Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Trauma Suara Gemuruh dan Sinar Api Kawah, Warga Lereng Gunung Agung Ngungsi

NGUNGSI – Ratusan warga Sebudi saat mengungsi ke tempat yang aman lantaran Gunung Agung kembali erupsi.

BALI TRIBUNE - Suara gemuruh dari kawah Gunung Agung yang masih terjadi dan terdengar keras hingga Jumat (29/6), membuat khawatir dan takut ratusan warga yang tinggal di lereng Gunung Agung utamanya warga yang tinggal di zona merah radius 4 kilometer dari Kawah Gunung Agung. Menghindari hal buruk, sebagian besar warga mengungsi ke tempat lebih aman, yang jauh dari area berbahaya zona merah Gunung Agung. Informasi dihimpun koran ini, sebagian besar warga yang mengungsi yakni warga dari Banjar Sogra dan Banjar Sebun, Banjar Bukit Galah, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, serta warga Desa Temukus, Perbekelan Besakih, dan warga Desa Pempatan Kecamatan Rendang. Sedangkan Warga Desa Sebudi terkonsentrasi di tiga titik pengungsian, masing-masing di Balai Banjar Pesangkan, Desa Duda Timur, di Balai Banjar Bencingah, Desa Duda, dan sebagian mengungsi di Desa Selat, Kecamatan Selat. Untuk pengungsi dari Besakih dan Pempatan, terkonsentrasi di Banjar Dlundung, Desa Besakih. Namun informasi terakhir yang diperoleh koran ini, sebagian pengungsi sudah bergerak pindah ke pengungsian di UPT Pertanian Rendang, di mana Dinas Sosial Karangasem sudah membuat Dapur Umum di posko pengungsian UPT Pertanian Rendang. Ayu Mega Pradnyawati, koordinator pengungsi warga Banjar Sebun, Sebudi, kepada koran ini mengaku sejak dua hari terakhir warga di Banjar Sebun terus mendengar suara gemuruh yang cukup keras dari kawah Gunung Agung. “Semakin lama suaranya semakin keras dan terus menerus tidak berhenti-berhenti. Dan Kamis malam kami melihat ada sinar api dan embusan asap tebal sangat tinggi. Itulah yang membuat kami takut dan memutuskan mengungsi ke tempat aman,” ungkapnya. Karena berangkat mengungsi secara mendadak, dia dan warga lainnya tidak sempat membawa perlengkapan, hanya membawa baju dan perlengkapan seadanya saja. “Karena takut dan mendadak, jadi tidak bisa membawa barang-barang. Makanya tadi pagi warga yang laki-laki kembali pulang untuk mengambil barang dan memberi makan ternak,” ucapnya. Disebutkannya jumlah warga Banjar Sebun yang mengungsi di Banjar Bencingah, Desa Duda, sebanyak 260 jiwa yang terdiri dari lansia, anak-anak, balita dan orang dewasa. Ketua Pasebaya Agung, I Gede Pawana mengaku sampai saat ini para pengungsi masih tertampung dan kebutuhannya bisa terpenuhi, seperti makan dan logistik lainnya. Hanya memang ada beberapa pengungsi yang berangkat buru-buru ke pengungsian sehingga lupa membawa selimut. “Kami bersama Pak Sekda serta Kepala Dinas terkait menggelar rapat darurat untuk menyikapi kondisi yang terjadi. Dan pemerintah sudah menyiapkan dapur umum dan membagikan masker kepada warga yang terdampak,” sebutnya.  Saat ini sebagian besar pengungsi menurutnya masih akan bertahan di posko pengungsian sembari menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah. “Karena memang sebagian besar warga masih trauma dan mengaku takut pulang atau kembali ke rumah mereka masing-masing,” pungkasnya.

wartawan
redaksi
Category

Enam Napi Lapas Tabanan Langsung Bebas Usai Terima Remisi HUT RI

balitribune.co.id I Tabanan – Sebanyak enam di antara ratusan warga binaan Lapas Kelas II B Tabanan langsung bebas usai menerima remisi HUT Kemerdekaan RI Ke-81 pada Senin (17/8/2026).

Penyerahan remisi itu dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya kepada dua perwakilan warga binaan saat upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-81.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Karista Merasa Plong Usai Jadi Pembawa Baki Paskibraka Tabanan

balitribune.co.id I Tabanan – Ni Putu Karistayanti, siswi SMAN 2 Tabanan, mengaku merasa lega atau "plong" setelah sukses menjalankan tugas utamanya sebagai pembawa baki dalam Paskibraka pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-81 di Lapangan Alit Saputra, Tabanan, pada Senin (17/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bunga Cempaka Putih Jadi Maskot Busana Adat Bali di Jembrana

balitribune.co.id I Negara - Bunga Cempaka Putih resmi dicanangkan sebagai maskot daerah dalam berbusana adat Bali di Kabupaten Jembrana, Jumat (14/8/2026). Pencanangan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas budaya sekaligus mengenalkan kekayaan hayati daerah agar semakin dekat dengan kehidupan masyarakat, terutama generasi muda.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaya Negara Pimpin Apel HUT ke-81 RI, Ajak Warga Denpasar Perkuat Gotong Royong

balitribune.co.id I Denpasar - Suasana khidmat mewarnai pelaksanaan Apel Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kota Denpasar, Senin (17/8/2026), di Lapangan Lumintang, Denpasar. 

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, memimpin langsung rangkaian peringatan hari kemerdekaan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.