Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

TPA Hanya Terima Sampah Terpilah, Desa-desa Kelabakan

Bali Tribune / TRUK SAMPAH - Salah satu truk yang hanya mengangkut sampah organik ke TPA Temesi, Rabu (1/4).

balitribune.co.id | GianyarMeski sudah jauh sebelumnya disosialisasikan, proses pemilahan sambah di tungkat desa belum juga berjalan efektif. Kini, terhitung 1 Mei 2024, TPA Temesi menolak sampah campuran. Alhasil sejumlah desa yang belum siap kini mulai kelabakan. Syukurnya, dari 75 truk yang membuang sampah pada hari pertama hanya 5 truk yang harus putar balik, karena sampah yang dibawa 90% tak terpilah.

Dari pantauan di sejumlah desa, truk sampah desa mulai selektif melakukan pengangkutan. Untuk mendisiplinkan warganya, aparatur desa maupun banjar tidak mengangkut sampah warganya yang belum terpilah. Hasil, warga terpaksa mulai pilah sampah keluarga. Untuk sampah umum seperti sampah desa, pengelola pasar pun kini harus putar otak untuk memastikan sampah yang terkumpul sudah terpilah. Namun demikian aparat desa mengaku sedikit kelabakan, karena meski sudah ada TP3SSR, belum bisa berjalan maksimal.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gianyar Ni Made Mirnawati, Rabu (1/5), mengatakan, dalam penerapan kebijakan pemilahan pembuangan sampah ini, pihaknya telah melakukan sosialisai sejak dua bulan lalu. Dijadwalkan sampah organik Senin, Rabu, Jumat. Anorganik Selasa dan Sabtu, Residu Kamis dan Minggu. "Selama dua bulan ini kami kerja keras melakukan sosialisasi semasif mungkin. Pertama Pak Pj Bupati bersurat ke Camat, Perbekel, Lurah, Bendesa Adat, pelaku usaha, dan rumah tangga, menyampaikan jadwal trsebut, kemudian Dinas melakukan sosialisasi lewat Radio Gelora. Langsung turun ke rumah tangga menyampaikan brosur jadwal, dan lewat wa group perbekel, bendesa adat, kelian banjar adat, kepala dusun, juga kami sampaikan brosur jadwal," ujarnya.

Petugas TPA juga menyampaikan brosur jadwal kepada para sopir yang masuk TPA Temesi. Para Camat juga mengumpulkan para Perbekel/Lurah di wilayahnya untuk sosialisasi jadwal. Hasil sosialisasi pun dinilai cukup diterima masyarakat. Terlihat di hari pertama ini. Hanya 5 truk yang harus putar balik karena sampahnya tercampur 90%. "Astungkara dari pukul 06.00 wita s/d 13.00 wita  dari 75 kendaraan pengangkut sampah hanya 5 yang diputar balik karena sampahnya tercampur 90%. Salah satunya Batubulan Kangin," ungkap Mirna.

Pihaknya memaklumi jika di hari pertama ini tak bisa sepenuhnya truk sampah yang datang semua bawa sampah terpilah. "Mengingat berbagai keterbatasan, belum bisa seluruh masyarakat paham akan jadwal tersebut, namun kami berupaya sambil jalan tetap melakukan sosialisasi secara masif, melalui berbagai media sosial yang ada pada kami, seperti Istagram, WA grup. Mungkin tidak sekarang kita nikmati kerja kita, tapi tiyang berharap anak-anak kita menikmati lingkungan yang lebih layak dan sehat," harapnya.

wartawan
ATA
Category

Rencana 'Regrouping' Dua SD, Disdik Tabanan Tunggu SK Bupati

balitribune.co.id I Tabanan - Dinas Pendidikan (Disdik) Tabanan memastikan rencana penggabungan atau regrouping dua sekolah dasar (SD) di tahun ini dilakukan setelah ada dasar hukumnya.

Saat ini Disdik Tabanan masih menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) Bupati. Selama payung hukum itu belum turun, para murid di dua SD yang hendak digabung itu belajar seperti biasa.

Baca Selengkapnya icon click

Tolak Pemindahan Penyeberangan ke Pelabuhan Celukan Bawang, Puluhan Sopir Logistik Geruduk Kantor Dewan

balitribune.co.id I Negara - Puluhan sopir logistik lintas Jawa-Bali mendatangi gedung DPRD Kabupaten Jembrana, Senin (20/7/2026). Mereka mengeruduk kantor dewan lantaran merasa resah atas persoalan kemacetan hingga antrean panjang yang kerap terjadi baik di Pelabuhan Gilimanuk maupun Ketapang. Mereka juga menyampaikan penolakan terhadap pemindahan penyeberangan angkutan logistik ke Pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiga Bulan Gaji Belum Dibayar, 32 Pekerja TPS3R Bumi Resik Asri Mogok Kerja

balitribune.co.id I Mangupura - Sebanyak 32 pekerja TPS3R Bumi Resik Asri di Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi, Badung, melakukan aksi mogok kerja setelah gaji mereka selama tiga bulan, yakni Mei hingga Juli 2026, belum dibayarkan. Aksi tersebut menyebabkan pelayanan pengangkutan sampah di wilayah Sempidi terganggu.

Baca Selengkapnya icon click

Curi Belasan Perhiasan Emas, Dua Warga Asal Tejakula Diringkus Polsek Ubud

balitribune.co.id I Gianyar - Kerja cepat Unit Reskrim Polsek Ubud membuahkan hasil. Polisi berhasil mengungkap kasus pencurian perhiasan yang terjadi di Banjar Petulu Desa, Kecamatan Ubud, dan mengamankan dua orang pelaku.

Kedua pelaku masing-masing berinisial GSA (33), perempuan, dan KSD (33), laki-laki. Keduanya merupakan warga Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Tangkap Residivis Pembobol Tiga Villa di Ubud

balitribune.co.id I Gianyar - Jajaran kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Ubud bersama Satreskrim Polres Gianyar berhasil mengungkap kasus pencurian berantai yang menyasar sejumlah villa di kawasan wisata Ubud. Seorang pria berinisial GEDE SPM (52) yang merupakan residivis berhasil diamankan setelah diduga menjadi pelaku utama dalam serangkaian aksi pencurian tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Gubernur Koster Dorong Pengembangan Jalur Logistik Laut

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali mendorong pengembangan jalur logistik laut melalui lintasan Ketapang–Gilimanuk hingga Karangasem. Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi beban lalu-lintas darat yang selama ini menjadi salah satu penyebab kemacetan, terutama pada periode puncak kunjungan wisatawan dan hari-hari besar keagamaan. Demikian disampaikan Gubernur Bali, Wayan Koster di Denpasar, Senin (20/7/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.