Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Trauma Kualitas, Pasar Murah Kurang Peminat

Bali Tribune/ SEPI PEMINAT - Harga bersaing, pasar murah di Gianyar sepi peminat.
balitribune.co.id | Gianyar - Pasar murah jelang Nataru yang digelar di Pasar Umum Gianyar, Senin (23/12), kurang diminati. Selain selisih harga yang ditawarkan tidak banyak, pengunjung pasar masih trauma dengan kualitas beras yang ditawarkan.
 
Saat dibuka, pengunjung  Pasar Gianyar sempat berdatangan. Namun setelah menanyakan harga, kebanyakan balik kanan tanpa belanja. Harga barang sembako yang dinilai masih standar itu  langsung menyebar di areal pasar. Kalaupun ada satu dua pembeli, hanya membeli dengan jumlah sedikit. "Harganya relatif sama. Di pasar murah ini, produknya hanya menang kemasan," keluh di Wayan Wenti.
 
Disebutkan, meski terlihat lebih murah, harga sembako yang ditawarkan  di pasar murah itu tidak banyak membantu. Karena selisihnya sekitar Rp 1000. Jika dibandingkan dengan harga di pasar tradisional relatif sama. Bahkan untuk pembelian dalam jumlah tertentu, harganya bisa didapat lebih murah. “Komuditasnya terbatas dan harganya masih bersaing,  untuk apa repot-repot bawa belanjaan banyak,” terang pengunjung lainnya Ni Made Sutama.
 
Ketut Suasta staf bidang Komersil Perum Bulog Bali mengakui jika pihaknya tidak terlalu banyak membawa stok barang karena harga-harga di pasar cenderung stabil. Artinya harga dari Bulog tidak terlalu jauh berbeda dengan harga di pasaran hanya berbeda kisaran Rp.1.000 hingga Rp 2.000 saja untuk beberapa jenis sembako seperti beras, gula ataupun minyak goreng.
 
Diungkapkan jika pihaknya hanya menyediakan beras premium kemasan 5 kg dijual dengan harga Rp 50.000, beras premium 10 kg seharga Rp 98.000, beras premium 25 kg dijual dengan harga Rp 245.000. Sedangkan untuk beras kualitas medium pada pasar murah kali ini hanya dijual dalam kemasan 5 kg seharga Rp 42.500. selain beras juga dijual minyak goreng dalam kemasan 1 liter Rp 12.000, gula putih Rp 12.500 per kg dan tepung terigu Rp 8.000 per Kg. “Bawang merah dan bawang putih, kami tidak menyediakan karena harga kedua komoditas tersebut dipasar cenderung stabil,” ungkapnya.
 
Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar Ni Wayan Adnyaningsih mengatakan, pasar murah ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Pemkab Gianyar menjelang hari raya. Apalagi menurut Adnyaningsing, selain Nataru pada Desember ini di Bali banyak sekali terdapat hari raya yang membutuhkan pengeluaran biaya yang tidak sedikit. Pihaknya berharap, semoga dengan adanya pasar murah ini masyarakat bisa terbantu, terutama untuk kebutuhan sembako. “Semoga pasar murah ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar, tapi tetap dengan kualitas terjamin,” tegas Wayan Adnyaningsih. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Satgas Pangan Polda Bali Cek Harga Beras

balitribune.co.id | Denpasar - Untuk menjaga stabilitas harga pangan di Provinsi Bali, Satgas Pangan Polda Bali bersinergi dengan Bulog Provinsi Bali dan instansi terkait kembali melakukan sidak terhadap sejumlah retail modern dan Pasar tradisional di Denpasar, Rabu (29/10). Sidak kali ini dipimpin oleh Kanit 3 Subdit I Ditreskrimsus Polda Bali, Kompol. Herson Djuanda didampingi sejumlah pejabat dari instansi terkait.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bosch Sentuhan Teknologi Jerman ke Dapur Modern

balitribune.co.id | Denpasar - Data Bank Indonesia mencatat, Indeks Harga Properti Komersial naik 7,79%, sementara properti residensial tumbuh 0,67% (year-on-year) pada kuartal II 2025. Angka ini menandakan meningkatnya minat terhadap hunian modern—dan sekaligus peluang besar bagi pasar produk rumah tangga premium.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kinerja APBD Bali: Surplus Menguat, Namun Belanja Masih Lambat

balitribune.co.id | Denpasar - Kinerja pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bali hingga 30 September 2025 menunjukkan kondisi surplus. Berdasarkan data Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Bali, realisasi pendapatan daerah telah mencapai Rp22,43 triliun atau 63,83 persen dari target. Sementara realisasi belanja baru menyentuh Rp18,72 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Oknum Advokat Aniaya WNA, Polisi Naikkan Status Kasus Jadi Penyidikan

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh seorang oknum pengacara berinisial Ni Komang MCD terhadap seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol berinisial ABT kini memasuki babak baru. Penyidik Polsek Kuta Selatan menaikkan status kasus dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.