Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

TPAKD Bangli dan OJK Bali Nusra Menggelar Capacity Building Tingkatkan Akselerasi Akses Keuangan

Bali Tribune / Pemerintah Kabupaten Bangli, OJK Regional 8 Bali Nusra dan TPAKD Kabupaten Bangli pelaksanaan Capacity Building dan Apresiasi Bank Sampah Unit Implementasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber serta Program Gerakan Menabung Sampah, Rabu (23/8) di GOR Taman Bali Kabupaten Bangli.

balitribune.co.id | Bangli - Akses keuangan bagi masyarakat khususnya di daerah merupakan poin krusial untuk pengembangan dan optimalisasi potensi unggulan daerah. Melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang merupakan suatu forum koordinasi antar instansi dan stakeholders terkait diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.

TPAKD Kabupaten Bangli terus melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kemudahan akses keuangan bagi masyarakat melalui program inovatif berdasarkan produk unggulan daerah yakni program KUR Klaster Petani Bawang Merah melalui www.kurbali.com dan Gerakan Menabung Sampah. Bentuk dukungan nyata dari Pemerintah Kabupaten Bangli dan TPAKD Kabupaten Bangli yakni melalui pelaksanaan Capacity Building dan Apresiasi Bank Sampah Unit Implementasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber serta Program Gerakan Menabung Sampah, Rabu (23/8) di GOR Taman Bali Kabupaten Bangli.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, S.E., Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, Giri Tribroto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangli, Dr. I Putu Ganda Wijaya, S.Sos., MM, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangli, Bapak I Komang Pariartha, SH., MM, Kepala PT BPD Cabang Bangli, I Gusti Agung Suadnyana, ST, Wakil Pemimpin PT BNI Kantor Cabang Denpasar, Ni Nyoman Aniek Irayani, Direktur PT BPR Bank Daerah Bangli (Perseroda), Bapak I Made Astawa, SE, Pemimpin PT Pegadaian Cabang Bangli, Bapak Gusti Nyoman Arka, dan Camat Bangli, Bapak Sang Made Agus Dwipayana, S.STP, Sekretaris Jendral Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI), Ni Wayan Riawati serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kabupaten Bangli.

Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara menyampaikan, KUR Klaster Petani Bawang Merah merupakan langkah awal untuk pemberdayaan dan peningkatan produksi dari sisi permodalan untuk mendukung komoditas bawang merah yang merupakan produk unggulan Kabupaten Bangli serta dengan menukarkan sampah menjadi produk keuangan dari Lembaga Jasa Keuangan formal tentunya secara tidak langsung meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat. Selain itu terdapat beberapa usulan yang disampaikan untuk pengembangan program TPAKD Kabupaten Bangli salah satunya yakni penukaran tabungan sampah menjadi tabungan Simpanan Pelajar untuk mendukung Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung dan Surat Edaran Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Nomor SNKI-137/M.EKON/6/2022 perihal Akselerasi Implementasi Program Literasi dan Inklusi Keuangan. Usulan tersebut disambut dengan baik oleh Bupati Bangli dengan penyerahan Intruksi Bupati Bangli tentang Gerakan Serentak Siswa Menabung (GERTAK SIRAMEN) kepada Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bangli didampingi oleh Direktur PT. BPR Bank Daerah Bangli (Perseroda). Dengan adanya intruksi dari Bupati Bangli diharapkan dapat mempermudah industri perbankan untuk dapat bekerjasama dengan pihak sekolah dalam implementasi program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

Kegiatan Capacity Building dibuka oleh Bupati Bangli dilanjutkan dengan pemaparan oleh PT BNI terkait pengembangan usaha bank sampah melalui agen Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) dan tabungan emas dari PT Pegadaian. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat membangkitkan semangat kewirausahaan dari pengurus Bank Sampah sekaligus meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat sekitar Bank Sampah Unit.

               

wartawan
ARW
Category

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.