Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Transparansi, Kunci DPRD Klungkung Hadapi Dinamika Politik Nasional

Ketua DPRD Klungkung A.A.Gde Anom,SH
Bali Tribune / Ketua DPRD Klungkung A.A.Gde Anom,SH

balitribune.co.id | Semarapura - Gelombang demonstrasi yang berujung kericuhan dan penjarahan rumah sejumlah politisi di Senayan dalam beberapa hari terakhir menimbulkan keprihatinan di berbagai daerah. Meski demikian, DPRD Kabupaten Klungkung memastikan kinerja lembaga tetap berjalan normal dan tidak terdampak oleh situasi politik nasional tersebut.

Ketua DPRD Klungkung, Anak Agung Gde Anom, menegaskan seluruh agenda dewan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Tidak ada program yang dibatalkan, dikurangi, maupun ditambah sebagai dampak dari insiden di tingkat pusat.

“Tidak ada program yang ditiadakan atau ditambah. Semua berjalan normal, sesuai dengan agenda yang sudah dijadwalkan, baik rapat-rapat kerja komisi dengan unsur OPD di Lingkungan Pemkab Klungkung, observasi lapangan, dan anggota turun ke masyarakat ” kata Ketua DPRD Anak Agung Gde Anom, Kamis (4/9).

Menurutnya, meskipun situasi nasional sedang bergejolak, DPRD Klungkung tetap fokus menjalankan tugas dan fungsi legislatif di daerah. Agenda rapat komisi, rapat paripurna, hingga kegiatan reses tetap dilaksanakan sesuai rencana awal.

Lebih jauh, Anak Agung Gde Anom menyampaikan bahwa momentum dinamika politik nasional justru dijadikan bahan evaluasi agar DPRD Klungkung bekerja lebih baik, khususnya dalam aspek transparansi.

“Kami akan bekerja lebih baik dan lebih transparan untuk setiap kegiatan. Selama ini di DPRD Klungkung, semua pengadaan sudah dilakukan secara online terintegrasi. Jadi masyarakat bisa mengawasi secara terbuka,” ungkap Gung Anom yang juga Ketua DPC PDIP Klungkung ini.

Ia menambahkan, kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat juga sudah dilakukan secara transparan melalui anggota dewan di daerah pemilihan masing-masing.

“Kegiatan langsung ke masyarakat juga demikian, masing-masing anggota di dapilnya menjalankan program secara terbuka. Itu cara kami menjaga kepercayaan masyarakat Klungkung,” tegasnya.

Ketua DPRD Klungkung juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas politik di tingkat lokal. Menurutnya, situasi di pusat tidak boleh membuat kerja-kerja pelayanan masyarakat di daerah ikut terganggu.

“Kami di Klungkung tetap solid. Agenda pelayanan, pembahasan kebijakan, sampai fungsi pengawasan tetap berjalan. Harapannya, masyarakat tidak perlu khawatir. Semua sudah kita jalankan dengan baik,” katanya.

Dengan komitmen tersebut, DPRD Klungkung berharap bisa terus memperkuat kepercayaan publik serta memastikan roda pemerintahan daerah berjalan kondusif meskipun dinamika politik di tingkat nasional tengah bergejolak.

Sementara itu, Sekretaris DPRD (Sekwan) Klungkung, I Komang Gede Agus Usana, memastikan seluruh agenda anggota dewan tetap berjalan seperti biasa. Sebelumnya memang sempat ada penjagaan ketat dari TNI Polri termasuk penempatan mobil damkar di Kantor DPRD Klungkung. 

“Itu karena adanya isu akan ada demo besar di seluruh Indonesia, syukurnya Bali masih aman dan peristiwa itu tidak benar,” jelasnya.

wartawan
SUG
Category

BKSAP DPR RI Kunjungi Pemkot Denpasar, Bahas Waste Management dan Quality Tourism

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menegaskan bahwa Provinsi Bali, khususnya Kota Denpasar, memerlukan perhatian lebih besar dari pemerintah pusat untuk menjaga keberlanjutan pembangunan dan kualitas pariwisata. 

Baca Selengkapnya icon click

OJK, PPATK dan BSSN Sepakat Jaga Integritas Sektor Jasa Keuangan

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) menyepakati perjanjian kerja sama terpisah dalam memperkuat sinergi untuk menjaga integritas dan keamanan sektor jasa keuangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Desa Adat Bongan Puseh Berharap Tradisi Mesuryak Kian Lestari

balitribune.co.id | Tabanan - Desa Adat Bongan Puseh berharap tradisi Mesuryak kian lestari setelah ditetapkan sebagai warisan budaya tidak benda (WBTB) oleh Pemerintah Pusat pada 15 Oktober 2025 lalu.

Selain terpelihara kelestariannya, tradisi Mesuryak yang sebagian besar dilaksanakan warga Desa Adat Bongan Puseh, bisa dikemas menjadi suatu atraksi budaya untuk kepentingan diversifikasi wisata di Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Alas Kedaton “Panen” Turis

balitribune.co.id | Tabanan - Galungan dan Kuningan, menjadi waktu sangat berharga bagi Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Alas Kedaton di Desa Kukuh, Kecamatan Marga. Di momen itu, terutama Umanis Galungan, objek wisata alam berupa hutan yang menjadi habitat kawanan monyet ini banyak dikunjungi turis baik domestik maupun mancanegara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DJP Bali Catat Kinerja Positif Penerimaan Pajak Tumbuh 10,32 Persen

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Hingga Oktober, penerimaan pajak berhasil dihimpun sebesar Rp13,07 triliun, atau 72,68% dari total target tahunan yang dipatok Rp17,99 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Forum Bendesa Adat Ingin Proyek Lift Kaca Dilanjutkan

balitribune.co.id | Semarapura - Forum Paiketan Sejebak Bendesa Adat se-Nusa Penida menyatakan sikap bersama terkait polemik proyek lift kaca di kawasan wisata Kelingking, Desa Bunga Mekar. Perwakilan forum, Jro Ketut Gunaksa, menegaskan seluruh bendesa adat yang hadir sepakat agar pembangunan lift kaca dilanjutkan demi kepentingan masyarakat Nusa Penida.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.