Tokopedia Belajar Sediakan Sistem Belajar Online 24 Jam Ditengah Isu Covid-19 | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 12 Agustus 2020
Diposting : 24 March 2020 14:18
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Bali Tribune / Sistem Belajar Online 24 Jam dari Tokopedia Belajar
balitribune.co.id | Denpasar - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, mengungkapkan, Kartu Prakerja menjadi solusi alternatif bagi masyarakat yang  terdampak virus Corona (Covid-19) untuk  mendapatkan skill baru (skilling),  meningkatkan keterampilan di bidang yang telah ditekuni (upskilling), atau di bidang yang baru (reskilling).
 
Masyarakat dapat memanfaatkan fitur Kartu Prakerja untuk mengakses berbagai pilihan program edukasi atau pelatihan dari beragam institusi pendidikan terkurasi dari Tokopedia Belajar. Pemilihan bisa didasarkan kriteria lokasi maupun metode pembelajaran yang diinginkan. 
 
Selain itu, pengguna dapat menggunakan  Kartu Prakerja sebagai metode pembayaran khusus dalam fitur ini. Kolaborasi ini dilakukan demi membantu masyarakat mendapatkan akses terhadap sejumlah kebutuhan pendidikan hasil kurasi Tokopedia Belajar yang dapat meningkatkan kompetensi, produktivitas dan daya saing masyarakat dalam menghadapi dunia kerja. Fitur ini sebagai salah satu langkah dalam mendukung kontinuitas pendidikan masyarakat di Indonesia
 
Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia, Astri Wahyuni di Denpasar (23/3) mengatakan, Tokopedia ditunjuk sebagai mitra platform digital resmi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI untuk meluncurkan fitur Kartu Prakerja. 
 
Terkait Tokopedia Belajar kata dia, untuk mempermudah masyarakat mendapatkan akses lebih luas dan terjangkau terhadap pendidikan serta pelatihan vokasi.
 
Pihaknya percaya bahwa pendidikan yang lebih baik akan mendatangkan kehidupan yang lebih baik. Hal itu menjadi salah satu langkah dalam mendukung kontinuitas pendidikan masyarakat di Indonesia, termasuk pelajar yang tengah menjalankan kegiatan belajarnya secara daring di rumah akibat dampak Covid-19.
 
Pihaknya menggandeng 100 lembaga pendidikan untuk menyediakan beragam pilihan pelatihan daring (online) atau luring  (offline) dalam bentuk voucher digital. Jenis lembaga pun beragam, mulai dari Informasi dan Teknologi (IT), bahasa, kepemimpinan dan profesional, fotografi, bisnis, desain dan multimedia, hingga pemasaran digital. 
 
"Sistem pelayanan belajar ini tersedia online selama 24 jam. Hal ini memungkinkan masyarakat memperoleh voucher digital pendidikan atau pelatihan kapan pun dan di mana pun secara mudah," kata Astri.