Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Trans Jawa 9 Kandas Lagi

Bali Tribune/ PENUMPANG - Petugas mengevakuasi belasan penumpang KMP Trans Jawa 9 yang kembali kandas di Selat Bali, Jumat siang.
balitribune.co.id | Negara - Kondisi arus dan angin diperairan selat Bali yang tidak menentu kembali menyebabkan gangguan penyeberangan Jumat (23/8). Kali ini Kapal Motor Penumpang (KMP) Trans Jawa 9 kembali terseret arus dan kandas diperairan dangkal. Belasan penumpang dievakuasi oleh personil Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP).
 
Setelah sebelumnya mengalami gangguang mesin dan terseret arus hingga kandas saat menunggu giliran berlabuh Sabtu (17/8) lalu, KMP Trans Jawa 9 kembali mengalami terbawa arus hingga duduk manis lagi pada Jumat siang. Bahkan lokasi kandasnya salah satu armada kapal penyeberangan milik perusahan pelayaran PT Pelayaran Makmur Bersama juga disekitar lokasi kandas sebelumnya. Saat terseret arus itu kapal juga usai mecari haluan dan tengah menunggu giliran berlabuh di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk.
 
Berdasarkan informasi yang diperoleh Jumat kemarin, kapal penyeberangan dilintas Jawa-Bali ini berlayar dari Pelabuhan Peneyeberangan Ketapang, Banyuwangi pukul 11.25. Kapal yang dinakhodai Dadang Priyantoni itu mengangkut 1 truk besar, 2 truk tronton, 1 truk sedang, dua mobil pick up, 4 sepeda motor dan 18 orang penumpang serta 13 ABK. Setelah satu jam berlayar, kapal mencari haluan serta menunggu giliran untuk sandar ke dermaga Landing Craft Macine (LCM) Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk.
 
Saat mengapung itu lah kapal terseret arus deras dan terhempas angin kencang. Sekitar pukul 12.30 Wita, KMP Trans Jawa 9 akhirnya kembali duduk manis diperairan dangkal didekat Pura Segara, Gilimanuk. Kendati nakhoda bersama ABK saat itu berusaha melakukan oleh gerak, namun tidak mampu menggeser posisi kapal. Peristiwa itu langsung dilaporkan ke Kejadian ini dilaporkan ke STC (Ship Traffic Controle) Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. untuk diteruskan kepihak Pos Pencarian dan Pertolongan (PP) Jembrana.
 
Sekitar pukul 15.00 wita Personil Pencarian dan Pertolongan bersama KPLP Gilimanuk,Polair, TNI AL melakukan evakuasi terhadap seluruh penumpang KMP Trans Jawa 9. Petugas mengevakuasi penumpang kapal menggunakan rib boat 01 Gilimanuk milik BNPP memang disiagkan di pelabuhan Gilimanuk.  Kordinator Pos PP Jembrana Komang Sudiarsa dikonfirmasi Jumat kemarin mengatakan KMP Trans Jawa 9 yang memiliki bobot 975 GT itu kandas disebelah timur dari lokasinya yang kandas pekan lalu.
 
Seluruh penumpang yang tertahan dikapal yang kandas ini dievakusi ke Ruang kantor PT ASDP Indonesia Ferry Unit Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk melalui dermaga Teluk Gilimanuk, “ada 18 orang penumpang yang kami evakuasi” ujarnya. Pihaknya memastikan tidak ada korban dalam musibah laut kali ini. “ABK memang masih ditengah, tapi penumpangnya sudah turun. Evakuasi berjalan lancar dan aman. Semua penumpang dalam keadaan selamat. Setelah dievakusi, kami sudah diserahkan kepihak ASDP” paparnya.
 
Mereka kemudian ditampung sementara di kantor ASDP untuk menunggu kendaraan yang masih berada didalam kapal. Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Kepala UPP Kelas II atau Syahbandar Gilimanuk, I Ketut Aryadana mengatakan setelah semua penumpang dievakuasi kemudian dilakukan upaya penarikan dengan KMP Trima Jaya 9 yang masih satu perusahaan. “Namun penarikan belum berhasil dan KMP Trans Jawa 9 masih kandas. Untuk bisa lepas menunggu air pasang yang puncaknya sekitar pukul 23.00 Wita,” tandasnya. (u)
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

G***k Sang Mandor, Tiga Buruh ini Ngaku Sakit Hati

balitribune.co.id | Gianyar - Dalam hitungan empat hari, sejak penemuan Mayat I Wayan  Sedhana (54) dalam kondisi Leher nyaris putus terg***k, pelakunya akhirnya terungkap. Yakni tiga buruh bangunan yang dipekerjakan oleh korban. Ketiga pelaku ditangkap di perbatasan Jember -Banyuwangi saat berupaya melarikan diri. Mereka membunuh sang mandor karena merasa Sakit hati sering diomelin dan kadang ditampar saat bekerja.

Baca Selengkapnya icon click

Membidik APBN 2026: Sekda Karangasem Hadiri Rakor Penentu Prioritas Kementerian

balitribune.co.id | ​Amlapura - Dalam pertemuan empat hari di IPDN Jatinangor, Karangasem fokus mengunci anggaran 2026. Sinkronisasi program strategis, dari Makan Bergizi Gratis, penuntasan TBC, hingga akselerasi Koperasi Merah Putih, menjadi menu wajib.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BPJS Ketenagakerjaan Karangasem Perkuat Sinergi dengan Agen Perisai

balitribune.co.id | Amlapura - BPJS Ketenagakerjaan Karangasem terus melakukan berbagai upaya untuk memperluas cakupan perlindungan sosial bagi masyarakat. Salah satunya dengan melakukan pembinaan Agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) guna mengoptimalkan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Kegiatan yang dilakukan di Chic n Cozy, dihadiri seluruh Agen Perisai di bawah naungan BPJS Ketenagakerjaan Karangasem, Jumat (17/10).

Baca Selengkapnya icon click

Polres Karangasem Diduga Jual Beli Test Urine Pecandu Narkoba

balitribune.co.id | Denpasar - Aneh bin ajaib kasus yang dialami  tersangka Galih Dwipa Fauji yang ditangkap saat menggunakan narkoba jenis sabu oleh anggota Sat Res Narkoba Polres Karangasem. Hasil test urinenya dinyatakan negatif. Padahal Fauji baru saja memakai narkoba. Hal ini yang menimbulkan kecurigaan dan dugaan praktik jual beli hasil dalam pemeriksaan urine. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

WNA Asal Kanada Ditemukan Meninggal di Lembongan

 

 

Semarapura, Bali Tribune

Suasana tenang di kawasan wisata Jungutbatu, Nusa Lembongan, mendadak gempar pada Rabu (29/10/2025) malam. Seorang warga negara asing (WNA) asal Kanada bernama Frances Colleen Hollywood (62) ditemukan meninggal dunia di kamar penginapan Lembongan Made In, Desa Jungutbatu, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.