Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tradisi Ngerebong di Kesiman, Kerauhan, Pepatih Hunuskan Keris di Dada

Bali Tribune/ NGUREK - Salah satu pepatih dalam kondisi kesurupan (tidak sadar) saat menusukkan keris di dada saat ngerebong di area Wantilan Pura Penataran Agung Petilan Kesiman, Minggu (11/8) kemarin.
balitribune.co.id | Denpasar - Tradisi Ngerebong di Kesiman masih tetap lestari hingga sampai saat ini. Hal ini dibuktikan dengan Desa Pakraman Kesiman masih tetap melaksanakan tradisi dari turun temurun ini di Pura Penataran Agung Petilan Kesiman, Minggu (11/8) kemarin.
 
Pantauan di lapangan, tepat pukul 14.00 Wita, krama se-Desa Pakraman Kesiman dari masing-masing banjar dan pura dengan membawa pralingga terlebih dulu ke Pura Musen untuk nunas pesucian yang dilanjutkan berbalik arah menuju  Pura Penataran Agung Petilan Kesiman untuk persembahyangan. Setelah melakukan rangkaian persembahyangan, acara puncak yang dinanti-nanti pun dilakukan, yakni tradisi Ngerebong.
 
Tepat pukul 16.30 Wita, pralingga berupa rangda, barong dan para pepatih pun kerauhan (kesurupan). Bahkan para pepatih yang kerauhan itu, tak hanya laki-laki saja, perempuan pun banyak yang kerauhan. Rangda, barong dan puluhan pepatih yang kerauhan ini, langsung dibawa ke luar dari dalam areal pura. Mereka mengitari Wantilan Pura Penataran Agung Kesiman (maider bhuwana) ke arah kiri (berlawanan arah jarum jam) yang biasanya dilakukan sebanyak tiga kali.
 
Dalam kesurupan itu, para pepatih laki-laki melakukan ’ngurek’ (menusukkan keris) ke bagian dada dan ada yang teriak-teriak, serta menari-nari. Tajamnya keris itu, tak sedikit pun mengiris dada para pepatih. Padahal mereka ini menusukkan keris dengan sekuat tenaga.
 
Salah satu Mangku Pura Kahyangan Bajangan, Kesiman, Made Karda, mengatakan Ngerebong merupakan tradisi krama Desa Adat Kesiman yang dilakukan setiap enam bulan sekali tepatnya di Redite Medangsia.
 
“Saat ngerebong yang paling pokok, yaitu upacara maider bhuwana sebanyak tiga kali kearah kiri (balik arah). Maider bhuwana ini untuk mensucikan jagat atau ngerebu gumi (membersihkan tanah atau pertiwi),” tandasnya. (u)
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Hingga Agustus 2026, Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang 

balitribune.co.id | Mangupura - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat pelayanan kepada 15,5 juta penumpang pada periode bulan Januari hingga Agustus 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 10 juta penumpang rute internasional dan 5,5 juta penumpang domestik. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Truk Kontainer Terjun ke Dasar Sungai Yeh Bakung

balitribune.co.id | Tabanan - Sebuah truk kontainer berpelat L 9233 UX terjun ke dasar sungai usai banting setir demi menghindari mobil boks di Jembatan Yeh Bakung, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat.

Insiden lalu lintas yang terjadi pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 13.30 Wita tersebut mengakibatkan satu korban jiwa dan menyebabkan pengemudinya luka-luka.

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Toko di Tabanan Terciduk Jual Rokok Tanpa Cukai

balitribune.co.id | Tabanan - Sebanyak tiga dari delapan toko kelontong di Kabupaten Tabanan kedapatan menjual rokok berbagai merek tanpa dilekati pita cukai resmi. Temuan rokok bodong tersebut terungkap saat tim gabungan dari Kantor Bea Cukai dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tabanan menyisir kawasan pemukiman di Desa Bongan dan Desa Kediri, Rabu (30/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemulangan Jenazah PMI dari Taiwan Tunggu Proses Investigasi

balitribune.co.id | Negara - Sampai saat ini belum ada kepastian mengenai jadwal pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) I Made Pariana (49) yang meninggal dunia di Taiwan pada Sabtu (19/9/2026) lalu. Proses pemulangan jenazah masih menunggu penyelesaian proses investigasi oleh pihak berwenang setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Estuary Dam Suwung Surut, PDAM Tirta Mangutama Terancam Krisis Air Baku

balitribune.co.id | Mangupura - Kemarau panjang mulai berdampak terhadap ketersediaan air baku untuk produksi air bersih di Kabupaten Badung. Kondisi tersebut terlihat dari menyusutnya muka air di Estuary Dam Suwung yang menjadi salah satu sumber bahan baku utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.