Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Transmisi Lokal Bertambah, Gubernur Koster : Bali Konsen di 3 Kabupaten

Bali Tribune / Gubernur Bali Wayan Koster
balitribune.co.id | Denpasar - Jumlah akumulatif pasien positif Covid-19 di Provinsi Bali pada Minggu (3/5) tercatat 262 orang atau bertambah 25 orang yang merupakan warga negara Indonesia (WNI), terdiri dari 3 orang pekerja migran Indonesia (PMI) dan 22 orang transmisi lokal. Jumlah pasien yang telah sembuh sejumlah 151 orang atau bertambah 22 orang WNI, terdiri dari 14 orang PMI dan 8 orang non PMI. Sedangkan jumlah pasien yang meninggal masih tetap 4 orang. 
 
Saat ini jumlah pasien positif dalam perawatan atau kasus aktif sebanyak 107 orang yang berada di 9 rumah sakit dan di karantina (Bapelkesmas). Gubernur Bali Wayan Koster saat mengikuti rapat koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19 bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional lewat video conference dari Gedung Gajah, Jayasabha, Denpasar melaporkan informasi terbaru Covid-19 di pulau ini.
 
Dalam rapat yang dipimpin langsung Ketua Gugus Tugas Nasional Doni Monardo itu, Gubernur Koster didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Bali Dewa Made Indra serta Kepala OPD menyampaikan perkembangan terbaru upaya penanganan penyebaran virus Covid-19 di Bali. Rapat Koordinasi tersebut diikuti pula Gubernur/Wakil Gubernur se-Jawa-Bali.
 
Dia menyampaikan, jumlah PMI yang sudah kembali ke Bali totalnya 11.800, dimana keseluruhannya sudah dilakukan rapid test. "Fasilitas kesehatan kami di Bali, 13 rumah sakit rujukan dengan fasilitas memadai dengan 132 ruang isolasi masih tersedia. Bantuan APD dan masker sampai saat ini masih mencukupi," jelas orang nomor satu di Bali ini.
 
Pihaknya juga sedang menyiapkan tambahan fasilitas untuk uji swab di RS PTN Universitas Udayana dan Fakultas Kedokteran Universitas Warmadewa, selain di RS Sanglah. Perlengkapannya sebagian besar sudah tersedia. "Kami mohonkan untuk melengkapi peralatan tersebut lewat surat yang telah kami sampaikan. Kami mohon fasilitasinya kepada Kementrian Kesehatan agar permintaan ini bisa direalisasikan. Ini penting karena penambahan fasilitas uji swab di dua tempat tersebut akan meningkatkan jumlah sampel yang diuji sekaligus mempersingkat waktunya," kata Koster.
 
Ia juga melaporkan, sebelumnya ada berita cukup 'heboh' di satu desa di Kabupaten Bangli yang dilaporkan terdapat 443 orang yang positif setelah di-rapid test. Namun setelah di-rapid test ulang dan dilanjutkan dengan tes swab, hasilnya 275 negatif. Tinggal 139 orang menunggu hasil tes swab-nya. "Mudah-mudahan semuanya negatif. Untuk itu saya mohonkan semua media yang memberitakan hal tersebut, bisa merevisi beritanya bahwa hasil tes swab-nya negatif," tegasnya. 
 
Dia pun melaporkan di Bali sedang konsen di 3 kabupaten, yakni di Bangli, Karangasem dan Buleleng karena ada penambahan transmisi lokal lewat para PMI. Koster mohon bantuan dan fasilitasi berkenaan dengan himbauan warga yang mudik. Karena ada kasus di Bali ada warga luar daerah yang berprofesi sebagai tukang dan lain-lain yang jumlahnya hampir 1000 orang, yang sudah tidak ada pekerjaan dan tidak ada tempat tinggal. Sebaiknya diberikan izin untuk pulang ke daerahnya. "Kesemuanya sudah mengantongi surat dari Gugus Tugas Provinsi Bali," ungkapnya. 
 
Ia menambahkan, untuk kartu pra-kerja serta bantuan sosial, diharapkan di Bali bisa fleksibel dengan berbasis desa. Dimana di Bali mempunyai desa adat dengan Satgas Gotong-Royong yang siap bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan terlebih mereka juga lebih tahu warga yang memang membutuhkan bantuan sosial, lebih paham peta di lapangan.
 
Sedangkan untuk persediaan pangan di Bulog dan lembaga lain di desa-desa, ketersediaan pangan memadai sampai 6 bulan ke depan. Pasar tradisonal dan modern tetap buka dengan jam operasional yang terbatas dan menggunakan protokol kesehatan memakai masker, jaga jarak dan lainnya serta terus dipantau.
 
Pergerakan masyarakat di Bali, jika melihat di desa-desa adat karena aturannya sangat ketat pergerakannya tidak sampai 10 persen. Hanya di Kota Denpasar yang agak ramai, namun terus diperketat agar pergerakannya semakin menurun.
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Antusiasme Warga Padati Gilimanuk hingga Hutan Cekik Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

balitribune.co.id | Negara - Masyarakat Kabupaten Jembrana tumpah ruah memadati kawasan Gilimanuk hingga Hutan Cekik pada Selasa (25/8/2026). Kedatangan ribuan warga dan pelajar ini guna menyambut kunjungan kerja perdana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diagendakan melakukan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hutan Bali Barat.

Baca Selengkapnya icon click

Data 129 Ormas, Kesbangpol Badung Dorong Penataan dan Pemberdayaan

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung mencatat sebanyak 129 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terdata hingga Agustus 2026. Ormas tersebut bergerak di berbagai bidang, di antaranya lingkungan hidup, seni budaya, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.