Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tradisi Mudik Aktualisasi Diri Para Perantau

Bali Tribune/ TIPS – Selebaran tips mudik yang aman dikeluarkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).
balitribune.co.id | Denpasar - Hari Raya Idul Fitri yang dirayakan setiap tahun selalu menjadi sorotan lantaran kaum urban berbondong-bondong kembali ke kampung halaman. Mereka mudik untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman bersama handaitaulan. 
 
Tradisi mudik di Indonesia dinilai sebagai ajang silaturahmi dan pengakuan kesuksesan "aktualisasi" bagi sebagian orang yang bermigrasi. Jadi tradisi mudik ketika Idul Fitri bukan sekadar merayakan Lebaran, tradisi mudik di Indonesia dinilai memiliki kekhasan dibandingkan dengan negara lain yang juga punya tradisi serupa seperti China saat Imlek dan Amerika Serikat saat Natal.
 
Mudik bisa juga dikatakan sebagai legitimasi sosial kesuksesan di kota besar dan ingin membangun persepsi sukses. Bahwa mereka mendapat pekerjaan, gaji yang besar, hidup  yang mewah dibandingkan di desa setelah bekerja setahun bahkan beberapa tahun di kota.
 
Dari munculnya tradisi mudik hingga kini sepertinya tradisi ini tidak mengalami  pergeseran maknanya karena bukan lagi pengakuan kesuksesan, tapi juga untuk bersilaturahmi atau bertemu dengan keluarga.
 
Dipilihnya mudik bukan tanpa sebab. Pasalnya,  mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam dan pada masa itu pula ada kesempatan libur yang panjang bagi para pekerja dan pelajar serta sudah menjadi agenda nasional. Dengan alasan libur panjang itulah memungkinkan mereka melakukan banyak aktivitas di kampung, seperti bernostalgia, reuni, diskusi serta melaksanakan aktivitas olahraga dan seni.
 
Bagong Cahyono selaku Pembina Ikatan Warga Jember (IWJ) yang beranggotakan sekitar 1.500 warga Jember dan berdomisili di Kota Denpasar dan sekitarnya mengatakan, hampir 98 persen warga Jember yang ada di Bali mudik ke kampung halamannya. Di kampung mereka mengisinya dengan berbagai aktivitas sosial seperti bersilahturahmi, lepas kangen dengan kerabat, memperbaiki rumah serta kegiatan lainnya. 
 
"Biasanya mereka akan saling mengundang satu sama lainnya ketika Lebaran atau istilahnya "open house". Sedangkan untuk kegiatan besarnya nanti kita akan gelar di Denpasar usai lebaran setelah teman-teman kembali ke Denpasar," ujar pria asal Jember ini, Senin (3/6).
 
Dalam kesempatan ini ia juga menuturkan, arus mudik di penyeberangan Gilimanuk, Bali menuju Ketapang, Banyuwangi cenderung lancar. Hal ini katanya bukan hanya akibat dari kesiapan petugas di lapangan namun juga mulai diberlakukannya penggunaan uang elektronik. "Kalau tahun lalu kita agak lama nunggu uang kembalian, tapi dengan adanya uang elektronik jadi lebih cepat," sebutnya. 
 
Bagong yang kini sudah berada di kampung halamannya memang memiliki tradisi mudik tiap tahunnya dan katanya itu akan terus dipertahankan. "Kapan lagi pulang kalau bukan saat Lebaran," tutupnya. 
wartawan
Arief Wibisono
Category

Jeritan Petani Karangasem: Jatah Subsidi Seret, Pupuk Non-Subsidi Tak Terbeli

balitribune.co.id | Amlapura - Kelangkaan pupuk yang terjadi selama beberapa bulan terakhir mulai dikeluhkan oleh petani di sebagian besar Subak di Kabupaten Karangasem. Di Subak Susuan, Desa Jasri, Karangasem, beberapa petani mengaku krisis pupuk ini bahkan sudah berlangsung selama hampir tiga musim tanam terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

BPJS Kesehatan Ajak Peserta Manfaatkan Berbagai Kemudahan Aplikasi JKN

balitribune.co.id | Denpasar - Sebagai salah satu bentuk implementasi perlindungan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar mendapatkan kepastian jaminan kesehatan, maka BPJS Kesehatan mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan berbagai aplikasi JKN yang menghadirkan kemudahan. Aplikasi tersebut khususnya adalah layanan tanpa tatap muka seperti Mobile JKN, Pelayanan Administrasi Via WA (Pandawa).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pimpin Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila, Walikota Jaya Negara Ajak Kolaborasi Bangun Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menjadi Inspektur Upacara pada Apel Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni yang digelar jajaran Pemerintah Kota Denpasar di Halaman Kantor Walikota Denpasar, Senin (1/6/2026). Apel ini merupakan momentum untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa, bernegara serta menjalankan roda pemerintahan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

​Bupati Karangasem Ajak Masyarakat Teguhkan Nilai Pancasila Sebagai Fondasi Persatuan dan Perdamaian ​

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, pada Senin (1/6/2026).

​Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, S.E., sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Inf. I Komang Sumadana (Pasiter Kodim 1623/Karangasem).

Baca Selengkapnya icon click

Fraksi PDIP Tabanan Sebut Putusan MK Soal Kuota 30 Persen Perempuan Langkah Progresif

balitribune.co.id I Tabanan - Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Tabanan menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 128/PUU-XXIV/2026 merupakan terobosan besar bagi demokrasi Indonesia.

Putusan yang mewajibkan parpol memenuhi kuota 30 persen perempuan dengan ancaman pencoretan di daerah pemilihan (dapil) tersebut dianggap sebagai langkah nyata dalam menjamin keadilan politik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.