Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tokoh LSM Kecewa, Representasi KPK Tak Penuhi Harapan

Bali Tribune/ Antonius Sanjaya Kiabeni
balitribune.co.id | Singaraja - Kehadiran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Buleleng, mendapat perhatian cukup besar dari khalayak. Hadirnya lembaga anti rasuah itu diharap menjadi shock teraphy agar para pemangku kepentingan tidak main-main dalam mengelola anggaran negara.
 
Hanya saja, ada pihak yang kecewa dengan kehadiran KPK di Bumi Panji Sakti karena dianggap tak representatif mewakili wajah lembaga yang ditakuti para koruptor itu.
 
Kekecewaan itu diungkapkan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakt (LSM) Gema Nusantara. (Genus) Antonius Sanjaya Kiabeni. "Mestinya KPK selektif menghadirkan orangnya. Kriteria partnernya jelas dan representatif terutama personel yang dihadirkan ke sini (Buleleng,red). Sangat jauh dari harapan karena tak memberi informasi utuh apa itu KPK," kata pria yang akrab siapa Anton, Minggu (28/7).
 
Anton kecewa karena pihak lembaga anti rasuah itu tidak selektif menghadirkan personel sebagai representasi KPK ke daerah."Tidak berkualitas,harus dievaluasi," imbuhnya.
 
Bahkan, kata Anton, saat dilakukan diskusi Sabtu (27/7) menghadirkan tokoh masyarakat, banyak kursi kosong dan terkesan tidak antusias padahal kursi undangan yang disiapkan ratusan.
 
"KPK harus selektif memilih partner di daerah. Jangan sampai aktivitas penuh tapi efektivitasnya nol. Segera dievaluasi terutama di daerah lain ini gambaran fenomena yang tidak menarik. Jangan sampai banyak aktivitas tapi efektivitasnya nol," ujarnya.
 
Anton mengkhawatirkan personel KPK yang dihadirkan ke dearah akan mempunyai pengaruh terhadap lembaga anti korupsi tersebut jika tidak memiliki kualitas setara.
 
"Kami tiap tahun melaporkan dugaan korupsi di daerah ke KPK. Nah, kalau melihat kualitas personel yang dihadirkan ke daerah di bawah standar tentu akan muncul keraguan terhadap kemampuan KPK menyelesaikan kasus korupsi," tandasnya. (u)
wartawan
Khairil Anwar
Category

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Baca Selengkapnya icon click

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

balitribune.co.id | Bima - Harapan masyarakat Desa Mawu Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.