Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tlaga Singha River Country Club Destinasi Baru di Kabupaten Gianyar

Bali Tribune / IKON WISATA - Tempat rekreasi di luar ruangan menjadi salah satu ikon pariwisata Kabupaten Gianyar

balitribune.co.id | GianyarKabupaten Gianyar saat ini memiliki destinasi baru untuk bersantai maupun berwisata di luar ruangan dengan karakteristik Bali. Hal ini untuk mendukung program Pemerintah Indonesia "We Love Bali" dimana Gianyar dikenal sebagai kabupaten seni dan budaya kini di masa pandemi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Serta memperkenalkan ikon pariwisata dan tempat rekreasi terbaru yaitu Tlaga Singha River Country Club.

Agung Darma Suyasa – Chief Operating Officer di freshWater Asia (perusahaan yang mengelola Tlaga Singha River Country Club) mengatakan, destinasi ini didesain lifestyle and dining di Desa Singapadu, Kabupaten Gianyar yang memberikan pengalaman tradisional dengan suasana pedesaan. "Kami siap untuk menyambut kedatangan wisatawan domestik dengan berbagai paket dan aktivitas yang menarik," katanya kepada awak media beberapa waktu lalu di destinasi setempat.  

Selain itu sedang mempersiapkan diri untuk menyambut wisatawan asing begitu perbatasan internasional dibuka kembali. "Para pengunjung bisa merasakan pengalaman menyatu dengan alam sekitarnya yang dilengkapi dengan kolam bertingkat yang meniru laguna dengan tenang mengalir ke kolam di bawahnya dan ada Pool Bar tersembunyi di dalam gua batu," jelasnya.

Dikatakan Agung Darma, destinasi ini juga mengenalkan makanan tradisional Bali dan dapur khusus untuk membuat menu khas Pulau Dewata. Sementara itu terkait relaksasi, di destinasi ini wisatawan disediakan perawatan spa dan yoga serta fasilitas MICE.

"Tlaga Singha River Country Club dibuat khusus untuk menghormati lingkungan, lokasi dan Desa Singapadu yang bersejarah dan penuh tradisi yang membanggakan. Nama Tlaga atau Telaga berarti danau kecil di taman dan Singha adalah singa atau raja serta mereferensikan langsung Desa Singapadu," jelas Agung Darma. 

Pelaku pariwisata Yoga Iswara mengatakan sudah saatnya sekarang bersaing di luar akomodasi yakni dengan menghadirkan destinasi sebagai tempat rekreasi sekaligus menyediakan fasilitas ruangan untuk pertemuan. Mengapa bukan akomodasi? Karena di Bali akomodasi makin jenuh, jika menambah akomodasi berarti menambah persaingan. Maka tempat rekreasi untuk bersantai seperti Tlaga Singha River Country Club sangat tepat dikembangkan oleh pemiliki modal. 

"Dengan konsep ini maka akan melengkapi pariwisata Bali dan memberikan tradisional value bagi tamu yang datang ke Bali tanpa harus bersaing dengan konsep berbeda. Tlaga Singha River Club menjadi satu-satunya jenis usaha yang memiliki fasilitas seperti ini," imbuh Yoga.  

Ia berharap pandemi Covid-19 dapat masuk ke level normal, namun pihaknya sebagai pelaku pariwisata berkomitmen untuk tetap produktif dan menerapkan protokol kesehatan yang tinggi. Sehingga destinasi ini bisa dibuka dengan berbagai fasilitas yang dapat dinikmati wisatawan domestik dan lokal tanpa risiko.

"Gianyar sudah menambah lagi ikon baru untuk opsi meeting dengan konsep hijau, natural. Bangunan menggunakan bambu dengan lokal jenius Bali yang mengusung lokal budaya kita dengan filosofi keharmonisan Bali," katanya. 

Yoga menambahkan, secara umum pariwisata Bali saat ini ditengah pandemi sudah mulai mengarah pada kebangkitan  dengan tetap fokus pada standar kesehatan. "Kita sudah rindu Bali bangkit segera. Kami pun sudah melengkapi standar protokol kesehatan dan akan segera mengajukan permohonan verifikasi standar protokol kesehatan di Kabupaten Gianyar," ungkapnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id I Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id I Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gedong Simpen Tapakan Pura Dalem Buahan Nyaris Dibobol Maling

balitribune.co.id I Tabanan - Pintu Gedong Simpen Tapakan di Pura Dalem Buahan, Banjar Buahan Selatan, Desa Buahan, Tabanan, ditemukan dalam kondisi rusak dicongkel oleh orang tak dikenal pada Rabu (15/4/2026) dini hari. Meski tidak ada barang berharga yang hilang, aksi percobaan pencurian tersebut sempat dipergoki warga sebelum pelakunya melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus III DPRD Karangasem Melakukan Sidak ke Sejumlah Usaha Wisata dan Toko Modern Berjejaring di Desa Bunutan

balitribune.co.id I Amlapura - Pansus III DPRD Karangasem melaksanakan kegiatan Sidak (Inspeksi Mendadak) ke Objek Wisata Amed dan Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, pada Selasa (14/4/2026). Sidak yang dipimpin Ketua Pansus I Wayan Sumatra, bersama seluruh anggota Pansus ini bergerak melakukan pengecekkan dan pendataan objek usaha di wilayah tersebut baik yang sudah menagntongi izin maupun yang belum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.