskan dinas terkait untuk mengkaji agar saluran irigasi subak ini bisa cepat diperbaiki. “Saya sudah tugaskan dinas terkait terlebih dahulu memasang pipa dam semoga tidak ada halangan agar air cepat bisa kembali mengalir,” ujarnya.
 
Lebih lanjut, Wabup Kasta meminta agar para anggota subak maupun warga masyarakat yang rumahnya dekat dengan jebolnya saluran irigasi tersebut bisa lebih berhati-hati melihat situasi dilokasi masih sangat rawan.“Para anggota subak maupun warga yang berada dekat dengan lokasi jebolnya saluran irigasi ini tetap selalu berhati-hati,” harapnya.
 
Sementara itu, Kelian Subak Desa Akah I Wayan Sukra mengatakan saluran irigasi jebolnya subak ini terjadi pada pukul 21.00 wita  tanggal 9 September 2018 lalu dengan panjang saluran irigasi subak 40 meter. “Jebolnya saluran irigasi subak ini terjadi pada pukul 21.00 wita tanggal 9 September 2018 lalu,” ujarnya.
 
Selain itu, I Wayan Sukra juga menambahkan sudah selama 6 bulan pasca setelah terjadinya jebol subak tempek pekarangan ini sama sekali tidak berfungsi dan tidak bisa mengairi lahan sawah dengan luas 12 haktare. “Sudah 6 bulan lahan subak ini tidak bisa mengairi lahan pertanian, semoga kedepan pemerintah bisa mengkaji lebih lenjut agar saluran irigasi subak ini bisa kembali beroperasi,” harapnya.
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Pecatu Darurat Air dan Marak Pencurian Meteran, Made Sumerta Desak Progres Nyata PDAM Badung

balitribune.co.id | Mangupura -  Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta, memberikan atensi serius terhadap rentetan kasus pencurian meteran air (water meter) milik Perumda Tirta Mangutama (PDAM) Badung yang kian masif di wilayah Kuta Selatan. Selain masalah kriminalitas, politisi PDI Perjuangan ini juga menyoroti krisis distribusi air yang tak kunjung teratasi di Desa Pecatu.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Hadiri Prosesi Ngodak Pelawatan di Pura Dalem Bebalang Carangsari

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam rangkaian Karya Ngodak Pelawatan Ida Sesuhunan di Pura Dalem Bebalang, Desa Adat Carangsari, Kecamatan Petang, Rabu (25/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mahkamah Agung Ambil Sumpah Dewan Komisioner OJK Baru, Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

balitribune.co.id | Jakarta - Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 30/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Anggota Dewan Komisioner OJK.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.