Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Transmisi Lokal Covid-19 Buleleng Bertambah 7 Orang

Bali Tribune / Sekretaris GTPP Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa
balitribune.co.id | Singaraja - Persebaran Covid-19 melalui transmisi lokal makin mengkhawatirkan. Hal ini setelah Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng kembali merilis penambahan jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19.Sebanyak 7 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) diketahui hasil test swab-nya  positif terpapar Covid-19.
 
Mereka yang terpapar itu berasal dari tiga kecamatan berbeda dan dipastikan akibat transmisi lokal. Diantaranya, PDP 66, PDP 67 dan PDP 68 satu keluarga asal Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak. Ketiganya  diduga terpapar setelah  berkunjung ke daerah transmisi lokal yakni Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula.
Sedangkan tiga pasien positif lainnya berasal dari Desa Bondalem dengan kode pasien 69,  70 dan  71. Sementara satu pasien merupakan warga  Kecamatan Sukasada diberi kode PDP 72.
 
Atas penambahan jumlah warga terpapar Covid-19 itu, Sekretaris GTPP Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa, Selasa (26/5) mengingatkan masyarakat Buleleng agar tetap dalam kondisi waspada dan mematuhi semua aturan untuk menghindari kasus penambahan terpapar Covid-19 lewat transmisi lokal.
 
"Kembali kami mengingatkan warga tetap waspada untuk menghindari terjadinya kasus transmisi lokal," ujar Suyasa.
 
Kasus penambahan jumlah terpapar satu keluarga dari Desa Pemuteran, menurut Suyasa, hasil pelacakan terhadap mereka yang pernah melakukan kontak dengan orang pertama yang positif di Kecamatan Gerokgak yakni PDP 61.
 
Pasien berkode 61 ini sempat ke Desa Bondalem pada 29 April 2020. Saat itu pandemi Covid-19 di Desa Bondalem tengah bersemi secara masif. Hasil swab tes PDP 61 positif dan kemudian tim melacak keluarga yang pernah melakukan kontak dengan PDP 61. Hasilnya, kata Suyasa, ditemukan tiga anggota keluarganya yang terpapar covid. 
 
Tak hanya di Gerokgak, tim juga melacak tempat yang pernah di kunjungi selama berada di Desa Bondalem dan menemukan tiga orang yang terkonfirmasi positif.
"Ini jelas akibat transmisi lokal," imbuhnya.
Suyasa mengaku,belum sempat melakukan karantina lokal karena sepulang dari Desa Bondalem belum pernah melakukan kontak dengan orang lain ditempat tinggalnya.
"Penyebarannya hanya di satu titik. Beda dengan Bondalem, kasus penularannya terjadi di kawasan umun, banyak orang yang kontak dan beraktifitas," jelas Suyasa.
 
Soal masih adanya potensi transmisi lokal di Buleleng, Suyasa meminta agar masyarakat disiplin dalam mengikuti aturan pada protokol Vovis-19. Terlebih,penanganan persoalan Covid-19 merupakan tanggungjawab pemerintah maupun seluruh masyarakat Buleleng.
"Sikap disiplin seluruh masyarakat sangat diperlukan untuk mengurangi potensi terjadinya transmisi lokal di Buleleng," tandasnya.
 
Sementara itu, PDP di Buleleng secara kumulatif berjumlah 73 orang, dengan rincian pasien positif dirawat di Buleleng 22 orang, dinyatakan sembuh 36 orang. Jumlah PDP negatif 9  orang. Pasien terkonfirmasi dirawat diluar Buleleng 7 orang dan 5 orang pasien terkonfirmasi dirujuk ke Denpasar.
 
Sedangkan kumulatif 100 orang saat ini yang tengah berstatus dalam pemantauan (ODP) dan masa pantaunya dinyatakan selesai.
Untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) secara kumulatif berjumlah 1.202 orang. Yang sudah selesai masa pantau sebanyak 1.035 orang. Diantaranya 1 orang sedang menjalani karantina di RSUD Buleleng dan sebanyak 166 orang tengah menjalani karantina mandiri.
wartawan
Khairil Anwar
Category

Gunakan Helikopter Sky Air, Pangdam IX/Udayana Pantau Antrean Puluhan Kilometer di Jalur Denpasar-Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara  – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Kapolda Bali melaksanakan pemantauan arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2026 pada Selasa (17/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pelabuhan ASDP Gilimanuk, Kabupaten Jembrana ini dilakukan menggunakan helikopter Sky Air untuk melihat langsung kondisi lalu lintas, kesiapan personel, serta memastikan kelancaran mobilitas pemudik menuju Pulau Jawa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Waspada Penipuan Keuangan Jelang Hari Raya, Satgas PASTI Tekankan Prinsip 2L

balitribune.co.id I Denpasar - Menjelang rangkaian perayaan hari raya keagamaan di Bali, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan keuangan yang kerap muncul pada momen tersebut. Imbauan ini disampaikan Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Daerah Provinsi Bali agar masyarakat tidak menjadi korban kejahatan finansial yang semakin beragam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.